Liga Indonesia KOI Minta Kemenpora Beri Kesempatan Untuk PSSI

Discussion in 'Bola' started by Bola, Apr 30, 2015.

Discuss KOI Minta Kemenpora Beri Kesempatan Untuk PSSI in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, memberikan pernyataan resminya terkait kondisi yang terjadi di persepakbolaan nasional. Rita sendiri saat ini ditunjuk Kemenpora untuk berkomunikasi dengan FIFA, setelah Kemenpora membekukan PSSI.

    Rita sendiri bersikap netral dalam menyikapi masalah ini. Dia berharap ada dialog intensif antara Kemenpora dan PSSI. Wanita berusia 66 tahun itu menuturkan PSSI harus introspeksi diri.

    "Kenapa sampai ada teguran kan karena prestasi dan liga begitu-begitu saja. Memang ada PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan PSSI. Kami dukung langkah Menpora," kata Rita, dalam jumpa persnya, Rabu (29/4).

    "Karena bagaimanapun Pemerintah adalah leading sector. Kami mengikuti kebijakan Pemerintah. Saya yakin Pemerintah akan terbuka dengan masalah ini. Saya yakin Pemerintah buka pintu pembinaan sepakbola," jelas Rita.

    Hanya saja, Rita juga meminta Pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada PSSI dalam menyelesaikan masalah yang terjadi. Apalagi PSSI juga menginduk kepada federasi internasional dalam hal ini FIFA.

    Wanita kelahiran Yogyakarta itu tak ingin hal yang terjadi saat ini sampai menimbulkan sanksi FIFA, yang bisa membuat timnas Indonesia tak bisa berlaga di ajang internasional. Apalagi presiden FIFA, Sepp Blatter, sudah pernah memberikan peringatan kepada Rita ketika terjadi konflik PSSI pada 2011.

    Mengingat, dengan dibentuknya Tim Transisi oleh Kemenpora bisa memunculkan lagi dualisme PSSI. "Bagaimana mau menyelesaikan kalau Pemerintah gak memberi kesempatan lagi untuk PSSI? Kita harus bersama-sama agar tidak ada dualisme lagi," tegasnya.

    "Surat terakhir FIFA (per tanggal 30 Mei 2011) menyebutkan, kalau ada lagi dualisme, otomatis akan kena sanksi. Banyak hal, tidak boleh ikut ini, itu, dan kehilangan anggota FIFA."

    "Kami ingin ada titik temu antara Pemerintah dan PSSI, yang memang ada beberapa rules yang tidak boleh dilanggar oleh FIFA," tuturnya.

    Di lain pihak, Menpora, Imam Nahrawi, mengatakan tetap pada pendiriannya terkait status PSSI saat ini. "Kami tetap dalam pendirian semula. PSSI dibekukan, tapi saya juga meminta kepada PT Liga (Indonesia) bahwa kompetisi harus tetap jalan. ISL, Divisi Utama, dan semuanya, harus tetap berjalan," tegasnya.

    Berikut sikap KOI dalam menyikapi situasi dan kondisi persepakbolaan Indonesia:

    1. Menginginkan adanya dialog intensif antara Pemerintah dengan PSSI untuk meningkatkan kualitas persepakbolaan nasional.

    2. Mendukung keinginan Pemerintah untuk membenahi pembinaan olahraga sepakbola di Indonesia demi mencapai prestasi yang lebih baik.

    3. Meminta kepada PSSI intropeksi dan membenahi tatanan dari sisi organisasi dan prestasi sehingga keberadaannya ikut mengangkat harkat dan martabat bangsa di event nasional maupun internasional.

    4. KOI telah melakukan dialog dengan Kemenpora maupun PSSI untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:

    a. Persoalan liga dapat diselesaikan sehingga kompetisi dapat bergulir.

    b. Fokus pembinaan untuk menghadapi SEA Games 2015, 2017, dan Asian Games 2018.

    c. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan persepakbolaan nasional.

    d. Meminta kepada Pemerintah untuk tetap memberikan peringatan kepada PSSI menyelesaikan hal-hal tersebut di atas dengan memberikan kembali kepercayaan kepada PSSI supaya bekerja menyelesaikan persoalan seperti yang diharapkan pemerintah dan masyarakat.

    5. KOI meminta kepada semua pihak untuk tetap menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat olahraga Indonesia.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, KOI Minta Kemenpora Beri Kesempatan Untuk PSSI
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page