Liga Indonesia Komdis PSSI Panggil 'Whistle Blower' Pengaturan Skor

Discussion in 'Bola' started by Bola, Aug 5, 2015.

Discuss Komdis PSSI Panggil 'Whistle Blower' Pengaturan Skor in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Isu pengaturan skor yang kini sedang hangat menyusul pengakuan beberapa pihak yang mengaku pernah terlibat membuat Komisi Disiplin PSSI tak bisa hanya tinggal diam.

    Komdis pun memanggil para Whistle Blower pengaturan skor untuk dimintai keterangan terkait pengakuan mereka kepada media, 10 dan 13 Agustus mendatang, di Kantor Pusat PSSI.

    Mantan pelatih Gresik United, Agus Yuwono dan mantan pelatih Persipur Purwodadi, Gunawan, diminta menghadap Komdis 10 Agustus mendatang. Kedua pelatih itu sempat buka-bukaan kepada media tentang pengaturan skor di sepakbola Indonesia.

    Pria berinisial BS, atau Bambang Suryo, juga dipanggil karena pernyataannya kepada media yang membongkar mekanisme pengaturan skor di Indonesia. Bambang bakal menghadap Komdis pada 13 Agustus bersama mantan kapten Persewangi Banyuwangi, Febry, karena kasus yang sama.

    Sedangkan nama terakhir yang dipanggil adalah mantan Ketua Komite Wasit, Jimmy Napitupulu. Itu karena nama Jimmy disebut-sebut dalam sebuah video di Youtube menerima dana sebesar Rp3 juta (dana setoran) dari wasit Solikin.

    Dalam video tersebut terdapat daftar transaksi rekening milik Solikin yang beberapa kali menyalurkan dana kepada Jimmy. "Pengakuan mereka di beberapa media cukup jelas. Jadi, Komisi Disiplin akan menanggapi ini secara serius," tegas juru bicara Komdis, Albin Lauren.

    [​IMG]
    addResponsivePlayer('q6v8cb4tbk1p1m07d4de1za61', '', '', 'perfq6v8cb4tbk1p1m07d4de1za61', 'eplayer40', {age:1433393646224});

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Komdis PSSI Panggil 'Whistle Blower' Pengaturan Skor
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page