Leadership Di Keamanan Informasi

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 5, 2015.

Discuss Leadership Di Keamanan Informasi in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Leadership Di Keamanan Informasi

    Kepemimpinan di keamanan informasi masih menjadi kebutuhan yg harus dipenuhi oleh setiap perusahaan untuk dewasa dalam menjaga aset informasinya. Stephen J. Andriole pernah menulis sebuahartikel yg menjelaskan tentang tujuh kebiasaan baik yg harus diterapkan oleh seorang CISO. Kebiasaan baik pertama yg diutarakan oleh Andriole adalah seorang CISO harus memahami terlebih dahulu model bisnis perusahaan sebelum mengimplementasikan kerangka kerja keamanan informasi. Menurutnya, masih banyak CISO yg belum memahami model bisnis perusahaan yg berakibat pada sulitnya dalam mencari model keamanan informasi yg tepat.

    Kebiasaan baik kedua yg harus dilakukan oleh seorang CISO adalah mereka mampu memisahkan teknologi mana yg bersifat operasional & mana yg strategik. Andriole pun melanjutkan bahwa seorang pemimpin akan mengidentifikasi & memprioritaskan apa saja jenis-jenis risiko yg berbahaya bagi kelangsungan perusahaan. Kebiasaan baik keempat yg harus ditiru adalah seorang CISO pasti mampu & mengetahui tata kelola teknologi secara benar. Kemampuan lainnya yg harus dimiliki adalah pemimpin harus bisa mengelola jaringan komputer & komunikasi secara aman, profesional & efektif secara &a serta selalu melakukan up date terbaru tentang perkembangan berita buruk orpun baik. Terakhir, CISO pun harus memasarkan dirinya & terus berkontribusi dalam pengembangan keamanan untuk kelangsungan bisnis.

    Bagaimana sudut pan&g pakar terkait kepemimpinan dalam keamanan informasi? Tony Seno Hartono, National Technology Officer dari Microsoft Indonesia dalam sebuah acara pernah mengatakan bahwa kepemimpinan dalam keamanan informasi di sebuah perusahaan harus bersifat top down. Pemimpin itu harus bisa menjadi panutan bagi bawahannya, tutur Seno. Pernyataan ini tidak terlepas dari sebuah pernyataan bagaimana membumikan kesadaran keamanan informasi di sebuah organisasi. Menurut Tony, kesadaran keamanan informasi akan membumi jika pemimpinnya benar-benar peduli terhadap aspek itu. Lambat laun, cara kerja pemimpin itu akan menular pada bawahannya, tandas Tony.

    Jika pemimpinnya sadar & aware, ia akan menekankan pentingnya keamanan informasi di jajaran perusahaan, sambung Tony. Ia mengatakan bahwa membangun keamanan informasi dari bawah ke atas (bottom up) lazimnya tidak akan efektif. Katakanlah jajaran divisi TI mengatakan bahwa keamanan informasi penting & mereka berusaha membangun kesadaran di tingkat atas. Biasanya ini sulit dilakukan, kata Tony. Alasannya adalah di bawah bahasanya terlalu teknis & ketika isu ini dibawa ke jajaran atas, top management akan sulit mencerna bahasanya, pungkas Tony.

    Menurut Tony, di sinilah peran pemimpin harus dikedepankan. Security itu memiliki bahasa yg tidak dimengerti oleh orang awam. Bahasanya terlalu teknis, kata Tony. Perlu sebuah jembatan untuk menengahi hal itu. Pemimpin yg peduli terhadap keamanan informasi bisa menerjemahkan bahasa security yg teknis menjadi sederhana & mampu mengaitkannya dengan kebutuhan bisnis perusahaan, lanjutnya. Faktor kepemimpinan ini berdampak signifikan terhadap maturity industri. Saat ditanya industri apa yg paling mature dalam soal keamanan informasi, Tony dengan mantap bahwa industri perbankan tetap yg paling mature keamanan informasinya.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenLeadership Di Keamanan Informasi diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page