LinkedIn Siap Bayar Ganti Rugi

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 4, 2015.

Discuss LinkedIn Siap Bayar Ganti Rugi in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. LinkedIn Siap Bayar Ganti Rugi

    LinkedIn siap membayar ganti rugi sebanyak 1,25 juta dolar AS dalam si&g tuntutan hukum akibat kebocoran data. Pada tahun 2012 yg lalu, akun premium LinkedIn diretas oleh hacker & data-data sensitif pengguna sebanyak 6,4 juta akun terpampang luas di Internet. Atas kecerobohannya tersebut, LinkedIn terpaksa harus menghadapi si&g gugatan hukum yg dilaygkan oleh salah satu pengguna akun premium tersebut. Edward Davila, hakim dari distrik California yg memimpin si&g perdata tersebut mengatakan bahwa biaya ganti rugi tersebut sudah mencapai final & disepakati oleh semua pihak. Ganti rugi yg dibayarkan LinkedIn telah melalui tahap diskusi & rasionalisasi berbagai pihak, terang Davila.

    Namun demikian pada tahap dengar pendapat yg terakhir, Davila mengatakan bahwa jumlah ganti rugi tersebut bisa saja berubah tergantung pada situasi & kondisi. Statuta ganti rugi tersebut menyatakan bahwa pihak LinkedIn siap untuk mengganti rugi tiap-tiap akun premium yg bocor sebanyak 50 dolar AS. LinkedIn pun berjanji akan menjaga password akun premium tersebut dengan metode salting & hashting. Pengguna LinkedIn premium dapat meminta ganti rugi itu dengan catatan mereka sudah memahami terms and condition yg sudah disepakati sebelumnya.

    Berdasarkan catatan dari pengadilan, LinkedIn mempunyai pengguna akun premium sebanyak 800.000 pengguna. Mereka yg menggunakan akun premium harus membayar uang sejumlah 19,95 dolar AS perbulannya untuk terdaftar sebagai anggota premium. Pihak pengadilan memutuskan bahwa mereka yg boleh mengklaim ganti rugi berkisar 20.000 hingga 50.000 anggota premium. Adapun sisanya, sesuai kesepekatan LinkedIn & yg lainnya akan mendonasikan uang ganti rugi ke sejumlah lembaga. Di antaranya adalah Center for Democracy and Technology, World Privacy Forum & Carnegie Mellon CyLab Usable Privacy and Security Laboratory.

    Orang pertama yg menuntut LinkedIn ke pengadilan adalah Khalilah Gilmore-Wright, warga asal Virgnia AS. Khalilah adalah salah satu korban peretasan yg akunnya terpampang secara terbuka di Internet. Ia menyatakan bahwa penuntutan tersebut tidak terlepas dari lengahnya pihak LinkedIn dalam menjaga keamanan informasi para pengguna akun premium. Hakim Davila menyatakan juga bahwa mereka yg terdaftar sebagai salah satu penerima ganti rugi wajib melapor kesediannya via surel sebelum tanggal 26 Februari. Adapun dengar pendapat terakhir akan dimulai pada tanggal 18 Juni mendatang.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenLinkedIn Siap Bayar Ganti Rugi diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page