Machete Serang Komputer Negara Amerika Latin

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 25, 2014.

Discuss Machete Serang Komputer Negara Amerika Latin in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Peneliti sekuriti dari Kaspersky Lab menemukan jenis serangan spionase siber model baru yg menyasar negara-negara Amerika Latin. Serangan yg dinamakan Machete ini menyerang lembaga pemerintahan, militer, lembaga penegak hukum serta kedutaan besar yg terdapat di Amerika Selatan.

    Machete telah melakukan serangan dalam empat tahun terakhir ini dengan mencuri data-data rahasia. Venezuela, Ekuador & Kolombia menjadi negara yg paling sering mendapatkan serangan dari Machete. Hasil temuan Kaspersky ini dirilis melalui blog Securelist pada Rabu lalu (20/08).

    Serangan-serangan yg dilakukan oleh Machete diantaranya adalah meng-copy file korban ke server jarak jauh or perangkat USB, membajak konten clipboard, mengambil gambar or suara melalui perangkat korban, mendapatkan data lokasi korban & mengambil gambar tampilan layar perangkat korban. Para penyerang menggunakan teknik social engineering seperti dengan spear phishing & membuat perangkap dengan blog palsu yg memiliki kode berbahaya untuk menyebarkan serangannya.

    Salah satu teknik serangan yg tidak lazim adalah dengan pemakaian pengumpulan Python kepada file Windows yg terserang. Menurut peneliti di Kaspersky Labs hal ini tidak memberikan keuntungan bagi penyerang kecuali kemudahan coding. Machete diperbarui dengan infrastruktur baru pada tahun 2012.

    Penyerang memancing korban dengan file rar yg bernama SunTzus The Art of War, or Hot brazilian XXX.rar yg menampilkan gambar porno. File rar akan secara otomatis mengekstrak dirinya & waktu penanggalan data akan kembali ke tahun 2008.

    Tidak ada indikasi apakah serangan ini dengan mengeksploitasi zero day & taktik & koding serangan menggunakan cara yg standar. Walaupun menggunakan cara yg simpel, pihak Kasperky Lab mengidentifikasi sekitar 778 korban di seluruh dunia.

    Walaupun serangan ini menggunakan cara yg simpel, hasil serangan menunjukan bahwa cara ini sangat efektif, papar Kepala Kasperky Lab Amerika Latin, Dmitry Bestuzhev.

    Kelihatannya pelaku serangan di Amerika Latin mengadopsi teknik Advanced Persistent Threat (APT) di seluruh dunia, lanjut Dmitry.

    Penyerang yg berada di balik serangan menggunakan bahasa Spanyol., & berada di suatu tempat di Amerika Latin. Korban di luar negara Amerika Latin tercatat tetap memiliki hubungan dengan Amerika Latin. Seperti serangan kepada kedutaan negara-negara Amerika Latin di Rusia.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page