Liga Indonesia Manajer Perseru Serui: Klub ISL Dianggap Seperti Teroris

Discussion in 'Bola' started by Bola, May 9, 2015.

Discuss Manajer Perseru Serui: Klub ISL Dianggap Seperti Teroris in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,261
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Manajemen Perseru Serui menilai langkah Menpora RI, Imam Nahrawi, yang telah membentuk Tim Transisi merupakan sebuah untuk menghancurkan sepakbola Indonesia saat ini. Pasalnya, sanksi dari FIFA sedang menghantui PSSI jika kisruh yang terjadi antara Menpora dan PSSI tak kunjung diselesaikan hingga 29 Mei mendatang.

    Namun, ancaman FIFA tersebut tak dihiraukan Menpora dan tetap tancap gas mempersiapkan Tim Transisi untuk mengambil alih tugas dan fungsi dari PSSI.

    "Niat Menpora untuk membenahi PSSI terutama oknum-oknum yang dinilai sarat korupsi silakan. Tapi jangan membekukan PSSI dan menghentikan liga. Kami Perseru tetap pada komitmen bahwa kami tidak akan ikut liga
    bentukan Tim Transisi yang telah diumumkan," kata Yan Pieter Ayorbaba, manajer Perseru kepada Goal Indonesia.

    Ayorbaba menilai, tujuan pembentukan Tim Transisi tidak jelas. Menyusul, Kepengurusan PSSI saat ini berdasarkan Kongres Luar Biasa PSSI, 18 April lalu, telah diakui AFC dan FIFA.

    "Klub- klub ISL sekarang ini dianggap seperti teroris, sehingga Mabes Polri tidak berikan izin pertandingan atas permintaan Menpora. Sebenarnya maksud Menpora untuk hentikan liga ini apa?" katanya.

    "Khusus kami tim sepakbola yang ada di Papua, sebenarnya sepakbola ini merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia. Tetapi kalau begini caranya intervensi Pemerintah, maka lebih baik Papua minta merdeka saja dan ikut kompetisi di Papua Nugini," pungkasnya.(gk-66)

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Manajer Perseru Serui: Klub ISL Dianggap Seperti Teroris
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page