Memitigasi Risiko Cloud

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 23, 2015.

Discuss Memitigasi Risiko Cloud in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Memitigasi Risiko Cloud

    Cloud computing masih tetap menjadi fenomena yg masih hangat diperbincangkan di awal tahun 2014 ini. Selain kemudahan & kenyamanan penggunaan cloud, ada beberapa hal lainnya yg menjadi bahan perbincangan. Salah satunya adalah risiko tentang penggunaan cloud. Seperti yg sudah diberitakan sebelumnya, cloud tetap memiliki risiko. Bila ada risiko, maka ada langkah-langkah mitigasi ketika sebuah serangan muncul. Amit Cohen, CEO Fortycloud menyatakan bahwa ada tiga ancaman yg biasanya menyerang sistem cloud. Serangan DDoS adalah yg paling sering terjadi. Membombardir jaringan cloud dengan DDoS adalah trik ampuh untuk melumpuhkan sistem, tutur Amit. Pencurian data menurut Amit merupakan salah satu ancaman berbahaya lainnya. Selain itu, pembajakan dengan menyusupi virtual server untuk menyerang pihak ketiga adalah ancaman lain yg harus diwaspadai.

    Amit pun memberikan tiga langkah mitigasi risiko secara umum untuk menangkal masifnya jumlah ancaman terhadap sistem cloud. Langkah pertama yg dituturkan oleh Amit adalah menggunakan firewall untuk melindungi sistem tersebut. Walaupun terkesan tradisional & lumrah, Amit tetap memprioritaskan firewall sebagai langkah mitigasi risiko cloud. Firewall dapat melakukan filter terhadap lalu lintas data & memindai mana data yg diperbolehkan & mana yg tidak, tutur Amit. Terkait dengan penggunaan firewall sendiri, ada dua tipe yg dituturkan oleh Amit. Pertama adalah Hypervisor-based firewalls yg diimplementasikan secara virtual oleh penyedia cloud. Konsumen pun dapat menggunakannya melalui GUI & API. Namun, penggunaan firewall ini menurut Amit tidak akan bisa menghindari dari ancaman DNS spoofing.

    Adapun langkah mitigasi risiko lainnya adalah menggunakan virtual private cloud (VPC). Penggunaan VPC ini biasanya berbasis virtual machine (VM). Biasanya, VM yg diluncurkan dari VPC hanya bisa dari IP address khusus & tidak bisa diakses melalui Internet. Menurut Amit, VPC adalah komponen penting dalam mengamankan cloud yg berbasis IaaS. Walaupun begitu, penggunaan VPC ini tidak bisa memastikan bagaimana menjaga akses yg aman dari dunia luar.

    Langkah mitigasi risiko terakhir menurut Amit adalah melakukan sentralisasi Identity-Based Access. Selain menggunakan akses username & password, solusi terbaik dari langkah ketiga ini adalah menggunakan VPN gateway. Amit menjelaskan bahwa dalam setelan VPC, VPN gateway dapat menjadi satu-satunya akses ke Internet, memantau aliran data & mengotentifikasi identitas pengguna. Selain itu, VPN pun dilindungi oleh enkripsi. Sehingga data yg keluar masuk harus terenkripsi terlebih dahulu. Amit pun menyimpulkan bahwa VPN ini dapat mencegah ancaman dari DNS spoofing.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenMemitigasi Risiko Cloud diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page