Mencegah Kejahatan Fraud Dan Kebocoran Data

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Oct 1, 2014.

Discuss Mencegah Kejahatan Fraud Dan Kebocoran Data in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Mencegah Kejahatan Fraud Dan Kebocoran Data

    Q2 Technologies kembali mengadakan gelaran bertajuk Preventing Fraud and Breach by Guaranteeing Data Security and Privacy di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta (23/09/14). Sebagai salah satu mitra bisnis IBM, Q2 Technologies memfokuskan solusi & pembangunan awareness mereka di bi&g perbankan khususnya fraud. Kegiatan tersebut merupakan salah satu aktivitas yg sangat merugikan pihak perbankan & sering berdampak pada trust masyarakat yg menggunakan jasa perbankan itu. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat penting dari pihak perbankan di Indonesia baik swasta maupun BUMN. Keynote speaker dalam acara tersebut adalah Ir. Dwi Kurniawan, MBA, CISA,CISM, Direktur Strategi & Pengembangan Sistem Informasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam presentasinya, Dwi menjelaskan beberapa concern penting OJK dalam masalah fraud ini.

    Dwi menuturkan bahwa OJK memilliki kepedulian terhadap fraud & breaching khususnya di perbankan Indonesia. Oleh karenanya, salah satu bentuk kontribusinya adalah membangun awareness melalui acara or seminar tentang fraud yg pada hari ini diselenggarakan oleh Q2 Technologies. Di sela-sela acara tersebut, Dwi memaparkan bahwa ada sekitar 17.000 aset informasi yg dikelola oleh institusi keuangan. Semua itu sangat rentan terkena dampak risiko khususnya fraud. Terlebih lagi, Dwi menambahkan juga bahwa semua layanan keuangan yg ada saat ini sudah terintegrasi dengan layanan teknologi informasi. Karenanya jika ada fraud, hacking or cyber crime yg berpotensi mengancam aset informasi tersebut, risiko yg terjadi adalah hilangnya income & ketidakstabilan institusi keuangan. Dengan demikian, Dwi mengatakan bahwa sebagai regulator sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi agar fraud tersebut tidak terjadi.

    Pada saat yg sama, Sumarto Santosa, Direktur Q2 Technologies memaparkan bahwa tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah mengenal & memberikan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi fraud di dunia perbankan. Q2 Technologies sebagai salah satu IT security solutions ingin berkontribusi & membantu mitra kerja kami di dunia perbankan untuk memerangi fraud., tutur Sumarto. Tajuk utama dalam acara ini keamanan data & privasi. Sumarto mengatakan bahwa keamanan data adalah fokus utama di industri perbankan. Fraud lazimnya mencuri data yg bersifat rahasia untuk mencapai kepentingan pribadi mereka. Melihat semakin maraknya aktivitas fraud, Sumarto berkeinginan Q2 Technologies tetap dapat memberikan kontribusinya salah satunya adalah memfokuskan diri untuk mengatasi fraud & money laundring.

    Selepas acara itu, Fernando Wangsa, selaku Managing Director Q2 Technologies menjelaskan kepada CISO Magazine bahwa tren perkembangan keamanan di Indonesia se&g dalam tahap puncaknya. Hal ini ditandai dengan semakin maraknya organisasi-organisasi yg memfokuskan diri untuk perlindungan keamanan informasi seperti ID-SIRTII orpun ID-CERT. Bahkan Kemenkopolkam sudah memiliki jobdesk terkait keamanan siber., imbuh Fernando. Senada dengan Sumarto, Fernando pun sepakat bahwa semakin berkembangnya teknologi informasi, maka semakin besar juga ancaman fraud & cyber crime itu sendiri. Di mana ada uang yg berputar, maka di situlah fraud & cyber crime mengancam., tegas Fernando.

    Untuk membangun security awareness di industri perbankan Q2 Technologies akan terus mengadakan seminar-seminar yg fokus pada keamanan informasi. Salah satunya adalah menggandeng media untuk ikut berkontribusi dalam membangun awareness. Di akhir diskusi acara tersebut, Sumarto menyimpulkan bahwa ia & timnya berusaha untuk membangun institusi perbankan yg trusted di mata masyarakat. Sumarto menjelaskan bahwa sebagai salah satu orang nasabah di salah satu bank, ia berharap melalui event yg diselenggarakan oleh Q2 Technologies ini instansi perbankan Indonesia dapat menerapkan fraud prevention untuk meningkatkan trust mereka di mata masyarakat.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenMencegah Kejahatan Fraud Dan Kebocoran Data diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page