Menyelami Dalamnya Deep Web

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 6, 2015.

Discuss Menyelami Dalamnya Deep Web in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Menyelami Dalamnya Deep Web

    Deep weeb adalah sebuah bagian dari dunia Internet yg tidak terjamah oleh banyak pengguna. Masyarakat mungkin tidak sadar bahwa dunia Internet yg mereka sering gunakan selama ini seperti Google, Yahoo, Facebook, Youtube & lain sebagainya hanya 10 persen dari keseluruhan jagat maya. Ada sebuah bagian yg disebut dengan Deep Web, di mana penjahat siber “bersemayam” dari kejaran pemerintah. Deep web memberikan akses tidak terbatas seperti pornografi ilegal, penjualan narkotika & bahkan jasa pembunuh bayaran.

    Menurut penelitian Trend Micro melalui Forward-Looking Threat Research Team (FTR) yg dibentuknya, mengungkapkan temuan-temuan dari hasil eksplorasinya ke Deep Weeb yg telah mereka selenggarakan sejak dua tahun belakangan ini. Hasil penyelidikan tersebut tertuang dalam laporan yg berjudul Below the Surface: Exploring the Deep Web, yg bertujuan untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai aktivitas-aktivitas apa saja yg sesungguhnya terjadi di balik kegelapan & kedalaman Deep Web.

    Anonimitas menjadi fitur utama dalam Deep Web. Banyak orang ingin menggunakannya maupun menyalahgunakannya. Di satu sisi, bagi orang-orang yg ingin membentengi komunikasi mereka dari pantauan pemerintah, mereka bisa berlindung di kegelapan darknets. Whistleblowers, seperti Edward Snowden contohnya, tetap dapat menyebarkan informasi-informasi terselubung secara besar-besaran kepada media tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

    Di sisi lain, anonimitas juga mengun&g para penjahat untuk melakukan aksinya. Sebagai contohnya, penjaja obat-obatan terlarang tentu tidak akan mau menggelar dagangannya di lokasi online yg mudah sekali terendus oleh apparat penegak hukum melalui alamat IP yg mereka jejakkan. Begitu pula mereka para pelaku kegiatan ilegal lainnya memanfaatkan anonimitas untuk menjajakan barang hasil curian mereka secara sembunyi-sembunyi di ranah tersebut.

    Para ahli Trend Micro yg tergabung dalam FTR melakukan penyelidikan hingga ke relung-relung rabbit hole guna menggali lebih informasi dalam lagi mengenai aktivitas-aktivitas illegal serta layanan apa saja yg disuguhkan di ranah Deep Web. Dalam aksinya, para ahli Trend Micro menggunakan teknologi yakni Deep Web Analyzer (DeWa).

    DeWa sendiri mampu menghimpun seluruh URL yg terhubung ke Deep Web, termasuk situs-situs terselubung TOR & I2P, serta pengidentifikasi sumber Freenet. Mereka berupaya untuk mengekstrak seluruh informasi relevan terkait, seperti konten halaman, tautan, alamat email, HTTP headers, & lain sebagainya. Sejauh ini, DeWa dilaporkan telah berhasil menelisik hingga 38 juta kejadian dengan akun terafiliasi pada 576.000 URL, dengan 244.000 diantaranya mengandung konten HTML aktual.

    Riset terbaru Trend Micro yg menyelami kedalaman Deep Web berhasil mengungkapkan mengenai fakta-fakta menarik seputar sisi gelap Internet yg tak terungkap. Laporan riset tersebut menyuguhkan informasi lebih jauh seputar bagaimana para penjahat siber dapat memanfaatkan Deep Web guna melancarkan aksi-aksi kejahatan mereka, meskipun sesungguhnya temuan yg disampaikan Trend Micro mengenai Deep Web tidak saja sekadar tentang kejahatan siber. Berbagai aksi kejahatan kontemporer berhasil memanfaatkan sifat anonimitas yg disuguhkan Deep Web dalam menjajakan komoditas illegal hasil kejahatan siber maupun layanan kejahatan lainnya.

    By the Numbers the Deep Web

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenMenyelami Dalamnya Deep Web diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page