Misteri Cahaya Misterius di Norwegia Terungkap

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Jul 30, 2016.

Discuss Misteri Cahaya Misterius di Norwegia Terungkap in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,113
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]Kehadiran bola-bola cahaya / cahaya aneh yg melayang-layang diatas sebuah lembah di Norwegia tengah, telah membingungkan para ilmuwan selama bertahun-tahun. Dikenal sebagai Fenomena Hessdalen, bola bercahaya ini kadang bisa sebesar mobil & bahkan telah menarik perhatian dari pakar UFO.

    Seperti yg dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru, Cahaya yg aneh ini telah dilaporkan terlihat di Hessdalen sejak tahun 1940-an / sebelumnya. Aktivitas tinggi cahaya Hessdalen berlangsung dari Desember 1981 sampai musim panas 1984 ketika cahaya-cahaya muncul hingga 15-20 kali per minggu. Frekuensi lampu menyebabkan berkumpulnya banyak wisatawan yg tinggal di sana dalam semalam untuk melihat fenomena tersebut. Sejak itu, jumlah kemunculan cahaya-cahaya Hessdalen telah menurun & sekarang cahaya-cahaya hanya teramati 10-20 kali per tahun.

    Tapi sekarang para ilmuwan berpikir bahwa bola cahaya tersebut dapat dibentuk oleh ‘baterai’ alami yg terkubur jauh di bawah tanah, yg diciptakan oleh mineral logam yg bereaksi dengan sungai belerang yg mengalir melewatinya.

    Beberapa cahaya melayang lembut di langit selama dua jam, sementara yg lain berkedip putih / biru melalui lembah, menghilang dalam hitungan detik.



    [​IMG]



    Seorang insinyur komputer bernama Erling Strand dari Universitas Ostfold, Norwegia, telah mencari penjelasan fisis di balik fenomena alam ini sejak tahun 1982, ketika fenomena bola cahaya ini mulai menarik perhatian pers & ilmuwan.

    Dia mendirikan Proyek Hessdalen dalam upaya untuk menyatukan para ahli mencoba untuk mengungkap misteri bagaimana bola misterius itu terbentuk, & mampu dengan cepat mengesampingkan teori bahwa cahaya tersebut berasal dari pesawat, kendaraan / bangunan.

    Para peneliti melihat fluktuasi kecil dalam medan magnet di area tersebut sebelum penampakan bola cahaya, tetapi ketika mereka mengukur radioaktivitas & aktivitas seismik (yang keduanya dapat menyebabkan fenomena semacam ini), tidak ada yg tidak biasa di area yg terletak 400 km utara Oslo ini.

    Sebuah tim ahli internasional kemudian mengukur ukuran, bentuk & kecepatan bola dengan menggunakan radar & analisis spektral untuk memeriksa unsur-unsur yg membentuk cahaya.

    Mereka mengungkapkan bahwa bola-bola cahaya ini tidak bersuara, tampak ‘dingin’ & tidak meninggalkan tanda hangus di tanah, tidak seperti bola petir. Namun mereka mensterilkan area saat kontak, membunuh mikroba tanah.

    Jader Monari dari Institut Astronomi Radio di Medicina, Italia, telah mempelajari situs Hessdalen sejak tahun 1996 & menemukan bahwa batu-batu di lembah tersebut kaya akan seng & zat besi di salah satu sisi sungai yg mengalir melewatinya, & kaya akan tembaga di sisi lainnya.

    .ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440{padding:0px;margin:0;padding-top:1em!important;padding-bottom:1em!important;width:100%;display:block;font-weight:bold;background-color:#eaeaea;border:0!important;border-left:4px solid #c0392b!important;text-decoration:none}.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440:active,.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440:hover{opacity:1;transition:eek:pacity 250ms;webkit-transition:eek:pacity 250ms;text-decoration:none}.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440{transition:background-color 250ms;webkit-transition:background-color 250ms;opacity:1;transition:eek:pacity 250ms;webkit-transition:eek:pacity 250ms}.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440 .ctaText{font-weight:bold;color:inherit;text-decoration:none;font-size:16px}.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440 .postTitle{color:#141414;text-decoration:underline!important;font-size:16px}.ua469e2f3d0c1f53f6c5d6a46609ec440:hover .postTitle{text-decoration:underline!important}
    Baca Juga: Seorang Time Traveler Tertangkap Kamera Tahun 1940an

    “Jika ada belerang dalam air sungai yg berada di tengah, maka itu akan membuat baterai yg sempurna”, katanya.

    Bersama dengan seorang rekan dari University of Bologna, mereka menggunakan sampel batuan untuk menciptakan sebuah lembah miniatur yg komposisi & bentuknya mirip dengan lembah Hessdalen serta membuat sungai mini dengan sedimen sungai lembah tersebut. Mereka menemukan bahwa listrik mengalir antara dua batu & dapat menyalakan lampu.



    [​IMG]



    Monari percaya bahwa gelembung gas terionisasi dibuat ketika asap belerang dari Sungai Hesja bereaksi dengan udara lembab di lembah. Secara geologi juga membentuk garis-garis medan elektromagnetik di lembah, yg dapat menjelaskan mengapa bola cahaya bergerak.

    Medan listrik ini menciptakan lintasan yg bisa menjadi ‘jalan utama’ dari cahaya-cahaya di dalam lembah”, kata Dr Monari Caroline Williams.

    Bjorn Gitle Hauge, seorang insinyur listrik di Ostfold University, berpikir bahwa energi yg diperlukan untuk membuat awan cahaya bisa datang dari penambahan muatan listrik.

    Ada banyak teori yg bersaing lainnya tentang bagaimana bola-bola cahaya tersebut terbentuk , meskipun teori baterai tampaknya yg paling mungkin berdasarkan bukti saat ini.



    [​IMG]



    Beberapa ahli berpikir semacam plasma menyebabkan cahaya seperti ketika gas terionisasi membentuk awan ion (plasma) yg menghasilkan cahaya. Plasma dapat cukup dingin untuk disentuh & juga dapat membunuh mikroba, tetapi mereka membutuhkan suhu yg sangat tinggi & pasokan besar energi untuk terbentuk.

    Yang lain percaya bola-bola cahaya di Hessdalen adalah jenis bola petir (lightning ball), karena bola cahaya yg sama yg terlihat & telah dianalisis di tiongkok menunjukkan mereka terbentuk dari silikon, besi & kalsium – yg juga ada dalam bola cahaya Hessdalen, namun bola Hessdalen juga memiliki unsur yg disebut skandium. Tapi bola cahaya Hessdalen tidak muncul ketika ada petir, yg menyebabkan Dr Hauge menyarankan ide lain.

    Dia mengusulkan bahwa bentuk lembah, iklim & geologi menghasilkan muatan listrik besar-besaran & listrik statis pada gunung-gunung itu terlecut oleh angin kencang.

    Ahli lain percaya bahwa bola-bola cahaya didukung oleh radioaktivitas & peluruhan radon di atmosfer. Mereka berpikir bola cahaya terbuat dari ‘plasma berdebu’ yg mengandung partikel-partikel debu terionisasi. Para ahli ini juga akan mencari kehadiran radon di lembah untuk menguji gagasan mereka bahwa gelembung gas bisa tererupsi dari tanah, mengambil debu & masuk udara sebagai bola bercahaya.




    Republished by Blog Post Promoter

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Misteri Cahaya Misterius di Norwegia Terungkap diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Misteri Cahaya Misterius di Norwegia Terungkap.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page