Misteri Kisah Manusia Berwajah Dua

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Dec 23, 2014.

Discuss Misteri Kisah Manusia Berwajah Dua in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Kisah Edward Mordake (Mordrake) telah hilang dari sejarah. Kasusnya yg aneh & tidak biasa, terjadi di awal sejarah medis & direferensikan hanya dalam dongeng yg diceritakan turun temurun. Dan dengan berjalannya waktu, kisah hidupnya telah mendapat begitu banyak tambahan & pengurangan sehingga kita sekarang tak dapat menentukan secara pasti kapan tanggal kelahirannya yg sebenarnya & kapan kematiannya yg sebenarnya.

    Foto diatas hanyalah foto patung lilin untuk menggambarkan Edward Modrake. Sebenarnya tidak pernah ada foto Edward Mordrake, seperti yg dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com

    Setiap kisahnya yg dapat kita temukan sekarang selalu dimulai dengan cara yg sama. Edward Mordake dikatakan keturunan bangsawan & menjadi pewaris salah satu keluarga yg paling mulia di Inggris. Dia digambarkan sebagai seorang pria yg tampan & menawan – seorang sarjana, seorang musisi & seorang pemuda yg memiliki anugerah yg banyak. Namun dibalik wajahnya yg tampan, or tepatnya dibelakang kepalanya, ada wajahnya yg kedua, yg cukup buruk & jahat.

    Dalam versi lain, wajah kedua Edward Mordrake dikatakan adalah wajah wanita cantik. Sering dikatakan bahwa wajah keduanya memiliki kecerdasan sendiri & cukup ganas & jahat. Diceritakan bahwa mata wajah kedua ini akan mengikuti siapapun yg melihatnya & bibirnya akan ‘merepet’ tanpa henti namun tak terdengar suaranya. Menurut legenda dia akan tersenyum & mencibir saat Edward Mordrake menangisi kondisinya. Meskipun tidak ada suara pernah terdengar dari bibirnya yg tipis, Edward Mordrake bersumpah bahwa ia seringkali tak dapat tidur mendengar bisikan kebencian ‘kembaran jahat’ nya.

    Kisah Edward Mordrake selalu diakhiri dengan bunuh dirinya Edward Mordrake pada usia dua puluh tiga tahun. Meskipun metode bunuh dirinya diceritakan dalam dua versi yg berbeda, yg satu meminum racun & dalam versi lain menembakkan pistolnya di’ntara kedua mata “setan kembarannya” agar dia terlepas dari penderitaannya. Dalam kedua versi Edward Morkdrake meninggalkan surat wasiat yg meminta ‘wajah setan’ dibelakang kepalanya dihancurkan sebelum ia dimakamkan, “jangan biarkan ia mengganggu saya selama di dalam kubur seperti yg ia lakukan selama hidup saya”

    Kemungkinan besar memang ada kisah nyata dibalik dongeng Edward Modrake diatas. Teks 1896 Anomolies and Curiosities of Medicine menyebutkan versi cerita & Edward telah ditampilkan dalam banyak teks, seperti dalam permainan hingga musik, bahkan lagu Tom Waits ‘Poor Edward’ didasarkan pada kisah tersebut. Saygnya kisah itu dianggap murni fiksi untuk beberapa waktu, karena terlalu fantastis untuk dipercaya &, jelas, banyak bagian dari cerita yg tidak masuk akal medis saat itu – Namun saat ini, cerita yg dulu dianggap fiksi tersebut telah disadari bahwa kemungkinan besar ada kejadian & fakta nyata yg mendasarinya.

    Jika tak pernah ada dokumentasi or bukti nyata dari kisah Edward Mordrake, Bagaimana kita bisa membuat asumsi bahwa ada fakta dibalik kisah Edward Mondrake diatas?

    Nah, dibawah ini ada dua buah kisah tentang dua kasus yg terdokumentasi dengan baik & bukti-buktinya masih ada sampai sekarang.

    ____________________________________________________________________________________________________

    The Boy of Bengal
    [​IMG]
    Seorang bayi lahir di desa Mundul Kiprah di Bengala pada bulan Mei 1783 dalam sebuah keluarga petani miskin. Kebahagiaan mereka karena memiliki keturunan hampir padam secara tiba-tiba segera setelah kelahiran karena ternyata bayi mereka berkepala dua. Bi& yg ketakutan bahkan mencoba untuk membunuh bayi tersebut dengan melemparkannya ke dalam api. Ajaibnya, bayi tersebut dapat diselamatkan meskipun menderita luka bakar di sekitar mata, telinga & kepala bagian atas, ia berhasil bertahan hidup.

    Orang tuanya kemudian membawanya ke Calcutta, di mana ia menarik banyak perhatian publik & & membuat keluarganya memperoleh cukup banyak uang. Biasanya sebelum dipertontonkan kepada banyak orang yg berkumpul untuk melihat bayi berkepala dua, orang tuanya menutupi anak itu dengan selembar kain & sering menyembunyikannya di tempat gelap – ka&g-ka&g selama berjam-jam pada suatu waktu. Seiring ketenarannya tersebar di seluruh India, begitu pula kaliber penontonnya. Beberapa bangsawan, pegawai negeri & pejabat kota menyempatkan diri untuk penampilan anak itu di rumah mereka sendiri agar secara pribadi dapat melihat anak itu secara lebih dekat. Salah seorang dari pejabat yg sempat menyaksikan adalah Kolonel Pierce yg kemudian menceritakan pertemuannya dengan anak berkepala dua itu kepada Presiden Royal Society, Sir Joseph Banks & kemudian Sir Bank menceritakannya kepada ahli bedah Everard Home.

    Istilah ‘Berkepala Dua’ mungkin sedikit menyesatkan, karena mungkin akan tergambarkan sebagai dua kepala yg berdampingan, Padahal dua kepala bocah tersebut kepala yg satu berada di atas kepalanya yg lain. Bila dibandingkan dengan rata-rata anak, kedua kepala itu dari ukuran & perkembangannya tepat. Kepala kedua duduk di atas kepala utama terbalik & berujung di tunggul seperti leher. Kepala kedua tampaknya, independen dari kepala pertama. Ketika kepala utama anak itu menangis or tersenyum, kepala kedua tidak selalu melakukan hal yg sama. Namun, ketika kepala utama makan, kepala kedua akan menghasilkan air liur. Selain itu, jika kepala kedua disajikan ASI untuk menyusu, ia seolah-olah melakukannya. Sementara kepala utama terbentuk dengan baik kepala kedua memiliki beberapa kelainan. Mata & telinga tidak begitu sempurna. Lidah kecil & rahang juga bentuknya agak lain, tetapi keduanya mampu bergerak. Ketika kepala utama tidur, kepala kedua sering terlihat masih terjaga.

    Meskipun Boy of Bengal ini banyak menerima perhatian, namun anak tersebut tidak pernah mendapat pemeriksaan medis. Tidak ada pemeriksaan kesehatan sejak dia lahir & sebagian besar perhatian pers perhatian yg diberikan kepada anak tersebut hanya fokus pada penampilannya yg ‘aneh’. Untungnya, anak berkepala dua itu tampaknya tidak menderita pernah terlihat menderita sakit yg serius dalam kaitannya dengan kondisinya. Namun malangnya, ia meninggal pada usia empat tahun karena digigit ular kobra. Kemalangan bocah bengala ini tak sampai disini saja.

    Anak berkepala dua kemudian dimakamkan di dekat Sungai Boopnorain, di luar kota Tumloch namun jasadnya segera dicuri oleh seorang agen garam untuk East India Company. Dia memutilasi mayat bocah ini & menjual kepalanya ke Kapten Buchanan dari East Indian Company. Buchanan membawa tengkorak ke Inggris, di mana ia berakhir di tangan teman dekatnya Everard Home.

    [​IMG]



    Saat kepala anak bengala dibedah oleh Everard Home, ditemukan bahwa ada dua otak yg berbeda & terpisah. Tiap otak juga diselimuti penutup yg tepat & tampak seolah-olah kedua otak menerima nutrisi yg diperlukan untuk bertahan hidup & berpikir. Tengkorak dari Boy of Bengal masih bisa dilihat di Museum Hunterian dari Royal College of Surgeons of London.

    Klasifikasi kondisi ini sekarang dikenal sebagai Craniopagus Parasiticus & secara teknis berada di bawah kategori kembar parasit namun banyak dari naturalis awal telah berusaha untuk mengklasifikasikan kasus Anak Bengala sebagai kasus kembar siam karena tanda-tanda kehidupan yg independen yg diberikan oleh kedua kepala.

    Kasus anak bengala bukan satu-satunya contoh kasus Craniopagus Parasiticus, namun anak bengala adalah kasus pertama yg terdokumentasikan dengan baik & anak bengala adalah yg berumur paling panjang diantara bayi-bayi yg diketahui terlahir dengan kasus yg sama.



    Chang Tzu Ping

    Chang Tzu Ping ditemukan di Cina pada akhir 70-an or awal 80-an. Chang terlahir dengan wajah kedua yg terdiri dari mulut, lidah cacat, beberapa gigi, kulit kepala, & sisa-sisa konstruksi wajah lainnya. Tenggorokan & bibir wajah kedua tidak bisa bergerak secara independen, tetapi mulut bereaksi bersamaan saat Chang membuka mulutnya. Tak lama setelah ditemukan ia dibawa ke Amerika Serikat untuk menjalani operasi pembuangan wajah keduanya. Seluruh kasus ini didokumentasikan – termasuk operasi – di sebuah progam televisi tahun 80an, “Thats Incredible”. Operasi itu berhasil & Chang kemudian pulang ke desanya untuk menjalani sisa hidupnya tanpa ‘wajah setan’ nya.

    Kasus Chang Tzu Ping, kini dikenal dengan nama Diprosopus or Duplikasi Kraniofasial adalah kelainan or cacat bawaan yg sangat langka, dimana bagian (aksesori) or seluruh wajah diduplikasi di kepala.



    Polychepaly
    [​IMG]
    Sebenarnya ada satu lagi jenis gangguan or kelainan di kepala selain dua kasus diatas yaitu Polychepaly. Ketiganya sering dirancukan oleh masarakat or media, padahal antara polychepaly, diprosopus & kraniopagus parasitikus terdapat perbedaan. Kasus polychepaly ini tentu lain dengan kisah Edward diatas.

    Polycephaly adalah suatu kondisi dimana suatu organisme memiliki satu tubuh, tetapi memiliki beberapa kepala. Hal ini berbeda dengan craniopagus parasiticus dalam kepala ekstra, or kepala, bukan parasit. Kedua kepala dapat berbagi tubuh secara sama, or bahkan dapat memiliki sumsum tulang belakang, otak, & hati yg terpisah.

    Se&gkan diprosopus terjadi ketika tubuh tunggal & leher hadir, tapi ada duplikasi struktur wajah. Hal ini berbeda dengan craniopagus parasiticus karena dalam kasus ini hanya ada satu kepala, meskipun ada duplikasi fitur kraniofasial. Diprosopus dapat berkisar dari memiliki dua wajah yg sepenuhnya terbentuk, sampai hanya duplikasi dari hidung or mata. Dan untuk hewan-hewan berkepala dua, dapat anda baca disini

    ____________________________________________________________________________________________________

    Dari dua kasus diatas (kraniopagus parasitikus & diprosopus) maka tidaklah sulit bagi kita untuk sampai pada kesimpulan bahwa kemungkinan besar kisah Edward Mordrake di dasarkan pada sebuah kisah nyata yg kemudian ditambahi & dikurangi oleh para pendongeng.

    Mungkin kondisi Edward mirip kondisi Boy of Bengal yg memiliki dua kepala or mirip dengan kondisi Chang yg hanya memiliki duplikasi wajah. keduanya memang kasus yg sangat langka. Bahkan kasus Chang Tzu Ping yg terjadi hanya beberapa dekade yg lalu, saat ini telah banyak yg tidak mengetahuinya.

    Lalu mengapa kisah Edward Mordrake sempat dipikir sebagai kisah fiksi murni? Yah, karena pikiran manusia memiliki kecenderungan untuk mengklasifikasikan hal-hal yg aneh or tidak biasa sebagai hal yg mustahil – mungkin karena kecenderungan seperti ini membantu kita untuk tidur nyenyak di malam hari. [​IMG]

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Misteri Kisah Manusia Berwajah Dua diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Misteri Kisah Manusia Berwajah Dua.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page