Misteri Topeng Gua Made

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Feb 15, 2015.

Discuss Misteri Topeng Gua Made in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Penelitian arkeologi di Goa Made mulai dilakukan oleh para arkeolog Indonesia dibantu Anacleto Spazzapan ahli geometri Italia di tahun 2006.

    Seperti yg dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Sebenarnya sebelum penggalian arkeologi tahun 2006 telah banyak ditemukan topeng perunggu oleh penduduk setempat. Topeng-topeng tersebut bentuknya bermacam-macam, namun sebagaimana topeng, maka yg digambarkan hanyalah bagian penutup wajah saja. Ada juga yg wujudnya patung dada jadi digambarkan kepala hingga dadanya (patung torso), & terdapat pula topeng yg menggambarkan kepala hingga leher. Ukurannya bervariasi pada setiap topeng, untuk jelasnya perhatikan beberapa contoh topeng pada foto-foto diatas.

    [​IMG]



    Artefak perunggu dari Goa Made tahun 2006 & 2007 Goa Made, di Desa Made, Kecamatan Kudu, jumlahnya lebih dari 100 macam benda, umumnya berupa topeng, namun ada juga artefak lainnya seperti:

    1. hewan gajah,
    2. babi hutan yg ditunggangi manusia,
    3. tabung silindris dengan puncak kepala manusia ganda (menghadap ke depan-belakang),
    4. kelompok wadah seperti: bejana upacara, kendil, kendil bercucuk, & lainnya
    5. figur perempuan yg sedang menyusui anaknya,
    6. gajah sedang mengamuk, belalainya membelit & menginjak orang-orang, di punggungnya digambarkan ada pengendaranya yg sedang meniup terompet
    7. Kereta dikendarai beberapa orang yg sedang ditarik gajah, & sebagainya

    Temuan yg paling menarik jelas topeng perunggu yg sebagian berwarna hijau karena menunjukkan peran penting wilayah ini pada zaman dulu.

    [​IMG]



    Dengan beranekanya temuan benda perunggu yg terdapat di situs Goa Made & sekitarnya, menunjukkan bahwa areal situs tersebut di masa silam mempunyai peranan penting dalam aktivitas manusia. Pembicaraan selanjutnya adalah perihal topeng perunggu saja, karena topeng seperti itu tidak pernah dikenal dalam khasanah arkeologi Indonesia, sedangkan mengenai benda-benda lainnya akan dijelaskan dalam kajian selanjutnya.

    Apabila diperhatikan secara sepintas, maka raut wajah yg digambarkan oleh topeng- topeng tersebut banyak yg bukan memperlihatkan wajah orang Jawa / orang Indonesia pada umumnya. Wajah-wajah topeng umumnya digambarkan dengan:

    (a) mata yg salah satu sudutnya (sudut luar) lebih naik dari sudut lainnya yg dekat dengan pangkal hidung
    (b) beberapa topeng jelas digambarkan dengan mata yg sempit,
    (c) alis di atas mata juga digambarkan melengkung naik mengikuti mata yg digambarkan miring, hal itu mirip dengan raut wajah orang-orang Asiatic Mongoloid.

    Oleh beberapa arkeolog Indonesia situs Goa Made dihubungkan dengan periode Majapahit, alasan mereka adalah terdapatnya artefak perunggu & batu yg dapat diidentifikasikan dari era Majapahit. Artefak-artefak khas Majapahit itu justru ditemukan dalam penggalian arkeologi tahun 2006 yg lalu. Penggalian itu dilakukan atas kerja sama antara arkeolog Indonesia & ahli dari Italia, hasil penggalian menghasilkan bermacam temuan antara lain topeng perunggu, fragmen benda-benda perunggu, & juga pecahan clupak batu (lampu minyak).

    Selain itu dari temuan lepas yg berasal dari sekitar situs Goa Made pun mengindikasikan bahwa banyak artefak perunggu justru berasal dari zaman Majapahit, seperti patung gajah, perempuan menyusui, perempuan & anak-anaknya dalam perahu yg dihias bentuk kepala berang-berang, kereta yg ditarik gajah, & sebagainya, jelas menunjukkan dari zaman Majapahit. Hal yg menarik adalah ditemukan arca bhiksu- bhiksu & dewa-dewa Buddha yg khas bergaya Cina, & itu pun dapat dipastikan berasal dari sekitar abad ke-13-14, artinya sezaman dengan perkembangan Majapahit.

    Perkara yg justru penting & harus dijelaskan adalah banyaknya temuan artefak yg berwujud topeng dengan wajah yg umumnya berbeda dengan wajah-wajah orang Melayu (Malayan-Mongoloid). Penggambaran wajah-wajah yg tidak bercirikan wajah Melayu terdapat juga pada beberapa artefak batu & nekara perunggu dari masa prasejarah dalam zaman megalitik Indonesia, artinya jauh dari masa perkembangan Majapahit.

    [​IMG]



    Topeng perunggu artefak yg ditemukan di Goa Made, Kabupaten Jombang, materinya campuran antara tanah liat (keramik) & logam (metal). Bahan ini lazim dikenal dengan cermet (ceramic-metal) yg saat ini dipakai untuk membuat chip komputer. Analisis kimiawi itu dilakukan Laboratorium Arkeologi Eksperimental Giuseppe Pulitani di Colonna, Roma. Pada zamannya, material cermet merupakan satu-satunya di dunia. Bukan apa-apa, kebanyakan temuan topeng di situs arkeologi terbuat dari emas & kayu. “Ini rediscovery.” Dari segi teknologi pembuatan. Mereka membuat cetakan sehingga sejumlah topeng bentuknya sama.

    [​IMG]



    Adonannya berasal dari tanah liat dicampur dengan bubuk metal. Bahan tanah diambil dari persawahan di Jombang yg terkenal subur. Asal logam diduga dari koin-koin Kekaisaran Cina yg ditumbuk halus.

    Pada Mei 2011 Laboratorium Metal di Milano melansir temuannya bahwa artefak Goa Made tersebut berumur 3.000 tahun sebelum Masehi. Jika benar, hasil ini mencengangkan karena Jombang bakal mengubah peta peradaban dunia. Jombang bisa dianggap tempat penyebaran manusia ke Asia Tenggara & Austronesia, bukannya Yunan di Cina selatan.

    Temuan tersebut menjadi bahan diskusi ilmuwan internasional di Departemen Arkeologi, Universitas Bologna, Italia. Dari Indonesia hadir arkeolog UI Agus Aris Munandar & Wanny Rahardjo. Dan Ternyata hasil lab Milano keliru.

    Dari cerita warga Desa Made, goa tersebut merupakan tempat mengungsi pejabat Majapahit ketika kerajaan ini mulai runtuh. Untuk mengamankan barang-barang penting mereka menanamnya di Goa Made. Masalahnya, topeng perunggu tersebut tidak ditemukan di Trowulan yg menjadi ibu kota Majapahit. Kalau usianya lebih tua lagi, jelas bukan bagian dari Kerajaan Majapahit.

    Hasil penelitian terbaru yg ditulis oleh AM Steiner & M Vidale & dimuat di majalah Archeo yg terkenal di Italia, mengatakan bahwa topeng hijau gua made berasal dari abad ke10 SM. Dan hasil ini jelas membuat para sejarawan harus menulis ulang asal manusia di pulau pulau Asia Tenggara, membuka lembaran sejarah baru yg tak terduga tentang masa lalu yg hilang dari Eurasia.

    Baca Juga tentang topeng-topeng perunggu misterius Sanxingdui, China, disini

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Misteri Topeng Gua Made diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Misteri Topeng Gua Made.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page