Liga Indonesia Muhammad Daffa Imran, Anak Indonesia Yang Menjadi Kapten Di Real Madrid

Discussion in 'Bola' started by Bola, Mar 2, 2015.

Discuss Muhammad Daffa Imran, Anak Indonesia Yang Menjadi Kapten Di Real Madrid in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat pecinta sepakbola nasional mungkin baru mendengar nama Tristan Alif Naufal ataupun Yussa Nugraha sebagai pesepakbola muda Indonesia yang sedang mencoba peruntungan mereka di kancah sepakbola Eropa, khususnya Belanda. Ternyata, masih ada satu nama anak Indonesia lagi yang sedang meniti karier di 'Benua Biru'.

    Siapa sangka, kapten dari tim Akademi Real Madrid U-15 adalah anak Indonesia bernama Muhammad Daffa Imran. Proses cukup panjang harus dilalui pemain kelahiran 18 Agustus 1999, itu sebelum mendapatkan kepercayaan menyandang ban kapten tersebut.

    Daffa mulai mengenal sepakbola sejak berusia sepuluh tahun. Kemampuannya mengolah bola bermula di MS Futsal, terus kemudian berlatih di SSB MBSS dengan Inyong Lolombulan sebagai pelatihnya. Saat ISA (Imran Soccer Academy) berdiri pada 1 Januari 2012, Daffa pun semakin terasah keterampilan mengolah bolanya di Akademi tersebut.

    Putra ketiga dari pasangan Zuchli Imran Putra dan Nurhaidah ini sempat memperkuat timnas Indonesia U-13 pada ajang Yamaha Cup 2011 di Thailand. Ketika itu, dia berhasil membawa timnya menjadi runner-up. Kemudian, dia juga ikut mengangkat prestasi ISA di ajang Kanga Cup Australia dengan menjadi peringkat kedua turnamen itu. Dia juga ikut memperkuat tim asal Indonesia untuk ajang final dunia Danone Cup 2011 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.

    Daffa sempat terpilih dalam ajang pencarian bakat Club de meteeoor Amsterdam Belanda pada 2013. Hingga pada akhirnya, pada 2014 setelah membela ISA pada sebuah turnamen di Spanyol, Daffa ikut seleksi di Real Madrid.

    Bakatnya pun mampu memikat para pelatih dari akademi klub yang sudah menjuarai sepuluh kali Liga Champions Eropa itu. Setelah satu tahun berada di sana, Daffa akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk menyandang ban kapten timnya.

    "Ketika itu mau bertanding pemain yang biasa jadi kapten sedang cedera. Dan tanpa disangka saya yang dipilih pelatih untuk menggantikannya. Sampai pemain itu sudah pulih, saya tetap dipercaya sebagai kapten," ucap Daffa, yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu.

    Lebih lanjut, anak berdarah Padang itu mengungkapkan hidup mandiri selama di sana. Namun, hidup jauh dari keluarga dan orang tua tak membuatnya menyerah. "Saya bangga dan saya akan berusaha bertahan di sini demi semua yang saya impikan. Yang paling utama tentu restu orang tua dan dukungan orang tua. Saya harus tetap bisa menjaga apa yang sudah saya dapat dan apa yang saya perjuangkan," tegas pemain yang sudah menguasai lima bahasa asing ini.

    Pemain yang mengidolakan Andres Iniesta dan Evan Dimas Darmono itu menambahkan, dirinya juga sudah tiga kali diminta untuk memperkuat tim Real Madrid U-17 pada kompetisi yang digelar tahun ini. "Kalau kata pelatih saya diminta untuk lebih memperkuat tim. Saat ini baik tim U-17 dan U-15 sedang berada di peringkat pertama," jelasnya.

    Dia pun siap apabila nanti memang dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia. "Itu adalah cita-cita saya bisa membela timnas," tegasnya.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Muhammad Daffa Imran, Anak Indonesia Yang Menjadi Kapten Di Real Madrid
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page