Nilai Perlindungan Bisnis dari Serangan DDoS

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 9, 2015.

Discuss Nilai Perlindungan Bisnis dari Serangan DDoS in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Nilai Perlindungan Bisnis dari Serangan DDoS

    Serangan Distributed Denial of Service or yg lebih sering dikenal dengan DDoS semakin berbahaya bagi nilai bisnis sebuah perusahaan. Sebuah penelitian yg diadakan di Australia menjelaskan bahwa sekitar serangan DDoS terhadap jaringan Internet perusahaan semakin berkembang selama dua belas bulan belakangan ini. Cara yg mereka gunakan masih tetap sama yaitu membanjiri jaringan komunikasi dengan ribuan data yg mengakibatkan sistem lumpuh. Penelitian tersebut menyatakan juga bahwa DDoS ini terbilang bukan serangan canggih, namun intensitas serangannya malah semakin banyak. Oleh karena itu, DDoS adalah ancaman terbesar bagi perusahaan.

    Sebuah perusahaan yg sangat menggantungkan bisnisnya pada layanan TI seperti perbankan or e-commerce membutuhkan komunikasi Internet yg cepat. Ketika jaringan mereka lumpuh akibat DDoS, maka operasional bisnis mereka akan terhenti. Serangan DDoS terbesar yg pernah ada , terjadi pada sistem keamanan Arbor Networks. Perusahaan tersebut mendapat serangan DDoS dengan kapasitas 400 Gbps. Ini merupakan serangan DDoS terbesar yg pernah terjadi di seluruh dunia. Penelitian tersebut mencantumkan juga bahwa Australia mengalami peningkatan DDoS secara signifikan daripada tahun sebelumnya. Sekitar tahun 2013, serangan DDoS terjadi di Australia sebanyak 21 persen. Angka ini menanjak menjadi 42 persen pada tahun 2014. Terlebih lagi, Australia kini menjadi negara ketiga yg menjadi target DDoS.

    Penelitian ini menyertakan juga sebuah riset yg mengatakan bahwa 40 persen responden di Australia menyatakan bahwa DDoS berakibat buruk pada bisnis mereka. Hal lainnya yg dapat menjadi rujukan adalah firewall & IPS Devices tidak memiliki banyak peranan dalam menghadapi serangan DDoS. Target dari serangan DDoS di Australia lainnya adalah cloud computing & pusat data. Khusus bagi pusat data, sekitar 44 persen perusahaan mengakui bahwa lumpuhnya pusat data mengakibatkan pendapatan perusahaan menurun drastis.

    Kesimpulan yg didapat dari penelitian ini adalah CISO/CIO masih belum mendapatkan proporsi yg tepat di dewan direksi. Untuk menjaga perusahaan dari serangan DDoS, CISO/CIO harus bisa memaksimalkan perannya agar dewan direksi mau berinvestasi di sektor keamanan. Ironisnya, hanya 15 persen CISO/CIO yg benar-benar mengimplementasikan perlindungan keamanan dari serangan DDoS bagi perusahaan.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenNilai Perlindungan Bisnis dari Serangan DDoS diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page