Nostalgia Review The Sims | N3

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 10, 2015.

Discuss Nostalgia Review The Sims | N3 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,762
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    10/01/2015

    Apakah kamu pernah berharap kamu bisa lahir kembali tapi tidak sebagai orang Indonesia & malah menjadi orang Amerika? Atau kamu berharap bisa lahir dengan wajah lebih tampan & tubuh lebih atletis serta memiliki pacar seperti Scarlett Johansson? Sayangnya untuk bisa mewujudkan hal-hal tersebut sangatlah sulit, tapi mungkin kamu bisa mewujudkan setengahnya secara pas-pasan melalui salah satu game paling melegenda di dunia, The Sims.

    The Sims merupakan buah pikiran dari Will Wright, legenda industri video game yg juga menghasilkan berbagai game seperti SimCity & beberapa game dengan embel-embel Sim, serta game tentang evolusi berjudul Spore. Game garapan Wright dengan timnya di Maxis ini sekarang telah berkembang begitu pesat dengan berbagai fitur yg semakin lama semakin mendekatkan The Sims dengan kehidupan nyata. Meskipun begitu, sifat simpelyang dimiliki oleh The Sims yg pertama kali dirilis masih bisa sukses memberikan pesona tersendiri. Kira-kira apa saja yg membuat The Sims begitu spesial? Cek ulasan lengkapnya di bawah.
    Kehidupan Kedua … Kurang Lebih Begitu
    [​IMG]

    Premis dari game The Sims sangatlah simpel, kamu akan menjalani kehidupan sebagai manusia. Terdengar membosankan bukan? Ya kurang lebih memang hampir semua game simulasi kehidupan memiliki kesan seperti itu. Sama juga seperti Harvest Moon yg menempatkanmu pada kehidupan seorang petani kapitalis.

    Meskipun begitu, menjalani kehidupan di The Sims adalah suatu pengalaman yg sangat menyenangkan & penuh kenangan. Saya masih cukup ingat ketika saya mulai menentukan penampilan dari karakter The Sims pertama saya, memilih profesi yg salah hanya karena melihat gaji besar di strata awal karir, hingga mencoba membangun sebuah keluarga dengan sepasang suami & istri serta dua anak dari awal yg ternyata dibaca oleh game sebagai saudara kandung yg berakhir dengan hubungan setengah inses canggung yg untungnya dibatasi oleh logika dalam game.

    Bagi saya pribadi, kegiatan paling menyenangkan di game ini bukanlah ketika kita memerintahkan karakterkita untuk melakukan aktivitas-aktivitas demi memenuhi kebutuhan duniawi mereka yg tidak ada habisnya. Bagian paling menarik justru ketika saya berusaha untuk membangun tempat tinggal dengan dana pas-pasan, membuatnya nyaman ditinggali meskipun bisa mengakibatkan tetangga yg berkunjung tidak bisa keluar rumah (“sumpah deh kenapa sih mereka ga mau keluar dari pintu masuk!”). Sebagai seorang anak SD, berkreasi dengan tempat tinggal seperti itu jelas merupakan pengalaman yg hanya bisa saya lakukan di dalam game saja, walaupun ternyata setelah saya bekerja pun berkreasi dengan tempat tinggal di dunia nyata tidaklah semenyenangkan di The Sims.
    Ekspansi Besar-Besaran
    [​IMG]

    Kalau mengingat The Sims yg pertama, saya langsung teringat masa-masa ketika sebuah game tidak memiliki DLC yg tersedia saat game baru dirilis. Saya mengingat masa-masa ketika para gamer PC mengenal istilah Expansion Pack di mana konten bonus yg bisa didapatkan sangatlah besar & menambah pengalaman baru. Bandingkan saja ekspansi The Sims Hot Date yg mengizinkan kamu untuk berkunjung ke mal / piknik di taman dengan DLC yg harus kamu beli untuk mendapatkan karakter yg harusnya tersedia dari awal.

    Sebagai sebuah game, The Sims memiliki banyak sekali Expansion Pack yg tidak hanya menambahkan konten-konten simpel saja. Berbagai fitur baru muncul dari berbagai ekspansi ini membuat usia bermain The Sims menjadi sangat panjang. Setiap kamu mencapai poin di mana kamu sudah tidak berminat lagi dengan game ini, tiba-tiba saja muncul ekspansi yg menambahkan pengalaman bermain dengan sangat signifikan.
    Presentasi Abadi
    [​IMG]

    Secara visual, The Sims merupakan sebuah kesempurnaan. Sampai saat ini saya masih menganggap game ini sebagai salah satu game dengan interface terbaik. Mulai dari pemilihan warna, bentuk-bentuk ikon, kemudahan menggunakan & mempelajari, pokoknya segala hal mengenai interface The Sims pertama sangatlah luar biasa. Semua informasi yg dibutuhkan saat kamu bermain ditampilkan dengan cantik & menarik, membuat banyaknya informasi yg perlu dicerna tetap mudah dipahami ketika kita bermain.

    Dari segi estetika visual, game ini juga menyajikan pemandangan yg sangat enak dilihat mata. Dengan menggunakan sudut pandang kamera isometris yg sepertinya memang sangat sempurna untuk simulasi / strategi, The Sims menjadi sebuah game yg tetap terlihat bagus bahkan 15 tahun setelah perilisannya.

    Presentasi yg baik juga diwujudkan ketika karakter Sim kamu hendak berekspresi / berkomunikasi dengan sesama Sim. Dengan diiringi balon-balon kata yg berisi simbol-simbol tertentu, kamu bisa cukup memahami apakah mereka tengah membicarakan tentang ekonomi, olahraga, / hal-hal tidak jelas lainnya. Hal ini diiringi juga dengan dialog-dialog berbahasa Simlish yg sangat tidak jelas tapi cukup lucu didengar. Kombinasi presentasi audio & visual game ini betul-betul memberikan pengalaman bermain yg seru serta penuh dengan nuansa nostalgia.
    Kesimpulan: Harva sol labaga along with hava so lawnumg
    [​IMG]

    Hah? Apa pula maksud kalimat di atas? Kalau itu jadi pertanyaan kamu, maka kamu perlu bantuan kamus Simlish ini. Kalimat di atas memiliki arti “hei, mari pesta di rumahku!“. Tentu saja saya tidak mengajak kamu semua pesta di rumah saya, tapi akhir minggu ini jelas merupakan waktu yg tepat untuk kamu berpesta bersama dengan karakter Sim kamu.

    Meskipun berisi kegiatan-kegiatan repetitif yg membosankan, tidak bisa dipungkiri bahwa The Sims adalah sebuah game yg didesain dengan sangat baik. Mulai dari desain mekanisme permainan, hingga ke desain visual, semuanya betul-betul dibuat untuk memuaskan dirimu. Meskipun The Sims 4 sudah tersedia di pasaran sekarang, sempatkanlah diri kamu untuk memainkan salah satu legenda video gameini.

    Sayangnya saat ini bahkan situs seperti Origin / GOG.com pun tidak menjual kompilasi The Sims pertama. Kalau kamu memang berminat untuk memainkan game ini, silakan usahakan sendiri ya. Sambil jangan lupa berharap supaya EA cukup cerdas untuk menjual game ini di Origin.
    Review OverviewGraphic5Gameplay4.5Value55Excellent
    Pros: Sebuah legenda | Interface yg sangat bagus & informatif | Konsep unik & lucu | Banyak ekspansi

    Cons: Penyakit game simulasi, membosankan setelah beberapa jam serta tiada akhirnyaTagsNostalgia Simulation

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page