NSA dan GCHQ Bidik Satelit Jerman

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 5, 2015.

Discuss NSA dan GCHQ Bidik Satelit Jerman in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. NSA dan GCHQ Bidik Satelit Jerman

    Data terbaru dari Edward Snowden mengatakan bahwa NSA & Government Communication Headquarter (GCHQ) Inggris menidik satelit Jerman untuk meretas jaringan komunikasi negara tersebut. Dokumen Snowden tersebut menyatakan bahwa target utama dari peretasan tersebut adalah mengumpulkan informasi penting tentang komunikasi diplomatik, cetak biru Airbus & komunikasi antar pejabat teras. NSA & GCHQ telah meretas jaringan satelit yg dimiliki oleh tiga perusahaan komunikasi terkemuka yaitu Stellar, Cetel & IABG. Stellar adalah perusahaan komunikasi yg khusus digunakan di daerah-daerah yg tidak terjangkau komunikasi seperti penambangan minyak lepas pantai, kamp pengungsian orpun wilayah terpencil. Dokumen Snowden pun menyebutkan bahwa NSA telah berhasil menyadap komunikasi enam belas pegawai Stellar termasuk CEO mereka Christian Steffen beserta komunikasi para pelanggan Stellar.

    Dokumen yg bocor pun menyebutkan bahwa NSA & GCHQ pun berhasil mengumpulkan data dari pesaing Stellar yaitu Cetel. Perusahaan komunikasi Cetel banyak digunakan oleh organisasi non-pemerintah & negara-negara Skandinavia. Alhasil, NSA & GCHQ memiliki data-data komunikasi penting yg melibatkan pejabat teras di negara Utara tersebut. Lain halnya dengan pengumpulan informasi pada IABG. Peretasan jalur komunikasi IABG diperuntukkan bagi NSA & GCHQ untuk mencari informasi pada bi&g ekonomi. Dokumen tersebut menyatakan bahwa jalur komunikasi Transrapid & ujicoba Airbus A3380 Super Jumbo berhasil dikumpulkan oleh NSA & GCHQ. Mereka pun mendapatkan bonus yaitu sukses menyadap jaringan militer AD Jerman, Bundeswehr.

    Dari dokumen terdahulu terlansir bahwa NSA & GCHQ pun pernah menyadap telepon pribadi milik PM Angela Merkel. Aktifitas tersebut berdampak pada meruncingnya hubungan diplomatik AS & Jerman. Dokumen terbaru dari Snowden tersebut menyebutkan baik NSA & GCHQ telah menyadap jaringan komunikasi pejabat teras di beberapa negara seperti China, Rusia, Jepang, Yaman, Bosnis, Venezuela, Yaman & Ukraina.

    Dokumen itu pun menyebutkan bahwa PM Angela Markel adalah salah Targeted Knowledge Database (TDB). Sebuah program pengumpulan informasi dari pejabat-pejabat teras pemerintahan yg ada di dunia. Foreign Intelligence Surveillance Act (FISA) telah memberikan izin pada pemerintah AS untuk menyadap pejabat asing yg masuk dalam kategori TDB. Walaupun pada Desember kemarin, Presiden Obama meyakinkan Merkel bahwa AS tidak akan melanggar privasi negaranya lagi. Presiden Suriah Bashar Al-Assad, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko & mantan PM Yulia Timoshenko adalah beberapa target TDB yg menjadi incaran NSA & GCHQ.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenNSA dan GCHQ Bidik Satelit Jerman diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page