NSA Mengincar Aktivis Hak Privasi Jerman

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 5, 2014.

Discuss NSA Mengincar Aktivis Hak Privasi Jerman in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berdasarkan laporan media Jerman Kamis lalu (03/07), pemerintah Amerika Serikat memberikan perhatian khusus terhadap pendukung dan pengguna alat online anonim di Jerman. Laporan yang dirilis NDR dan WDR tersebut mengatakan bahwa berdasarkan kode operasi NSA, Xkeyscore software, mengungkap fakta bahwa NSA menunjukan ketertarikannya terhadap siapapun yang menggunakan program Tor. Program ini menjaga kerahasiaan dan kebebasan dalam kegiatan di dunia maya.
    Salah satu komputer yang menggunakan program Tor dimiliki oleh seorang mahasiswa dan aktivis hak privasi Internet, Sebastian Hahn. Laporan mengenai hal ini diungkap ketika parlemen Jerman melakukan dengar pendapat untuk membuktikan kegiatan intelijen asing di Jerman. Hal ini disebabkan oleh dokumen yang dibocorkan oleh Snowden yang menyatakan bahwa warga Jerman termasuk Kanselir Angela Merkel adalah target penyadapan intelijen Amerika Serikat.
    Mantan anggota biro intelijen Amerika Serikat, William Binney mengatakan kepada parlemen Jerman bahwa laporan tersebut masuk akal. Pria yang keluar dari NSA pada 2001 ini mengatakan bahwa pengawasan dan penyadapan pemerintah Amerika Serikat semakin melampaui batas setelah serangan 9/11. Hal itu menjadi faktor yang menarik masyarakat ke zona kecurigaan termasuk mengunjungi situs secara teratur.
    Laporan yang dirilis oleh WDR dan NDR tersebut juga dicatat oleh tiga aktivis hak-hak privasi Internet yang berhubungan dengan pembuat program Tor. Salah satu dari mereka, Jacob Appelbaum, sebelumnya bergabung dalam publikasi laporan yang berdasarkan dokumen yang dibocorkan Edward Snowden.
    Sebagian pembuatan program Tor sebenarnya didanai oleh pemerintah Amerika Serikat. Hal ini dilakukan Amerika Serikat untuk membantu kelompok oposisi di negara otoriter agar bisa berkomunikasi dengan bebas. Namun hal ini dikritik oleh lembaga penegak hukum di seluruh dunia karena membuat proses pencarian pelaku kejahatan siber menjadi sulit.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page