OTAK!

Discussion in 'Berita Online' started by sholeh, Jan 16, 2020.

Discuss N3 - OTAK! in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. sholeh TK 0 Kecil Level 1

    Messages:
    92
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    33
    Game:
    Tidak Ada
    Mungkin kita sering mendengar pernyataan berikut “Anda ini bagaimana mengerjakan hal seperti ini saja tidak becus, pakai otak!”, atau “Masalah tidak selalu selesai dengan otot, tapi pakai otak”. Terlepas dari seberapa “sinis” hal ini, yang menarik bagi penulis adalah organ otak itu sendiri.

    Otak merupakan salah satu organ yang penting bagi manusia. Sejak berabad- abad lalu hingga hari ini, penelitian mengenai otak manusia selalu menarik karena masih banyak misteri yang dapat disingkapkan. Dengan fungsi yang kompleks, pendekatan pemahaman terhadap organ otak harus melalui lintas ilmu berbeda- beda dan holistik, baik dari sudut kesehatan, psikologi, ekonomi, sosial budaya, bahkan teknologi.

    Berat otak manusia 1,5kg dapat menginterpretasi berbagai stimulus eksternal yang diterima sensor, dapat menggerakan tubuh, serta pengendali emosi dan sikap.

    Berbicara mengenai organ yang satu ini erat kaitannya dengan intelegensia seseorang, ada asumsi juga yang berkembang di masyarakat bahwa jika ukuran kepala yang besar berarti otaknya besar sehingga seorang individu tersebut otomatis cerdas, hal ini tidaklah tepat dan dapat dipatahkan oleh beberapa penelitian yang menyatakan bahwa ukuran otak tidak menentukan tingkat suatu intelegensi seseorang.

    Lalu apakah yang menentukan tingkat kecerdasan seseorang? Apakah memungkinkan lagi otak dapat berkembang jika diberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya? Baik genetik maupun faktor lingkungan yaitu, pendidikan, nutrisi, tingkat polusi, penggunaan obat, memang memiliki peran penting dalam menentukan intelegensi seseorang. Berikut beberapa cara untuk menjaga agar otak tetap sehat:

    1. Kurangi konsumsi gula serta karbohidrat sederhana
    2. Aktifitas spiritual berdasarkan agama dan kepercayaannya masing-masing
    3. Pertahankan berat badan sehat
    4. Tidur yang cukup
    5. Tidak mengonsumsi alkohol
    6. Aktifitas fisik yang sesuai dan proporsional
    7. Aktifitas/ Latihan untuk otak
    8. Kendalikan penyakit lain dengan kontrol rutin
    Otak memiliki suatu keunikan yaitu kemampuan untuk selalu berubah dan beradaptasi sebagai respon terhadap stimulus yang diberikan, walaupun usia seseorang dikatakan sudah tidak muda lagi, namun tentu saja hal ini hanya bisa dicapai jika latihannya dilakukan secara repetisi dan konsisten.

    Melakukan suatu aktifitas yang belum pernah dilakukan sama sekali sebelumnya dapat “memaksa” otak kita untuk belajar. Aktifitas fisik yang rutin dapat meningkatkan kemampuan kognitif, seperti kemampuan mengingat, penyelesaian masalah, konsentrasi, serta atensi yang menyeluruh terhadap suatu hal. Ambil contoh olahraga berenang, selain memiliki keuntungan untuk sistim kardiovaskular tubuh serta pertumbuhan massa otot, tetapi juga meningkatkan konsentrasi baik terhadap ritme pernafasan, arah renang, gerakan renang, serta kemampuan mengukur kekuatan dan kecepatan.

    Bagi yang tidak begitu menyukai aktifitas fisik untuk meningkatkan kemampuan otak, tidak perlu risau karena beberapa penelitian menunjukkan aktifitas seni seperti melukis, membuat patung, membuat kerajinan lainnya, mempelajari bahasa baru, puisi, juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif.

    Singkatnya, variasi kegiatan atau aktifitas yang dipilih, sebaiknya tetap mengikuti 3 aturan dari Dr. Morris yang harus dapat memenuhi untuk melatih Please sign in/up to view this image/link , yaitu yang pertama adalah Kompleksitas; aktifitas yang kompleks akan merangsang otak untuk berpikir penyelesaian masalah dan kreatifitas. Kedua adalah Tantangan; tantang otak anda agar berkembang, bisa dengan mengikuti aktifitas baru, atau dengan menyempurnakan kegiatan yang rutin dilakukan. Terakhir, Latihan; kemampuan mengingat suatu hal hanya memungkinkan jika ada proses pengulangan dan latihan. Otak yang sehat akan membantu hidup optimal, serta menurunkan risiko seiring bertambahnya usia. -RGD-

    Oleh: Resti Gradia Dwiwina,dr.,M.Kes (Dosen Fakultas Kedokteran Unpad)

    Berita ini bersumber dari Please sign in/up to view this image/link
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page