Pemegang Saham Menghentikan Tuntutan Pada IBM

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 7, 2014.

Discuss Pemegang Saham Menghentikan Tuntutan Pada IBM in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Sejumlah pemegang saham menghentikan tuntutan pada IBM pasca menurunnya saham dan penjualan mereka di Tiongkok. Secara sukarela, mereka menghentikan tuntutannya pada perusahaan dan mengakhiri pertikaian di dalam internal IBM. Dikabarkan bahwa sejumlah pemegang saham menuntut IBM secara hukum karena adanya kerjasama rahasia yang dilakukan IBM dengan NSA untuk memata-matai proyek bisnis di Tiongkok. Terkuaknya kabar tersebut mengakibatkan saham IBM dan penjualan mereka di Tiongkok mengalami terjun bebas. Hilangnya kepercayaan negara Tiongkok berakibat pada menurunnya pendapatan IBM dan perusahaan tersebut terpaksa harus merugi.
    John Brown, jaksa penuntut dari Louisiana Sheriffs’ Pension & Relief Fund di Baton Rouge membacakan sebuah surat terbuka yang menyatakan bahwa pemegang saham menghentikan tuntutan pada IBM dikarenakan adanya penyelidikan lebih lanjut yang dilakukan di negara AS dan Tiongkok. Agar tidak mengganggu jalannya penyelidikan, para pemegang saham sepakat untuk mencabut tuntutannya sebelum mendapatkan informasi lebih lanjut secara jelas. Adapun Brown menolak untuk berkomentar secara gamblang penyelidikan seperti apa yang akan dilakukan untuk menangani kasus tersebut.
    Berdasarkan data yang diperoleh, kasus yang melibatkan NSA dan IBM itu telah berdampak pada turunnya penjualan dan saham perusahaan di dunia. Saham IBM jatuh sebanyak 4,9 persen pada tanggal 17 Oktober. Di saat yang sama, IBM terpaksa harus kehilangan keuntungan karena hanya mampu menyapu bersih keuntungan sebanyak 12,9 miliar dolar AS pada nilai pasar dunia. Ini terjadi pasca IBM merilis laporan pertiga bulannya yang menunjukkan penurunan tajam pada penjualan mereka. Perusahaan pun terpaksa merugi sebanyak 40 persen dari penjualan hardware dan 22 persen penjualan di negara Tiongkok akibat kasus mata-mata tersebut.
    Berdasarkan laporan keluhan para pemegang saham, IBM melobi Kongres AS untuk meloloskan undang-undang yang memperbolehkan NSA mengakses informasi data personil konsumen di Tiongkok untuk melindungi hak kekayaan intelektual mereka. Ketika kasus Edward Snowden mencuat ke permukaan, banyak informasi rahasia yang terekspos ke ranah publik. Salah satunya adalah kesepakatan antara IBM dan NSA ini yang dinilai merugikan pebisnis Tiongkok yang berkepentingan di perusahaan tersebut. Akibatnya, pemerintah dan pebisnis dari Tiongkok banyak yang enggan meneruskan kerjasama bisnis dengan IBM yang berimbas pada turunnya penjualan mereka di Tiongkok.
    Tuntutan para pemegang saham tersebut menyebutkan nama Chief Executive Virginia Rometty dan mantan Chief Financial Officer Mark Loughridge sebagai terdakwa. IBM adalah akronim dari International Business Machine. Tuntutan ini terdaftar di Louisiana Sheriffs’ Pension & Relief Fund v. International Business Machines Corp et al, U.S. District Court, Southern District of New York, No. 13-08818.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page