Pengguna TalkTalk Menjadi Korban Fraud

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 11, 2015.

Discuss Pengguna TalkTalk Menjadi Korban Fraud in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Pengguna TalkTalk Menjadi Korban Fraud

    Sejumlah pelanggan TalkTalk, salah satu perusahaan penyedia televisi berbayar, Internet & komunikasi terbesar di Inggris mengaku menjadi korban fraud yg menelan kerugian finansial yg tidak sedikit. Perusahaan tersebut mengakui bahwa tahun lalu, mereka pernah diretas & mengalami kebocoran data. Kebocoran tersebut diawali dari permintaan sebuah pelanggan yg akunnya dicuri oleh peretas untuk meminta kode otentifikasi pembayaran produk mereka. Berawal dari itulah, kebocoran & penipuan terhadap pelanggan mereka semakin meluas.

    Perusahaan penyedia jasa komunikasi itu pun telah mengakui bahwa mereka sudah pernah diretas, Tetapi, TalkTalk enggan berkomentar lebih banyak terkait peretasan. Akibat dari peretasan tersebut adalah fraudster dengan mudah dapat menipu pelanggan dengan mempersonifikasikan diri mereka sebagai bagian dari layanan konsumen TalkTalk. Berdasarkan berita yg beredar di media massa, kebocoran data tersebut terjadi oleh pihak ketiga yg pernah menjadi kontraktor di perusahaan itu. Informasi tersebut menyatakan juga bahwa data yg dicuri tidak banyak, tetapi bisa berdampak luas.

    Setidaknya, nama asli, nomor telepon, alamat, surel & akun TalkTalk berhasil dicuri oleh fraudster. Dengan dicurinya data asli pengguna, aktifitas fraud dengan mudah akan bisa dilakukan. Fraudster setidaknya memiliki akses untuk menelepon pelanggan TalkTalk & meminta mereka mengirimkan informasi sensitif seperti nomor rekening bank yg kemudian akan mereka curi. Perusahaan telah memberikan pernyataan bahwa mereka meyakini bahwa frauster telah memperdaya sejumlah konsumen & mendapatkan keuntungan dari aktifitas fraud tersebut.

    Pihak TalkTalk pun menambahkan bahwa sudah ada sejumlah pelanggan yg tertipu akibat fraud tersebut. Salah satu pelanggan TalkTalk yg menyatakan tertipu oleh fraud yaitu Gramme Smith mengatakan bahwa ia pernah mendapatkan telepon yg mengaku dari perusahaan untuk memintanya memasang sebuah aplikasi. Ternyata aplikasi tersebut adalah malware untuk mencuri uang milik Smith di bank. Alhasil, ia kehilangan 2.815 paun. Setelah dilacak, telepon fraud itu berasal dari Malaysia.

    TalkTalk sendiri mengaku sudah bertanggung jawab akan hal itu dengan memberikan edukasi pada para pelanggannya agar tidak tertipu oleh aktifitas fraud tersebut. Andrew Avanessian dari konsultan Aveco menyatakan bahwa pelanggan sering tertipu oleh cara social engineering. Cara tersebut terbilang ampuh dengan memanfaatkan psikis manusia. Fraudster yg menipu pelanggan TalkTalk menggunakan cara ini untuk mendapatkan keuntungan, imbuh Andre. Ia pun merekomendasikan pada pelanggan TalkTalk jika mendapatkan telepon yg mencurigakan, sebaiknya mereka segera menutup telepon & melakukan konfirmasi pada pihak perusahaan terkait hal itu. Cara seperti itu terbilang efektif dalam mencegah aktifitas fraud, tutur Andre.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenPengguna TalkTalk Menjadi Korban Fraud diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page