Peralatan Medis Vulnerable Terhadap Peretasan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 5, 2015.

Discuss Peralatan Medis Vulnerable Terhadap Peretasan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Peralatan Medis Vulnerable Terhadap Peretasan

    Rumah sakit orpun instansi kesehatan perlu waspada menanggapi peralatan medis yg kini sangat vulnerable terhadap peretasan. Hospira, salah satu produsen pompa infus yg terintegrasi dengan komputer & Internet telah menarik peralatan medisnya itu sejak tahun 2013 yg lalu. Hal tersebut tidak terlepas dari temuan beberapa pakar keamanan bahwa peralatan pompa infus buatan Hospira ternyata dapat disusupi melalui jaringan wireless rumah sakit.

    Organisasi pemerintah yg menangani isu kesehatan di AS seperti FDA & bahkan Homeland Security telah memperingatkan rumah sakit & institusi kesehatan waspada terhadap peretasan alat medis. Tindakan tersebut perlu menjadi cerminan bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan hal yg serupa, mengingat Internet of Things (IoT) sudah terintegrasi dimana-mana salah satunya adalah institusi kesehatan.

    Salah satu kerentanan dalam peralatan medis adalah hacker dapat memanfaatkannya untuk mengubah dosis obat & cepat lambatnya cara kerja alat medis semacam pompa infus. Pakar keamanan seperti Juan Zarate mengatakan bahwa terdapat risiko besar dalam peralatan medis semacam itu. Tindakan peretasan pada peralatan medis dapat membahayakan nyawa pasien akibat ulah “iseng” seorang hacker.

    Zarate mengemukakan pendapatnya bahwa dengan terintegrasinya alat kesehatan dengan Internet orpun komputer membuka risiko baru yg perlu ditangani dengan segera. “Penjahat siber bisanya memasukan malware & menginfeksi sistem pompa infus. Ataupun mematikan fungsinya sehingga membahayakan nyawa pasien,” ungkap Zarate. “Pemerintah perlu membuat peringatan orpun standar keamanan tertentu pada alat medis yg terintegrasi dengan Internet,” tandasnya.

    Billy Rios, salah satu pakar keamanan yg menemukan vulnerability pada peralatan medis menyatakan bahwa hacker dapat mengakses alat tersebut melalui jaringan Internet rumah sakit. “Peralatan medis yg ada saat ini pada dasarnya sangat vulnerable,” kata Rios. “Hacker dapat mengaksesnya tanpa perlu menggunakan user name orpun password,” sambungnya.

    Pihak Hospira sebagai salah satu produsen alat infus mengungkapkan dalam pernyataan resminya bahwa mereka kini se&g meneliti vulnerability pada produk mereka. “Kami paham terhadap keselamatan pasien & tim kami se&g membentuk standar keamanan siber agar produk tersebut tidak rentan diserang oleh pihak ketiga,” ungkap Hospira dalam pernyataan resminya. Walaupun demikian, pemerintah AS sendiri meyakini bahwa produk medis yg vulnerable itu masih diperjualbelikan oleh pihak ketiga yg tidak memiliki asosiasi dengan Hospira.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenPeralatan Medis Vulnerable Terhadap Peretasan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page