Peretasan Ashley Madison Dicurigai Persaingan Kompetisi

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 25, 2015.

Discuss Peretasan Ashley Madison Dicurigai Persaingan Kompetisi in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,082
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Peretasan Ashley Madison Dicurigai Persaingan Kompetisi

    Kasus peretasan situs kencan dewasa, Ashley Madison, memasuki babak baru. Setelah lebih dari 30 juta data penggunanya dipublikasikan di deep web, situs tersebut mendapatkan banyak tuntutan untuk segera ditutup. Di balik semua itu, pihak penyidik menyatakan bahwa peretasan Ashley Madison disinyalir ada persaingan kompetisi dari kompetitor yg menyajikan jasa serupa. Ashley Madison adalah situs kencan online yg paling populer di dunia. Perusahaan tersebut bermarkas di Toronto, Kanada.

    Berdasarkan keterangan yg diperoleh dari KrebsonSecurity, The Impact Team, grup yg meretas Ashley Madison menyatakan bahwa mereka telah mempublikasikan archive surel (surat elektronik) dari CEO Ashley Madison, Noel Biderman. Pada surel tertanggal 12 November 2012, mantan CTO dari Ashley Madison yaitu Rhaja Bathia memberikan notifikasi pada Biderman tentang celah keamanan yg terdapat pada situs nerve.com. Sebuah situs serupa yg membahas topik tentang seks, hubungan & budaya.

    Pada surat tersebut terindikasi bahwa Bathia telah melakukan infiltrasi pada situs nerve.com & mencuri banyak data informasi mereka. Bathia dalam surel itu mengatakan bahwa ia mampu memanfaatkan celah keamanan yg dimiliki oleh nerve.com & memanipulasi data yg ada di dalamnya. Di masa itu, nerve.com tengah mengembangkan platform situs kencan serupa dengan yg dimiliki oleh Ashley Madison.

    “Mereka sibuk membangun platform, saya bisa menguasai seluruh database mereka,” kata Bathia dalam suratnya pada Bilderman. Dalam surel itupun, Bathia mencantumkan tautan tentang seluruh kerentanan yg terdapat pada database milik nerve.com. Hal “menyeramkan” yg dipaparkan oleh Bathia dalam surelnya pada Bilderman adalah, “Saya bisa mengubah pengguna biasa menjadi pengguna berbayar, begitupun sebaliknya, menulis surat orpun meng-update status,” kata Bathia.

    Baik Bathia maupun Bilderman enggan berkomentar apapun terkait kebocoran data tersebut. Ironisnya, seminggu setelah kasus peretasan Ashley Madison, Bathia masih mengelak bahwa tidak ada kerentanan dalam situs mereka. Bathia pun mengungkapkan bahwa semua data yg diekspos adalah palsu. Pendapatnya segera dibantahkan oleh para pengguna Ashley Madison via Twitter bahwa akun yg terekspos ke publik adalah akun mereka beserta seluruh data-datanya.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenPeretasan Ashley Madison Dicurigai Persaingan Kompetisi diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page