Perkembangan Musik EDM

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Sep 5, 2014.

Discuss Perkembangan Musik EDM in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Maraknya lagu-lagu elektronik bikin kita pengin berkenalan lebih jauh sama EDM (Electronic Dance Music). Yuk, kita tengok perkembangan EDM di tiap zaman & para DJ yg ngetren kala itu, seperti dikutip dari kawankumagz.com



    Apa itu EDM?
    Sebelumnya, kita berkenalan dulu dengan jenis musik satu ini. EDM banyak dikenal orang sebagai musiknya orang dugem, or musik &ce, or juga diketahui sebagai musik yg diproduksi oleh para DJ (disc jockey). EDM or kepanjangan dari electronic &ce music memang berhubungan dengan kehidupan malam, lantai &sa, & disc jockey (DJ) or produser musik elektronik. Tapi, ada penjelasan lebih jauh tentang musik elektronik yg selalu menjamur di kalangan remaja di tiap zaman ini.

    Electronic &ce music adalah produksi musik melalui berbagai instrumen elektronik seperti synthesizer, midi keyboard, turntable, mixer, bass, & sebagainya. Di masa kini, EDM bahkan bisa diproduksi melalui berbagai aplikasi komputer. Makanya, para DJ & produser sering tampil dengan menggunakan laptop mereka. Musik-musik yg dihasilkan merupakan gabungan dari berbagai instrument elektronik tersebut.



    EDM di tiap zaman
    1960s
    Ini adalah masa kelahiran musik elektronik. Pada era itu, instrumen elektronik yg dipakai antara lain bass & beberapa synthesizer. Musik-musik pop & rock mulai menambahkan instrumen tersebut ke dalam lagu-lagu mereka. Misalnya saja band legendaris The Beach Boys di lagu Good Vibrations (1966).

    Artis: EDM memang belum akrab di telinga para pecinta musik pada masa itu. Tapi ada satu produser dari Australia, Val Stephen, yg merilis satu album penuh EDM di era itu. Setelah itu, banyak produser yg mulai memanfaatkan instrumen elektronik walau lebih digunakan untuk mengatasi masalah teknis suara.



    1970s
    Era ini terkenal banget sebagai kejayaan musik disko. EDM yg terkenal pada masa itu pun merupakan musik elektronik disko. Penyanyi seperti Donna Summer or band seperti Bee Gees adalah artis disko yg populer di era ini. Mereka mulai menggunakan sentuhan musik elektronik di jaman itu. Enggak cuma musik disko, muncul pula subgenre synthpop yg mulai diminati masyarakat.

    Artis: Di era 70an mulai muncul juga band yg berfokus pada musik elektronik & synthpop yaitu Kraftwerk asal Jerman yg terkenal dengan salah satu albumnya, Autobahn (1974).



    1980s
    Setelah kepopuleran Kraftwerk di era 70-an, synthesizer pun jadi instrumen musik elektronik yg dominan pada era 80-an. Kemunculan genre alternatif seperti synthpop pun kemudian menggeser eksistensi musik disko 70-an.

    Artis: Kraftwerk tetap mempopulerkan EDM mereka di era ini. Selain itu, di era ini juga mulai muncul sebuah budaya DJ dengan DJ-DJ terkenal seperti Larry Levan & Frankie Knuckles.



    1990s
    Penggunaan komputer mulai banyak digunakan musik elektronik pada era ini. Dengan perkembangan teknologi & komputer, membuat semakin banyak orang dapat memproduksi musik elektronik mereka sendiri. Wilayah Eropa terutama Jerman menjadi saksi kemunculan DJ & produser musik elektronik ternama.

    Artis: DJ seperti Paul Van Dyk jadi salah satu nama penting dalam dunia musik elektronik khususnya subgenre musik trance pada era itu. Beberapa musiknya yg terkenal adalah remix lagu Love Stimulation karya Humate & hit single Paul yg berjudul For an Angel.



    2000s
    Di era ini, EDM makin berkembang. Mulai muncul juga berbagai sub-genre seperti trap (hip-hop elektronik), dubstep, nu-disco, & electro house.

    Artis: Salah satu artis EDM beraliran nu-disco adalah duo asal Prancis Daft Punk yg namanya mulai terkenal di akhir 1990-an & awal 2000-an. Beberapa DJ lain yg mungkin namanya udah enggak asing lagi merupakan artis EDM nu-disco & electro house era ini bahkan hingga sekarang yaitu Calvin Harris, David Guetta, Deadmau5, & Avicii. Selain itu, ada pula genre trap yg mulai dikenal dengan kemunculan duo DJ Flosstradamus di era 2000-an.



    2010s
    Sekarang, EDM tetap menjamur. Sub-genre dubstep menjadi semakin dikenal di era ini. Begitu juga dengan electro house kian bermunculan di jaman 2010-an. Genre electro pop pun semakin dikenal masyarakat. Para DJ 2000-an terlihat sering melakukan kolaborasi dengan penyanyi-penyanyi ternama. Misalnya, Calvin Harris berkolaborasi dengan Rihanna dalam lagu We Found Love & David Guetta feat. Usher dengan lagu Without You.

    Artis: Di awal era ini, dubstep jadi musik yg cukup digemari berbagai kalangan. Apalagi dengan kepopuleran Skrillex dengan yg memproduksi musik dubstep di lagu First of the Year (Equinox).

    Zedd adalah DJ asal Jerman yg belum lama ini manggung di Djakarta Warehouse Project 2013. Cowok bernama asli Anton Zaslavski ini punya musik yg enak banget seperti lagu hits-nya Clarity yg berkolaborasi dengan Foxes.

    Selain itu, EDM juga kedatangan produser muda asal Inggris yaitu Disclosure. Settle, debut album duo bersaudara Guy & Howard Lawrence ini bahkan langsung mendapat nominasi Best Dance Album untuk Grammy Awards 2014.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Perkembangan Musik EDM diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page