Perkuat Project Zero, Google Rekrut Pembuat Jailbreak

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 21, 2014.

Discuss Perkuat Project Zero, Google Rekrut Pembuat Jailbreak in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Setelah mengumumkan pembentukan tim penangkal serangan Zero Day, Project Zero, Google kembali membuat kabar mengejutkan dengan merekrut pembuat Jailbreak pada iPhone, George Hotz. Hotz akan memperkuat tim tersebut untuk mencari vulnerability pada berbagai software.

    Hotz terkenal dengan kemampuannya meretas Playstation 3 dan pembuat Jailbreak pada iPhone. Bergabungnya Hotz akan semakin memperkuat Project Zero yang diumumkan pembentukannya pada Selasa lalu (16/07).

    Dilansir oleh Cult of Android, Hotz bergabung bersama hacker lainnya di Google lain setelah mengumumkan beberapa Jailbreak pada Android. Bergabungnya Hotz juga setelah pada Maret lalu memenangkan kompetisi meretas, Pwnium Award. Hotz berhasil menjadi juara setelah membobol pertahanan sistem operasi Chrome.

    Dua bulan setelah memenangkan kejuaraan tersebut, Hotz didekati oleh Kepala Keamanan Google Google, Chris Evans, untuk bergabung dengan Project Zero. Selain Hotz, hacker lain yang bergabung adalah Ben Hawkes, Tavis Ormandy, dan Bit Ian Beer.

    Menurut Evans tujuan direkrutnya hacker-hacker dunia ini untuk membuat rasa aman dalam menggunakan internet. Hacker-hacker ini akan mencari vulnerability dan mengumumkannya agar pengguna software yang memiliki vulnerability
    Anda harus dapat menggunakan internet tanpa rasa takut kepada pelaku kejahatan atau yang disponsori negara untuk mengeksploitasi bug pada perangkat lunak untuk menginfeksi komputer Anda, mencuri rahasia atau memantau komunikasi Anda,” kata Mr Evans.

    Sebelum pembentukan tim Project Zero oleh Google ini banyak perusahaan yang menggunakan pemburu celah keamanan pada program masing-masing atau yang biasa disebut Bug Bounty. Para Bug Bounty ini pada umumnya mencari bug hanya pada masing-masing program yang menjadi produk perusahaan dan mendapatkan imbalan uang. Namun Project Zero yang dijalankan Google ini untuk mencari vulnerability tidak hanya pada program Google, tetapi semua program pada perusahaan lainnya.

    Hal yang dilakukan Google disambut baik oleh beberapa kalangan, salah satunya oleh oleh ahli keamanan informasi, Brian Honan, yang menganggap hal yang dilakukan Google bukanlah hal yang negatif.

    Saya melihat Google menjadi sangat proaktif untuk hal ini, namun perusahaan lainnya seperti Facebook dan Microsoft semuanya memiliki Bug Bounty yang bisa melaporkan dan dibayar untuk hasil temuannya, ujar Honan.

    Honan memprediksi perusahaan lain akan keberatan ketika Google mengumumkan vulnerability pada program masing-masing perusahaan tersebut. Namun menurut Honan, perusahaan lain justru harus proaktif dalam menuntup vulnerability yang dilaporkan oleh Google.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page