Perusahaan Antivirus Ingatkan Ransomware Di Turki

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Dec 1, 2014.

Discuss Perusahaan Antivirus Ingatkan Ransomware Di Turki in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Perusahaan Antivirus Ingatkan Ransomware Di Turki

    Ransomware pernah menghiasi headline berita tentang keamanan informasi di seluruh dunia. Program jahat ini adalah salah satu malware yg sangat dibenci & dihindari karena program tersebut mampu mengunci data-data penting korban & meminta tebusan. Ancaman yg ada dalam ransomware tersebut biasanya meminta tebusan pada korban dengan jumlah tertentu & bila tidak dipenuhi penyerang akan mengancam bahwa data-data yg mereka kunci tidak akan terselamatkan. Walaupun sudah hadir beberapa varian yg mampu menangkal serangan ransomware, keberadaan malware tersebut masih menjadi perhatian di beberapa negara.

    Di Turki misalnya, jumlah insiden akibat ransomware ini sudah meningkat tajam hingga 27 persen pada tahun 2014 dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan antivirus asal Rusia yaitu Kaspersky sudah mengingatkan pemerintah negara tersebut tentang jumlah insiden ransomware ini yg terus meningkat. Jika dilihat dari urutan insiden ini, Turki menempati urutan ketiga di bawah Rusia & AS berdasarkan jumlah statistik penyebaran virus ransomware yg bernama Trojan-Ransom.Win32.Crypren. Statistik ini dirilis pertama kali oleh Kaspersky Lab. Salah satu analis keamanan di Kaspersky Lab itu menyatakan bahwa mereka telah merekam peningkatan insiden akibat serangan cryptomalware tersebut. Beberapa korban dari cryptomalware ini mayoritas berdomisili di daerah Turki, ungkap analis tersebut.

    Ransomware sudah sedemikian populer karena cara ini mendorong para penyerang untuk mendapatkan uang dengan mudah. Para kriminal di dunia maya umumnya mendapatkan uang dengan mudah melalui ransomware, ujar analis tersebut. Program jahat ini umumnya akan memblok pengguna terhadap sistem komputer mereka or melakukan enkripsi pada data-data penting yg disimpan pada komputer. Ketika malware tersebut berhasil melakuka blocking or melakukan enkripsi pada data-data pengguna, program tersebut akan memperingatkan pengguna bahwa mereka sudah mengunci data mereka serta meminta tebusan uang dengan jumlah tertentu.

    Ransomware ini menyebar melalui phising yg ada dalam surat elektronik. Pengguna yg tidak peka akan mengakses email phising tersebut & mengakibatkan ransomware ini menyebar. Email phising ini umumnya selalu mengatasnamakan perusahaan telekomunikasi, provider telepon genggam maupun dari bank terkemuka. Analis dari Kaspersky Lab mengatakan bahwa email phising yg mengatasnamakan perusahaan tersebut menyertakan dokumen dalam bentuk PDF. Alih-alih sebagai dokumen PDF asli, penyerang memalsukan execute program yg disamarkan dalam bentuk icon PDF, papar sang analis. Ketika pengguna mengeksekusi program tersebut, penyerang akan memberitahukan bahwa sistem komputer or data mereka sudah terenkripsi. Penyerang pun akan memberi notifikasi bahwa pengguna harus menebus uang tebusan dengan jumlah tertentu untuk membuka dokumen yg terenkripsi tersebut. Pada pesan tersebut, penyerang akan memberi alamat email agar pengguna dapat mengetahui bagaimana cara mereka mendapatkan kembali dokumen pentingnya.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenPerusahaan Antivirus Ingatkan Ransomware Di Turki diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page