Perusahaan Boeing Diretas Pengusaha Tiongkok

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 14, 2014.

Discuss Perusahaan Boeing Diretas Pengusaha Tiongkok in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,108
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Seorang pengusaha asal Tiongkok dituntut, karena dicurigai meretas komputer perusahaan pesawat terbang Boeing dan mencuri informasi militer Amerika Serikat. Seperti yang dilansir oleh New York Times pada Jumat (11/07), pengusaha bernama Su Bin ini telah melakukan kejahatannya beberapa tahun terakhir ini.

    Menurut FBI, dalam melakukan kejahatannya, Su Bin bekerjasama dengan dua orang yang belum dapat ditentukan identitasnya, dua orang ini berada di Tiongkok dan bertugas untuk menjual informasi kepada perusahaan yang berada di sana.

    Su Bin sendiri adalah pemilik perusahaan penerbangan Lode Tech yang berkantor di Kanada. Bin ditangkap di Kanada pada 28 Juni lalu dan akan menjalani proses persidangan pada bulan ini. Saat ini Departemen Hukum Amerika Serikat sedang mengusahakan proses ekstradisi Su Bin dari Kanada ke Amerika Serikat.

    Kami sangat serius dalam hal yang berkaitan dengan pencurian siber terhadap informasi sensitif dan kami telah berulang kali menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus menggunakan alat yang dimiliki oleh pemerintah kami untuk memperkuat keamanan siber dan melawan kejahatan siber, juru bicara Departemen Hukum, Marc Raimondi menegaskan.

    Modus kejahatan yang dilakukan oleh Su Bin sendiri belum jelas karena dokumen pengadilan setempat tidak mendeskripsikan bagaimana cara Su Bin meretas komputer Boeing. Namun agen FBI, Noel A Neeman, yang menulis dokumen tersebut mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh Su Bin secara general. Strategi tersebut yaitu dengan mengirimkan email yang berisi link yang dipenuhi malware. Ketika korban mengklik link tersebut, Su Bin telah mendapatkan akses terhadap sistem komputer.

    Menanggapi kejahatan terhadap perusahaannya, juru bicara Boeing mengatakan bahwa perusahaannya telah bekerjasama dalam investigasi yang dilakukan oleh penegak hukum ini. Boeing mengalami kebocoran data pertama kalinya pada Januari 2010, sekitar 65 gigabytes data dicuri. Menurut FBI data ini dicuri oleh tiga prang yang mencuri informasi mengenai pesawat F-22 dan F-35.

    Belum ada indikasi yang mengarah apakah kejahatan ini didalangi oleh pemerintah Tiongkok. Namun kejahatan yang dilakukan Su Bin menambah daftar panjang kejahatan peretasan yang dilakukan oleh hacker asal Tiongkok terhadap situs pemerintah Amerika Serikat.

    Pada Maret lalu, hacker asal Tiongkok membobol komputer yang berisi informasi mengenai pegawai pada lembaga pemerintah Amerika Serikat. Dan pada Mei lalu, Departemen Hukum Amerika Serikat mendakwa lima pria Tiongkok yang meretas perusahaan Amerika Serikat.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page