Pria Inggris Sering Stres Saat di Toilet

Discussion in 'Entigapedia' started by RoLLin, Sep 5, 2013.

Discuss Pria Inggris Sering Stres Saat di Toilet in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. RoLLin 1 SD Level 2

    Messages:
    207
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    43
    Saat pria di toilet ternyata menjadi pengalaman yang sangat stres. Kaum pria berusaha keras mematuhi etika toilet yang tidak tertulis demi menghindari perkelahian.

    [​IMG]

    Demikian hasil penelitian dari dari Universitas London yang dipimpin Dr Sarah Moore yang dipublikasikan di British Journal of Criminology seperti dikutip theaustralian, Senin (26/11/2012).

    Ternyata, para ilmuwan itu diam-diam mematai pria di klub, pub, museum, kereta api, dan pusat perbelanjaan. Kemudian peneliti menanyai pria-pria itu yang difokuskan dalam kelompok sesuai etika toilet mereka.

    "Saya benar-benar terkejut bagaimana toilet umum bisa membuat pria stres," kata pemimpin penulis Sarah Moore dalam komentar yang dipublikasikan oleh surat kabar Inggris Daily Star.

    Akademisi menemukan, pria lebih tidak aman soal penggunakan toilet umum dibanding wanita. Moore mengatakan, banyak peserta yang melaporkan merasa terintimidasi dan gugup di toilet karena secara fisik tidak bisa menggunakan fasilitas itu.

    "Saya yakin beberapa masalah pada toilet pria bisa dibantu dengan desain yang lebih baik," ujarnya.

    Ia menambahkan, bagi wanita, toilet bisa menjadi tempat yang nyaman karena wanita bisa bersosialisasi dengan teman-temannya di toilet. "Tapi untuk laki-laki, masalah yang paling signifikan adalah kehadiran pria lain yang kemungkinan menimbulkan kekerasan jika terjadi pelanggaran etika toilet," ungkapnya.

    "Perhatian mereka bagiamana menatap pria lain dan salah melihat".

    Penelitian ini menyoroti tiga aturan yang luas pada toilet pria, yakni tidak pernah menatap mata orang lain, tidak pernah menarik perhatian, dan, tidak pernah meremas di samping pria lain kecuali itu ada ruangan yang tersedia.

    "Aturan etiket urinoir dipahami oleh semua responden laki-laki, yang dipandang sebagai cara menata stres dan mengelolanya karena kebanyakan orang merasa (toilet) sebagai ruangan yang berpotensi dan proses yang berbahaya," kata Dr Moore.

    Laporan itu menyimpulkan, mengganti urinoir dengan bilik bukanlah jawabannya. Sebab, menimbulkan antrean malah akan menyebabkan banyak masalah, padahal tujuannya untuk mencegah stres.

    sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page