Profil: Teknik Kuas Yoji Shinkawa

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Sep 4, 2014.

Discuss Profil: Teknik Kuas Yoji Shinkawa in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,764
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    Pernah ngga sih suatu ketika kalian ngerasa sekedar main game aja tuh ngga cukup. Biasanya minimal kalian pada ngerti lah nama studio game & publisher game favorit kalian. Mungkin yg punya kecintaan lebih & termasuk gamer yg selalu pengen mendalami dunia game, level pengetahuan mereka tentang pihak-pihak siapa aja yg berkecimpung di dunia video game melebihi gamer lain pada umumnya. Banyak lho gamer yg ngakunya fans Final Fantasy tapi ngga kenal sama Oom Hiroyuki Ito. Atau yg suka sama seri game Street Fighter, tapi ngga kenal sama Oom Yoshinori Ono.

    Nah, di rubrik artikel baru Gamexeon ini, gue pengen sekedar berbagi info & kegiatan dari sosok orang-orang penting yg berkecimpung di dunia video game. Gue berharap dengan meningkatnya pengetahuan kita akan mereka, kita jadi terinspirasi untuk makin kreatif & bahkan mungkin ada yg dapet seorang role-model dari artikel ini. Hehe.

    Berhubung gue lebih banyak berkecimpung di dunia seni grafis, maka di edisi kali ini gue coba ngebahas seorang seniman yg posisinya udah bisa dibilang sangat penting dalam franchise Metal Gear saga dari Konami. Yup, siapa lagi kalo bukan Yoji Shinkawa.

    PROFIL
    [​IMG]

    Sedikit mengenal sosok Yoji Shinkawa, beliau lahir di Hiroshima, Jepang tepat di hari Natal pada tahun 1971. Yoji Shinkawa terkenal dengan goresan tintanya yg artistik. Hasil-hasil karya gambarnya banyak yg diinterpretasikan sebagai gambar kaligrafi kanji yg bermetamorfosis. Tulisan kanji yg bener-bener bisa "berbicara" dalam bingkai gambar sebuah obyek. Karena banyak karya-karya gambar fenomenalnya yg berbau gambar struktur & mekanis, seorang Yoji Shinkawa dipercaya sebagai Art Director oleh Hideo Kojima buat menangani seri Metal Gear saga & Zone of the Enders (Z.O.E.).

    CIRI KHAS TEKNIS KUAS ARTISTIK YOJI SHINKAWA
    [​IMG]

    Yoji Shinkawa punya ciri khas di goresan-goresan kuas yg tegas & didominasi warna hitam-putih disamping elemen warna tersier yg biasanya cuma dipake sebagai warna latar or aksen. Kalo kita amati lebih dekat lagi, ada 3 tahap mendasar untuk bikin karya seni yg bisa menyerupai karya seorang Yoji Shinkawa. 3 tahap tersebut aplikasinya bisa beda di media yg berbeda pula. Untuk lebih jelasnya kita akan coba analisa kedua video live drawing & painting dari Yoji Shinkawa berikut ini.

    Yoji Shinkawa Live Drawing


    Dari video di atas kita bisa lihat Yoji Shinkawa pake kertas sebagai media gambarnya. Di video kita juga bisa lihat beliau pake brush pen Pentel XFL2L medium tip size & sebuah Correction Pen. Cukup unik emang mengingat Correction Pen biasa dipake orang-orang buat betulin coretan pulpen yg salah, tapi bagi Yoji Shinkawa justru Correction Pen jadi alternatif pengganti White-Ink Pen. Mungkin itung-itung lebih hemat kali ya. Hahaha.

    Torehan kuas pertama fokus di outline obyek untuk mulai nunjukin bentuk luaran dari obyek gambar secara keseluruhan. Penggunaan brush pen ngga cukup sekedar menguatkan outline obyek aja. Di video Yoji Shinkawa juga terlihat sedikit main di area shading dengan brush pen meskipun ngga secara dominan. Ada 2 jenis shading yg diterapin ama Yoji Shinkawa, yaitu teknik color-block untuk shading gelap & kombinasi antara teknik accent-line & hatching untuk shading tipis.

    Di tahap kedua, Yoji mulai pake Correction Pen buat menegaskan batas-batas garis outline. Correction Pen ini juga bisa dimanfaatin buat mengoreksi area-area gelap yg butuh garis detil tapi terlanjur di shading dengan teknik color-block, seperti area lekukan mata misalnya. Penggunaan Correction Pen di ilustrasi Yoji Shinkawa pada video tersebut ngga terlalu banyak karena karakteristik dari cairan Correction Pen sendiri sifatnya gampang menggumpal & membentuk tekstur yg ngga rata di atas media kertas ketika udah mengering. Selain itu pemakaian Correction Pen juga menghindari area-area bi&g diluar garis outline karena nantinya bakal dipake sebagai area shading dengan pensil di tahap ketiga.

    Tahap ketiga ini sifatnya sebenernya tersier & cuma sebagai pemanis aja. Di tahap ini Yoji Shinkawa pake pensil grafis grade 4B yg sering dipake buat teknik hatching yg bisa menghasilkan garis-garis arsiran yg lebih tebal karena karakteristik batang karbon-nya lebih lunak.

    Yoji Shinkawa Live Painting


    Tahap-tahap yg dipake Yoji buat melukis di atas kanvas rada beda urutannya. Tapi satu hal yg tetep adalah fokusnya ada di torehan outline & permainan shading. Karena medianya lebih luas & bahannya juga beda, Yoji juga pake peralatan kuas lukis yg beda & tentu ukuran kuasnya yg lebih gede. Tahapan-tahapan lukisannya bisa kita bagi jadi 3 bagian.

    Di tahap pertama, Yoji justru terlihat memulai gambar dengan pemberian shading kasar. Melihat tingkat ketebalan torehan shading-nya di awal, kita bisa tahu komposisi air lebih dominan dibanding tinta sehingga goresan tinta jadi ngga terlalu tebal. Ketika shading udah terbentuk, area untuk meletakkan outline-outline obyek utama mulai kelihatan.

    Di tahap kedua penggunaan kuas berukuran medium mulai dipake. Kali ini goresan tinta dengan komposisi yg lebih tebal dipake buat bikin garis-garis outline yg tegas yg mulai membentuk wajah Big Boss. Selain itu penambahan aksen kuas medium juga dipake buat ngasih sedikit shadow pada background lukisan. Ada tambahan alat seperti duck-tape sebagai metode konvensional untuk mem-blocking warna-warna area dengan bentuk yg lebih rapi & sesuai kebutuhan.

    Di tahap ketiga, ngga ketinggalan ciri khas dari Yoji Shinkawa yg lain yaitu penggunaan Correction-Pen sebagai ganti White-Ink pen untuk menambah goresan detil tipis di gambar beliau. Di akhir video goresan putih dari Correction-Pen ini terlihat mempertajam pan&gan mata Big Boss.

    APLIKASI TEKNIK DI MEDIA KONVENSIONAL DAN DIGITAL


    Buat bisa dapetin style artwork Yoji Shinkawa sebenernyan ngga gitu sulit kok. Kuncinya banyak-banyak mengasah pemahaman proporsi anatomi tubuh manusia & perbanyak latihan speed sketching/drawing. Permainan shadow & shading juga penting. Kalo Yoji Shinkawa punya torehan kuas yg mirip kaligrafi kanji, mungkin kalian bisa ngembangin teknik kuas serupa sesuai ciri khas kalian masing-masing.

    [​IMG]

    Aplikasi teknik seperti ini ngga terbatas buat media konvensional seperti kertas or kanvas yg kita lihat dari video sebelumnya. Teknik ini bisa diaplikasikan dengan kombinasi media konvensional + digital (gambar media konvensional di-scan & diselesaikan di media digital), or bahkan media digital sepenuhnya. Untuk media digital, style torehan kuas juga bisa dimodifikasi lebih lanjut lagi sesuai dengan aplikasi software & peralatan yg dipake.

    [​IMG]

    Penasaran ama perangkat yg dipake Yoji Shinkawa untuk bikin digital painting? Ini dia alatnya.
    Hardware
    WACOM CintiQ.21UX / DTK-2100/KO
    Mac Pro/2.8GHz / Quad-Core Intel Xeon
    Software
    Corel Painter
    Adobe Photoshop

    [​IMG]

    So, gimana? Udah mulai terinspirasi jadi seniman hebat seperti Yoji Shinkawa? Atau kalian justru udah punya karya yg punya style mirip beliau? Jangan lupa dishare di kolom komentar ya ;)

    image : hybridgames.co.uk | creativeuncut.com | metalgearinformer.com

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page