Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Jun 23, 2015.

Discuss Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]Puasa memiliki banyak hikmah & manfaat untuk tubuh, ketenangan jiwa, & kecantikan. Saat berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirahat & miliaran sel dalam tubuh bisa menghimpun diri untuk bertahan hidup. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh & mengganti sel-sel tubuh yg sudah rusak dengan yg baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sehat & meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah.

    Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sehat, lembut, & berseri. Karena, setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yg terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, & pelupuk mata serta dalam bentuk lemak & glikogen.

    Manusia mempunyai cadangan energi yg disebut glikogen. Cadangan energi tersebut dapat bertahan selama 25 jam. Cadangan gizi inilah yg sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yg tersimpan dalam organ-organ tubuh dikeluarkan sehingga melegakan pernapasan organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpanannya. Peristiwa ini disebut peremajaan sel. Dengan meremajakan sel-sel tubuh, akan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan & kesehatan tubuh serta kulit kita. Oleh karena itu, orang yg sering berpuasa kulitnya akan terlihat lebih segar, sehat, lembut, & berseri karena proses peremajaan sel dalam tubuhnya berjalan dengan baik.

    Beberapa Ilmuwan telah melakukan beberapa penelitian tentang puasa diantaranya secara ringkas dibawah ini, seperti dikutip dari anasarema.blogspot.com



    1. Allan Cott, M.D., seorang ahli dari Amerika, telah menghimpun hasil pengamatan & penelitian para ilmuwan berbagai negara, lalu menghimpunnya dalam sebuah buku Why Fast membeberkan berbagai hikmah puasa, antara lain: a. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik & mental). b. To look and feel younger (melihat & merasa lebih muda). c. To clean out the body (membersihkan badan) d. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah & kadar lemak. e. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan seks). f. To let the body health itself (membuat badan sehat dengan sendirinya). g. To relieve tension (mengendorkan ketegangan jiwa). h. To sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi). i. To gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri). j. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan).



    2. Dr. Yuri Nikolayev Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow menilai kemampuan untuk berpuasa yg mengakibatkan orang yg bersangkutan menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, & spiritual, melalui puasa yg rasional).



    3. Alvenia M. Fulton, Direktur Lembaga Makanan Sehat Fultonia di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah & mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona & daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan & membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour).



    4. Riyad Albiby and Ahmed Elkadi mengatakan Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh / imun system terhadap berbagai penyakit. Ditunjukkan dengan peningkatan fungsi sel limfa yg memproduksi sel limfosit T yg secara significan bertambah, setelah puasa.



    5. Sulimami mengatakan bahwa untuk penyakit seperti diabetes sekalipun puasa ramadhan tidak akan berbahaya, malah memberikan banyak manfaat (Sulimami, dll, 1988: 549-552)



    6. Jalal Saour berpendapat bahwa berkurangnya cairan pada puasa akan menurunkan heart rate / kerja jantung, pencegahan terhadap penggumpalan darah yg termasuk penyebab serius panyakit jantung.(Jalal, Riyad,1990)



    7. Muzam MG, Ali M.N & Husain berpendapat bahwa puasa juga aman untuk pasien yg mempunyai gangguan ulcer pada lambung. Penelitian dilakukan oleh Muzam MG, Ali M.N & Husain dalam observasi terhadap efek puasa ramadhan terhadap asam lambung.



    8. Elson M. Haas M.D. Direktur Medical Centre of Marin (sejak 1984) mengatakan dalam puasa (cleansing & detoksifikasi) merupakan bagian dari trilogy nutrisi, balancing, building( toning). Elson percaya bahwa puasa adalah bagian yg hilang missing link dalam diet di dunia barat. Kebanyakan orang di barat over eating / terlalu banyak makan, makan dengan protein yg berlebihan, lemak yg berlebihan pula. Sehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang & mulai berpuasa, karena puasa bermanfaat sebagai: purifikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, detoksikasi, relaxasi mental & emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yg buruk menjadi lebih seimbang & lebih terkontrol, meningkatkan imunitas tubuh. & lebih baik lagi bila dalam pengawasan dokter. Puasa dapat mengobati penyakit seperti Influeza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, astma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris (nyeri dada karena jantung), panas & insomnia.



    9. Dr Sabah al-Baqir dan kawan-kawan mengatakan bahwa Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stress. Dia bersama tim dari Falkutas kedokteran Universitas King Saud.yang melakukan studi terhadap hormon prolaktin, insulin & kortisol, pada tujuh orang laki-laki yg berpuasa sebagai sampel. Hasilnya bahwa tidak ada perubahan signifikan pada level kortisol. Prolaktin, & insulin. Ini menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan bukanlah pekerjaan yg memberatkan, & tidak mengakibatkan tekanan mental maupun saraf. Percobaan ini menunjukan peningkatannya terjadi pada perbedaan waktu saja, bila pada hari tidak puasa prolaktin mengalami kenaikan tertinggi pada jam 16.00. sementara pada bulan Ramadhan mengalami puncaknya pada pukul 21.00 & menurun lagi sampai batas terendahnya pukul 04.00. Sementara insulin meningkat pada pukul 16.00, sedang pada bulan ramadhan pukul 21.00, menurun sampai batas terendah pukul 16.00. Sedang Kortisol pada hari biasa mencapai puncaknya pukul 09.00, menurun pada pukul 21.00, sementara pada bulan Ramadhan tidak ada perubahan berarti.



    10. Dr Ahmad al-Qadhi, Dr. Riyadh al-Bibabi, bersama rekannya di Amerika melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yg berpuasa selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh positif puasa yg cukup signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh. Indikator fungsional sel-sel getah (lymfocytes) membaik hingga sepuluh kali lipat, walaupun jumlah keseluruhan sel-sel getah bening tidak berubah, namun prosentase jenis getah bening yg bertanggung jawab melindungi tubuh & melawan berbagai penyakit yaitu sel T mengalami kenaikan yg pesat.



    11. Dr Riyadh Sulaiman & kawan-kawan tahun 1990 dari RS Universitas King Khalid, Riyadh Saudi melakukan penelitian terhadap pengaruh puasa Ramadhan terhadap 47 penderita diabetes jenis kedua (pasien yg tidak tergantung insulin). Dan sejumlah orang sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa bulan ramadhan tidak menimbulkan penurunan berat badan yg signifikan. Tidak ada pengaruh apapun yg berarti pada kontrol penyakit diabetes diabetes dikalangan penderita ini. Sejauh ini puasa Ramadhan aman saja bagi penderita diabetes sejauh dilakukan dengan kesadaran & kontrol makanan serta obat-obatan.



    12. Dr. Muhammad Munib & kawan-kawan dari Turki juga melakukan sebuah penelitian terhadap seratus responden muslim, Sampel darah mereka diambil sebelum & diakhir bulan ramadhan, untuk dilakukan analisis & pengukuran terhadap kandungan protein, total lemak (total lipid), lemak fosfat, asam lemak bebas, kolesterol, albumin, globulin, gula darah, tryglycerol, & unsur-unsur pembentuk darah lainnya, & didapat, antara lain bahwa terjadi penurunan umum pada kadar gula (glukosa) & tryacyglicerol orang yg berpuasa, terjadinya penurunan parsial & ringan pada berat badan, tidak terlihat adanya aseton dalam urin, baik dalam awal maupun akhir puasa, sebab sebelum puasa ramadhan, kenyataan ini menegaskan tidak adanya pembentukan zat-zat keton yg berbahaya bagi tubuh selama bulan puasa islam, Dengan keutamaan puasa, glikogen dalam tubuh mengalami peremajaan, memompa gerakan lemak yg tersimpan, sehingga menghasilkan energi yg lebih meningkat.

    Sejak zaman dulu puasa dipakai sebagai pengobatan yg terbaik seperti kata Plato bahwa puasa adalah untuk mengobati sakit fisik & mental. Philippus Paracelsus mengatakan bahwa Fasting is the greatest remedy the physician within!

    Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulagi penyakit, bahkan di amerika ada pusat puasa yg diberi nama Fasting Center International, Inc, Director Dennis Paulson yg berdiri sudah sejak 35 tahun yg lalu, dengan pasien dari 220 negara. Yang merekomendasikan Puasa dalam: (1) program penurunan berat badan, (2) mengeluarkan toxin tubuh, (3) puasa dapat memperbaiki energy, kesehatan mental, kesehatan fisik & yg paling terpenting meningkatkan kualitas hidup.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Puasa Menurut Para Ahli Kedokteran.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page