Qualcomm 2016 akan Dibanjiri Smartphone 4G Murah

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Dec 17, 2015.

Discuss Qualcomm 2016 akan Dibanjiri Smartphone 4G Murah in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,757
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Implementasi 4G di Indonesia kian digenjot merata ke seluruh negeri. Ini membuat salah satu vendor penyedia prosesor smartphone asal Amerika Serikat, Qualcomm, optimis bahwa tahun 2016 akan disambut dengan semakin banyaknya gadget yg kian terjangkau di pasaran. Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia, mengatakan bahwa ini dimungkinkan berkat murahnya biaya memproduksi teknologi 4G.

    “Dibandingkan generasi sebelumnya, perangkat 4G memakan lebih sedikit biaya operasional. Tahun depan, baik vendor global maupun lokal, akan semakin banyak yg menghadirkan variasi produk di sektor ini,” ujar Shannedy pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/12).
    Penetrasi 4G mengalahkan 3G
    Shannedy memaparkan beberapa data menarik. Pada tahun 2015, penetrasi smartphone meningkat 132 persen dibanding tahun lalu, sementarafeature phone hanya 62 persen. Dari keseluruhan smartphone yg terjual di Indonesia, 60 persen di antaranya merupakan perangkat 4G. Data ini sukses menggeser popularitas smartphone 3G yg hanya laku 40 persen saja.

    Shannedy optimis angka penetrasi perangkat 4G pada tahun 2016 akan lebih tinggi dari 2015. Ia lebih lanjut menjelaskan:

    Para vendor akan semakin bersaing untuk melepas produk 4G dengan harga terjangkau. Dan Qualcomm terbuka untuk bekerja sama dengan semua vendor, baik lokal maupun global.
    Kompetitor antar vendor smartphone
    Penyedia prosesor memang sudah menjamur di dalam negeri, terlebih beberapa vendor mulai memproduksi prosesor tersendiri. Sebut saja Samsung yg memproduksi Exynos & Huawei dengan prosesor Kirin Hi-Silicone.

    Qualcomm mengaku tidak pesimis dengan kompetisi yg ada. Menurut Shannedy, biaya produksi prosesor sangat besar. Sehingga bisnis prosesor tidak menjadi prioritas vendor.

    “Dalam ulang tahun Qualcomm ke-30, saya pernah menyatakan bahwa biaya yg dikeluarkan hanya untuk Research & Development di 2015 mencapai $38 miliar (sekitar Rp533 triliun). Vendor besar mungkin tidak merasa keberatan dengan biaya. Namun vendor lainnya pasti akan menghubungi Qualcomm untuk keperluan chipset 4G,” ujarnya.
    Strategi memenangkan pasar
    Pasar smartphone di dalam negeri dinilai Shannedy sangat padat dengan kompetisi. Karenanya, dibutuhkan strategi yg tepat untuk memenangkan pasar yg menurutnya masih menjanjikan ini. Ia menambahkan bahwa Qualcomm sudah menyiapkan strategi untuk semakin mantap bersaing di 2016.

    “Salah satunya dengan menghadirkan prosesor yg lebih inovatif & mengedepankan teknologi dibandingkan pesaing,” jelas Shannedy.

    Dalam kesempatan yg sama, Qualcomm juga mengatakan kalau prosesor terbaru mereka, ID3OS, yg diperkenalkan sejak September 2015, siap meluncur pada Januari 2016 mendatang.

    Baca juga: Snapdragon 820 Mampu Hadirkan Internet 4G LTE 600Mbps
    Prosesor ini akan tersedia dalam dua versi, yakni Lite & Premium. Untuk pasar dalam negeri, Shannedy mengungkapkan pihaknya akan lebih menggenjot pemasaran seri Lite yg lebih memaksimalkan fitur pada perangkat 4G.
    Bangun ekosistem vendor gadget 4G
    Selain menggandeng vendor smartphone, Qualcomm juga telah bekerja sama dengan tiga vendor operator telekomunikasi di Indonesia, seperti XL Axiata, Indosat, & Telkomsel. Langkah ini dinilai Shannedy dapat mendorong pertumbuhan ekosistem 4G di dalam negeri.

    Penyedia jaringan 4G tentunya membutuhkan vendor smartphone yg menyediakan perangkat. Dan pastinya vendor butuh sokongan dari pihak penyedia telekomunikasi yg mengerti kebutuhan pasar. Qualcomm coba mendorong semua ekosistem 4G agar semakin cepat & tercipta sinergi positif, tambah Shannedy.

    Prosesor lain yg sedang digenjot penjualannya adalah Snapdragon 820. Shannedy mengklaim prosesor ini akan terbenam pada sekitar 70 gadget di 2016. Sejauh ini, Qualcomm telah bekerja sama dengan banyak vendor dalam penyediaan prosesor. Sayangnya, tim Qualcomm enggan merinci nama vendor yg dimaksud.

    Sebagai tambahan informasi, Qualcomm telah berekspansi untuk mengadopsi Internet of Things (IoT) di seluruh dunia. Selain prosesor & teknologi IoT, Qualcomm juga memperluas portofolionya ke solusi mobil pintar, proteksi keamanan, konektivitas, hingga drone.

    (Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page