Review Fantastic Four: Punya Potensi, Tapi Pada Akhirnya Mengecewakan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 13, 2015.

Discuss Review Fantastic Four: Punya Potensi, Tapi Pada Akhirnya Mengecewakan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania! Selamat membaca Review Fantastic Four: Punya Potensi, Tapi Pada Akhirnya Mengecewakan.
    [​IMG][​IMG]Review Mission Impossible Rogue Nation: Aksi Ethan Hunt Melawan SyndicateBaca JugaFantastic Four sudah dirilis di Indonesia. Setelah sebelumnya kita hanya bisa mendengar betapa mengecewakannya film ini dari reviewer barat, kita bisa menontonnya langsung & menilai sendiri. Jadi, apakah film ini ternyata lebih bagus dari yg dikatakan para kritikus film Amerika? Simak saja review Fantastic Four versi Duniaku ini untuk jawabannya.
    Reed Richards adalah seorang pemuda jenius. Sejak kecil dia telah bereksperimen, menciptakan penemuan yg hanya bisa diimpikan oleh orang dewasa: sebuah teleporter, mampu memindahkan satu benda dari satu tempat ke tempat lain. Sayang penemuannya selalu dianggap sebagai peralatan sulap murahan, sehingga ia secara konstan diremehkan oleh pengajarnya.

    [​IMG]Namun Reed beruntung. Penemuannya memancing perhatian dari orang yg tepat: Franklin Storm, seorang ilmuwan dari Baxter Foundation. Franklin pun memekerjakan Susan Storm, putri angkatnya, Johnny Storm, & ilmuwan jenius Victor Von Doom untuk mencoba mengembangkan teleporter Reed ke tahap yg lebih besar. Siapa sangka kalau percobaan itu ternyata justru mengubah nasib mereka berempat sekaligus Ben Grimm, sahabat Reed yg bahkan tidak ikut serta dalam pembangunan mesinnya?

    [​IMG]Untuk fans Fantastic Four versi komik: sebaiknya kamu hindari film ini jauh-jauh. Bahkan film Fantastic Four-nya Roger Corman saja lebih terasa seperti Fantastic Four ketimbang film ini. Dan Roger Corman melakukan itu dengan modal yg jauh lebih sedikit serta studio yg sama sekali tak peduli dengan hasilnya.

    [​IMG]Yep, film ini masih lebih Fantastic Four ketimbang seluruh Fantastic Four garapan Fox.
    Meski begitu, sekitar separuh kurang di awal film masih menunjukkan potensi film sains fiksi yg bagus. Ya, film sains fiksi, bukan film superhero apa lagi film Fantastic Four. Karakter-karakter yg tersaji terasa cukup simpatik & menarik perhatian, walau pada akhirnya hanya Reed seorang yg mendapat pendalaman cukup. Pembangunan teleporter untuk mencapai alam lain pun lumayan menarik.

    Namun kemudian para tokoh utama kita, minus satu, mengunjungi Planet Zero. Dan tiba-tiba karakter yg seharusnya jenius ini berubah menjadi luar biasa dungu. Sejak saat itu hingga akhir film, seluruh karakter di film ini pun terasa dibuat bodoh hanya untuk memajukan plot.

    [​IMG]Yang lebih parah lagi? Adegan klimaks dari film ini, yg seharusnya bisa membuat seluruh kekurangan sebelumnya dimaafkan, terasa dipaksakan & terkesan asal tempel. Bagian klimaks ini terasa muncul tiba-tiba, berlangsung buru-buru, lalu berakhir tiba-tiba pula. Bukannya terkagum-kagum, selesai menonton kamu bisa-bisa hanya mengerutkan kening & merasa kecewa dengan keseluruhan film.

    [​IMG]Setelah melihat Fantastic Four, penulis mencapai kesimpulan: film ini adalah kesalahan Josh Trank & 20th Century Fox sekaligus. Sejak awal konsep yg dibawa Trank bukanlah konsep Fantastic Four. Namun mungkin film itu masih bisa menjadi lumayan, melihat kualitas separuh adegan di awal. Lalu intervensi Fox, terasa sekali di adegan klimaks yg dipaksakan, memastikan film ini benar-benar jatuh mengecewakan.

    var td_screen_width = document.body.clientWidth; if ( td_screen_width >= 1140 ) { /* large monitors */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width >= 1019 && td_screen_width < 1140 ) { /* landscape tablets */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width >= 768 && td_screen_width < 1019 ) { /* portrait tablets */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width < 768 ) { /* Phones */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Review Fantastic Four: Punya Potensi, Tapi Pada Akhirnya Mengecewakan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Review Fantastic Four: Punya Potensi, Tapi Pada Akhirnya Mengecewakan.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page