Review Flappy Bird: Minggir Dulu Angry Birds, Inilah Standar Adiktif Baru di Platform Mobile

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 4, 2014.

Discuss Review Flappy Bird: Minggir Dulu Angry Birds, Inilah Standar Adiktif Baru di Platform Mobile in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    <p><img class="aligncenter size-large wp-image-137962" alt="Flappy-Bird-1" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Flappy-Bird-1-640x360.jpg" width="640" height="360" /></p><p>Jika tahun lalu menyebut kata burung di dunia game mobile, mungkin langsung terbesit serial <em>Angry Birds</em>. Kemudian jika membahas mengenai game dengan tingkat kesulitan <em>hardcore</em>, sebagian gamer setuju predikat tersebut patut diberikan untuk <em>Dark Souls</em>. Dan sekarang bagaimana hasilnya seandainya kedua judul tersebut dipadukan? Kalau untuk saat ini, kita mendapatkanFlappy Bird.</p><p>Game buatan seorang developer asal Vietnam,Nguyn H ng yang kemudian diterbitkan oleh sebuah developer game indie kecil di Vietnam,.GEARS Studios tersebut akhir-akhir ini menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di beberapa jejaring sosial. Ada yang menyebutnya berbahaya dengan alasan sangat adiktif, ada juga yang beralasan agar pemainnya tidak sampai stress karena gagal meraih nilai yang lebih baik dari teman-temannya, namun ada juga dengan alasan preventif agar pemainnya tidak sampai membanting smartphone atau tablet yang mereka gunakan unuk bermain. Sebegitu ekstrem kah game yang secara kapasitas sebenarnya hanya berukuran 894 Kb di Android dan 2.4 MB di iOS tersebut?</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-137959" alt="Flappy-Bird-4" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Flappy-Bird-4-640x554.jpg" width="640" height="554" /></p><p>Flappy Birdawalnya dirilis Mei 2013 lalu untuk iPhone 5, namun kemudian mendapatkan pembaruan agar juga kompatibel dengan iOS6 pada awal September 2013. Sejak pertama kali dirilis, game ini langsung banyak diunduh pengguna iOS. Satu alasan yang membuatnya menarik adalah karena <em>free-to-play,</em>plus dengan cepatnya pengenalan game ini melalui pemasaran viral berkat sifat kompetetif para pemainnya yang merasa tidak ingin nilainya tersaingi oleh teman-temannya (berkat integrasi Game Center dan Google Play), nama Flappy Birddengan cepat menyebar. Hingga per Januari 2014 kemarin, game ini sudah menduduki peringkat puncak kategori “gratis”di App Store Amerika dan China, serta bahkan App Store UK menyebutnya sebagai “Angry Bird yang baru” — meskipun mungkin karena tingkat kesulitannya, bisa membuat para pemainnya benar-benar marah. Sebelum dirilis di Android awal Februari ini, Flappy Birdmengawali penetrasi mobilenya sepanjang Januari 2014 sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store.</p><p>Kami yakin sebagian besar kalian sudah mengenal game ini, dan mungkin sudah berusaha keras (semoga bukan dengan membanting gadget yang digunakan untuk bermain sekeras-kerasnya) memainkannya hanya untuk mendapatkan nilai yang lebih baik. <em>Flappy Bird</em>terkenal berkal mekanis permainannya yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan waktu pembelajaran panjang, namun akan sangat susah dikuasai. Kesederhanaan tersebut juga berlanjut pada grafisnya, yang digambarkan sebagai game klasik era 8-bit. Tampilannya <em>pixelated</em>, tidak banyak detail di lingkungannya, dan bahkan musiknya pun juga minimalis. Sepertinya sepanjang permainan kamu hanya mendengar suara kepakan sayap burung tersebut, dan juga efek suara ketika dia jatuh atau menabrak rintangan.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-137961" alt="Flappy-Bird-2" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Flappy-Bird-2-640x306.jpg" width="640" height="306" /></p><p>Sebenarnya konsep game ini seperti tipikal <em>endless runner</em>, dengan burung yang kamu kendalikan akan bergerak otomatis ke kanan dalam tampilan 2D. Karena itulah bisa juga kita memasukkannya sebagai game<em>side-scrolling,</em>dimana kontrol utamamu adalah satu jari untuk menyentuh layar dan membuat burung tersebut mengepakkan sayapnya agar bisa tetap di udara. Dengan menjaganya terus terbang, tidak sampai jatuh dan kalah, kamu sudah menguasai satu mekanis dasar <em>Flappy Bird</em>.</p><p>Semudah itukah? Tidak! Sepanjang perjalanan terbangnya, burung tersebut perlu menghindari sepasang pipa di sisi atas dan bawah layar, dan hanya menyisakan satu jalan kecil dimana burung ini bisa melaluinya. Jalan kecil tersebut berbeda-beda posisinya. Bisa di bawah, atas, atau di tengah. Dan sebagaimana ketika burung ini jatuh ke tanah, jika mengenai pipa-pipa tersebut juga sama, permainan selesai alias Game Over. Tujuan permainannya adalah kamu harus menyentuh layar, membuat burung ini terbang sambil sebanyak mungkin menghindari pipa yang menghalangi jalan. Makin banyak pipa dilalui, makin besar nilainya. Semudah itukah? Tidak! Percayalah, game ini tingkat kesulitannya jauh lebih hardcore dari <em>Demon’s Souls</em> atau <em>Dark Soul</em> sekalipun, dan dijamin lebih mudah membuatmu frustasi.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-137960" alt="Flappy-Bird-3" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Flappy-Bird-3-640x372.jpg" width="640" height="372" /></p><p>Namun karena kesederhanaan mekanis gameplay-nya, mereka pemain <em>Flappy Bird</em>tidak jera. Game Over sekali sama dengan 10 kesempatan untuk mencobanya kembali. Selain itu, fitur <em>leaderboard</em>yang terintegrasi dengan Game Center serta Google Play membuat semua pemain seakan ingin duduk di puncak. Atau setidaknya, menaikkan posisinya dengan melalui lebih banyak pipa. Entah sudah berapa ratus kali kami melihat layar Game Over-nya, namun tetap saja tidak bisa berhenti memainkannya. Dan itu bukan karena ada iming-iming achievement, atau bisa membuka level baru seandainya mencapai nilai tertentu. Mencapai nilai tertentu hanya memberimumedal, mulai Bronze, Silver, Gold (hard), Platinum (very hard). Dan ketika kamu melibatkan temanmu selama permainan, unsur adiktifnya bekerja, karena kamu akan terus berusaha melampai nilai yang dicapai temanmu. Tidak heran jika karena game ini bahkan banyak yang menawarkan jasa hack yang mampu membuat nilainya meningkat drastis, dan itu pun tidak gratis.</p><p>Mencoba bermain jujur, menghabiskan puluhan jam, namun ternyata nilainya kok ya sebegitu saja? Jangan kuatir, bukan hanya kalian saja yang frustasi kok. Masuk saja ke Twitter,<em>hashtag</em>#flappybirdproblemsnightmenyimpan banyak curhat pemain <em>Flappy Bird</em> yang sudah mulai frustasi dengan game ini.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-137958" alt="Flappy-Bird-5" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Flappy-Bird-5-640x640.jpg" width="640" height="640" /></p><p>Menjadi game gratisan, publisher menyisipkan iklan di dalam game sebagai sumber pemasukan mereka. Namun untunglah selama bermain tampilan layar tidak terganggu dengan iklan. Seandainya ada opsi untuk membayar dan menghapus saja iklan tersebut seperti tipikal game gratis lainnya. Dan menyinggung game gratis, saat ini pun dengan cepat<em>Flappy Bird</em>sudah menduduki peringkat pertama game “free” di Google Play. Jika belum mengunduhnya, kami sarankan jangan melakukannya jika tidak ingin ketagihan. Dan jika sudah memainkannya, mari kita bandingkan berapa nila tertinggi yang berhasil kalian raih.</p><p>Oh ya, developer game ini,Nguyn H ng mengkonfirmasikan melalui akun Twitter-nya,bahwa versi WindowsPhone game ini sedang menunggu persetujuan dari Microsoft, dan seharusnya dalam 10 hari ke depan akan hadir untuk Windows Phone.</p>Dapatkan <em>Flappy Bird</em> versi iOS melalui Apple iTunes / App Store. Membutuhkan iOS minimal versi 6.0 dan storage 2.4 MB.Dapatkan<em>Flappy Bird</em>versi Android melalui Google Play Store. Membutuhkan Android minimal versi 2.2 dan storage 894 KB. <p class="dvk-social-sharing"> Bagikan on Twitter on Facebook on Google+ </p>

    Salam pintas!
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page