Review Grey Goo | N3

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 25, 2015.

Discuss Review Grey Goo | N3 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,760
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    25/01/2015

    Sebagai salah satu gamer yg suka dengan genre real time strategy(ya, saya suka banyak genre), Grey Goo hadir bagaikan segelas air putih jernih di padang pasir yg gersang & mematikan. Sudah bertahun-tahun rasanya semenjak ada RTS klasik yg mendefinisikan kehidupan saya sebagai anak SMP: sekolah di siang hari & main RTS sepanjang malam.

    Meskipun sebenarnya masih ada beberapa RTS yg dirilis dalam beberapa tahun ini, kebanyakan dari game tersebut berusaha berinovasi & malah menjadi tidak seru. Mungkin Starcraft 2 adalah satu-satunya pengecualian, namun sebaliknya RTS spektakuler tersebut memiliki tingkat kesulitan yg sangat tinggi.

    Grey Goo hadir sebagai sebuah RTS yg menjanjikan gameplay klasik tanpa sistem-sistem aneh yg konyol. Mengembangkan markas, teknologi, & pertahanan serta menyerang musuh di saat yg tepat adalah dua tugas yg harus kamu lakukan sepanjang permainan. Pertanyaannya, apakah Grey Goo memiliki sihir dari RTS klasik yg selalu terdengar simpel namun kenyataannya membutuhkan fokus & konsentrasi tinggi?

    [​IMG]

    Tiga ras yg bisa kamu pilih dalam Grey Goo memiliki keunikan yg sangat signifikan dibandingkan dengan RTS lainnya. Ras Beta merepresentasikan ras pasifis yg terpaksa berpartisipasi dalam perang untuk melindungi planetnya yg dijajah & memiliki mekanismegameplay yg paling mendekati dengan kebanyakan RTS pada umumnya. Menggunakan sistem “hub”, Beta mampu melakukan ekspansi di seluruh peta untuk memperbesar kontrol pada peta.

    Ras Human adalah ras yg sangat berfokus pada pertahanan. Human memiliki sistem unik yg mengharuskan semua gedungnya untuk terhubung dengan kabel. Kabel ini secara keseluruhan harus terhubung dengan markas utama, sehingga menjadikan Human sebagai ras yg paling sulit melakukan ekspansi namun dapat dengan mudah menciptakan pertahanan yg sangat kuat. Uniknya meskipun disebut Human, semua unit dari ras ini bukanlah manusia sama sekali, melainkan robot dengan AI canggih.

    Ras Goo menjadi ras terunik, memiliki cara bermain yg sangat berbeda tidak hanya dengan dua ras lainnya namun juga dengan semua RTS yg ada. Sebagai Goo kamu tidak memiliki bangunan sama sekali & memanfaatkan unit Mother Goo untuk mendapatkan prajurit, mengumpulkan sumber daya, sampai pengembangan teknologi. Seperti namanya, Goo pada awalnya berbentuk seperti cairan yg mampu berkembang biak dengan menyerap sumber daya yg ada, kemudian berubah bentuk ke berbagai unit mematikan.

    [​IMG]

    Layaknya RTS klasik yg populer di era milenium, Grey Goo mengedepankan aspek macro management dibandingkan micro management. Bagi kamu yg tidak terlalu mendalami RTS, macro management adalah sebutan yg digunakan saat kamu membuat keputusan untuk hal-hal yg berpengaruh secara keseluruhan, seperti membangun markas & memilih prajurit mana yg dilatih, sedangkan micro management lebih bersifat ke kontrol langsung, seperti menyuruh prajuritmu untuk menghindari serangan artileri musuh / menyerang unit yg lebih rapuh terlebih dahulu.

    Grey Goo berhasil membuat macro management menjadi lebih berpengaruh dengan menghapus sistem jurus pada unitnya. Kebanyakan RTS saat ini memberikan berbagai jurus-jurus ke setiap unit sehingga saat perang kamu diharuskan untuk mengontrol seluruh unit & mengaktifkan jurus tersebut di saat yg tepat. Dalam Grey Goo hal tersebut tidak perlu kamu lakukan, namun menentukan unit apa yg harus dilatih & pengendalian sumber daya akan menjadi faktor utama untuk keberhasilanmu.

    [​IMG]

    Sistem upgrade dalam Grey Goo bersifat pilihan. Tidak seperti kebanyakan RTS kamu tidak bisa menang dengan cara mengumpukan sumber daya sebanyak-banyaknya & melakukan upgrade penuh ke semua unitmu. Setiap bangunan teknologi memiliki tiga pilihan teknologi & kamu hanya bisa memilih salah satu saja. Dengan sistem ini pemain yg mengumpulkan sumber daya lebih sedikit masih bisa mengejar ketinggalan.

    Di artikel sebelumnya saya pernah menyebutkan bahwa Grey Goo memiliki kualitas grafis yg terlihat biasa saja. Tentu saja pada saat itu saya mengetahui hal tersebut saat melihat beberapa video & screenshot yg ada di situsresmi Grey Goo. Setelah memainkannya sendiri, saya baru tersadar bahwa saya salah besar dalam hal ini. Grey Goo memiliki kualitas grafis yg sangat bagus & saya rasa saat ini belum ada RTS lain dengan kualitas grafis sebaik Grey Goo.
    [​IMG]Wanita ini bukanlah orang asli, melainkan karakter dalam game.

    Cutscene yg ditunjukkan di bagian campaign dalam Grey Goo juga luar biasa bagus, setingkat dengan trailercinematicyang biasa disuguhkan Blizzard yg selalu membuat penontonnya terkagum-kagum. Mungkin yg sedikit saya permasalahkan dalam aspek grafis adalah desain-desain unit yg terlihat sangat simpel. Unit Human terlihat mirip satu sama lain, sampai-sampai saya kesulitan mencari tipe unit tertentu dalam pertempuran.

    Keunikan antar ras yg saya sebutkan di atas tadi juga menjadi nilai tambah besar untuk Grey Goo. Strategi yg harus saya gunakan saat bermain menggunakan tiap ras sangat berbeda & otomatis membuat gameplay menjadi lebih seru. Semua unit juga secara umum digunakan secara maksimal, tidak seperti RTS lain yg cenderung memiliki terlalu banyak unit yg ujung-ujungnya tidak terlalu berguna & banyak yg tidak digunakan sama sekali.

    [​IMG]

    Sayangnya mekanisme dari masing-masing ras yg sangat berbeda juga menciptakan sebuah masalah yg cukup besar, yaitu kekuatan yg tidak seimbang antar ras. Ras Human misalnya, harus menghubungkan semua bangunan miliknya ke markas utama menggunakan kabel. Seluruh bangunan akan berhenti berfungsi jika kabel tersebut terputus. Hal ini membuat Human memiliki kesulitan yg cukup signifikan dalam melakukan ekspansi / mengambil sumber daya dari luar markas.

    Goo juga mengalami masalah yg serupa, hanya saja dengan penyebab yg berbeda. Mengumpulkan sumber daya & melatih unit adalah peran yg dimiliki Mother Goo. Hal ini membuat macro management ras Goo jauh lebih memusingkan dibandingkan ras lain. Secara teori dengan menggunakan Goo kamu akan mengambil sumber daya dari berbagai bagian di peta (secara umum hal ini menguntungkan) sekaligus membuat semua unit yg baru kamu latih tercecer ke seluruh penjuru (dan yg ini adalah masalah besar).

    [​IMG]

    Saat saya bermain melawan Human, saya dengan mudah membuat semua sentinel (tower pelindung versi Grey Goo) berhenti berfungsi dengan menghancurkan satu bagian kabel saja. Tentu saja bisa jadi hal ini disebabkan karena memang saya belum mengerti mekanisme yg efektif untuk ras Human & Goo, tetapi AI sekalipun juga mengalami masalah yg sama (AI Human cenderung kalah saat melawan AI Beta).

    Latar belakang cerita dari setiap ras di Grey Goo termasuk unik, sayangnya storyline yg disuguhkan di campaign tidak menarik. Sebagai seorang gamer yg sangat peduli dengan storyline hal ini sedikit mengecewakan. Di bagian audio Grey Goo juga memiliki masalah dalam sound effect. Suara yg dihasilkan dari tembakan setiap unit terdengar benar-benar lemah & tidak seru. Setidaknya kedua keluhan ini bukanlah masalah yg terlalu besar & tidak terlalu mengurangi serunya Grey Goo.

    [​IMG]

    Terlepas dari masalah keseimbangan kekuatan antar ras, Grey Goo masih tetap menjadi sebuah RTS yg sangat bagus & berhasil membuat saya tersenyum lebar & merasakan serunya sebuah game strategi klasik yg membuat saya menekan tombol di keyboard lebih cepat daripada saat saya bermain Audition untuk bisa mengendalikan medan perang dengan optimal. Variasi dari masing-masing ras semakin menambah serunya permainan, terutama karena strategi yg dibutuhkan baik untuk menggunakan maupun melawan setiap ras cukup berbeda.

    Kekuatan antar ras yg kurang seimbang terkadang sedikit membuat frustrasi, namun ini adalah hal yg seharusnya bisa diperbaiki lewat berbagai update. Jika kamu memang suka RTS, Grey Goo adalah game keren yg wajib kamu masukkan ke daftar game milikmu, terutama dengan harga yg relatif murah untuk sebuah RTS berkualitas AAA.

    Steam Link: Grey Goo, Rp. 335.999
    Review OverviewGraphic4Gameplay5Value54.5Excellent
    Pros: Setiap ras memiliki mekanisme unik yg mengubah gameplay secara signifikan | RTS dengan kualitas grafis terbaik hingga saat ini | Strategi macro management yg sangat baik akan membuatmu terus bermain tanpa waktu bersantai sepanjang pertandingan

    Cons: Efek suara yg dihasilkan setiap unit terasa kurang menggelegar | Kekuatan setiap ras cenderung kurang seimbangTagsStrategy

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page