Review Guardians of the Galaxy: Kisah Sukses Terbaru Marvel dari Luar Angkasa

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 18, 2014.

Discuss Review Guardians of the Galaxy: Kisah Sukses Terbaru Marvel dari Luar Angkasa in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania!

    [​IMG]

    Terlambat kah kita? Maybe yes, maybe no. Tidak perlu berkecil hati karena film ini agak terlambat masuk ke Indonesia, karena buat kalian yg mau bersabar menunggu akan ada kepuasan yg bisa didapat setelah menonton Guardians of the Galaxy.

    Tidak dikenal tapi sangat ditunggu. Bagaimana bisa superhero Marvel yg tidak tenar ini bisa membuat penasaran para pecinta film? Trailer nampaknya menjadi salah satu jawabannya. Selain karena mereka yg mengikuti komik Marvel tahu, kalau kehidupan para Guardians of the Galaxy ini akan berkaitan dengan para The Avengers di bumi.

    [​IMG]

    Disney bersama dengan Marvel Studios yg menunjuk Chris Pratt sebagai tokoh utama & memimpin Guardians of the Galaxy langsung menghipnotis penonton di aksi pertamanya. Dengan dentuman musik “Hooked On A Feeling” dari Blue Swede, mengiringi tugas Peter Quill aka Star-Lord (Chris Pratt) mengambil batu yg ternyata menjadi incaran banyak penghuni luar angkasa lainnya.

    Infinity Stones ini sama sekali tidak dikenali Peter, karena Ia hanya diutus oleh Yondu Udonta (Michale Rooker), ketua kelompok Ravagers yg membawa Peter kecil (Wyatt Oleff) ke luar angkasa & mengasuhnya hingga saat itu. Peter yg tidak terlalu menuruti Yondu memutuskan untuk menjualnya sendiri batu tersebut, sebelum akhirnya bertemu dengan Gamora (Zoe Sal&a) anak Thanos yg diutus Ronan (Lee Pace) merebut batu tersebut dari Peter.

    [​IMG]

    Sibuk berebut batu di tengah Galaksi Xander, Peter & Gamora direpotkan dengan aksi duo Rocket (Bradley Cooper) & Groot (Vin Diesel) yg ingin menjual tubuh Peter yg bernilai tinggi. Pada akhirnya mereka ditangkap Nova Corps, semacam kepolisian setempat. Merasa senasib & sama-sama ingin kabur dari penjara, keempatnya ditambah Drax (Dave Bautista) yg dendam dengan Ronan bersatu untuk bebas & menjauhkan batu tersebut dari Ronan.

    Mirip dengan komik, memang tidak ada bentukan khusus untuk para penjaga galaksi ini, namun cerita mereka tetap berkaitan dengan jagoan Marvel lain, utamanya Thor & perjalanan The Avengers selanjutnya.

    [​IMG]

    Lalu, Ronan, Ravagers, Xander, Nova Corps nama-nama apa itu? Pasti sulit mengenali hal tersebut. Semuanya akan dijelaskan dalam film ini. Tidak ada lagi kehidupan bumi, kecuali masa kecil Peter yg sangat suka musik & tidak ingin lepas dari walkmannya. Selebihnya, kita akan dikenalkan dengan dunia luar angkasa yg belum diceritakan termasuk para villains-nya.

    Bahkan, Chris Pratt yg sok jago & menjuluki dirinya sendiri sebagai Star-Lord sebenarnya tidak banyak tahu soal luar angkasa. Ia hanya pencuri kelas ulung dengan tingkat kenarsisan yg tinggi. Tapi, justru itu yg membawa penonton kepada sosok jagoan Marvel yg baru. Sementara empat Guardians lainnya, tampil dengan masing-masing karakternya.

    [​IMG]

    Cukup mengkhawatirkan saat Dave Bautista yg hanya terkenal di “dunia gulat hiburan” harus mendapat peran yg cukup penting dalam film. Hasilnya, meski tak banyak dialog, Bautista sukses membawa karakter The Destroyer yg pendendam & tidak kenal takut. Zoe Sal&a yg “bertransformasi” dari biru ke hijau pun patut dikatakan cukup untuk menambah cerita dengan Peter Quill.

    Dan keberhasilan terbesar James Gunn dalam filmnya ini yg mungkin setara dengan karakter Peter Quill adalah duo Rocket & Groot. Ocehan cerdas dari Rocket memberi humor yg melekat di penonton, begitu juga dengan Groot. Wait?!, Groot hanya punya tiga kosa kata, tapi itu sudah sangat cukup mengelitik para penonton. Rocket & Groot sebagai CGI berhasil masuk bersama karakter manusia lainnya. Dua orang dibelakangnya lah, Bradley Cooper & Vin Diesel (meski cuma tiga kata) yg membawa keberhasilan tersebut.

    [​IMG] [​IMG]

    Durasi 121 menit rasanya cukup sebagai perkenalan bahwa ada pahlawan baru di luar angkasa sana yg sepertinya akan muncul dalam cerita-cerita lain di masa yg akan datang. Terlalu panjang rasanya untuk menceritakan masing-masing karakter dalam film ini, Yondu mungkin salah satu karakter lain yg menjadi perhatian dengan kemampuan uniknya. Selengkapnya bisa kalian lihat sendiri saat film ini masuk bioskop Indonesia yg menurut kabar tayg pada 20 Agustus 2014. Satu pesan lagi, jangan ragu untuk memilih format 3D or IMAX untuk film satu ini.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Review Guardians of the Galaxy: Kisah Sukses Terbaru Marvel dari Luar Angkasa diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page