Liga Indonesia Review Kompetisi Asia Tenggara

Discussion in 'Bola' started by Bola, Dec 21, 2015.

Discuss Review Kompetisi Asia Tenggara in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Tak seperti di Indonesia, negara Asia Tenggara lain menjalankan kompetisi normal sepanjang tahun 2015 dan menyelesaikannya dalam waktu yang beragam.

    Indonesia sendiri tanpa kompetisi sepanjang tahun 2015 karena konflik antara PSSI dan Kemenpora. Yang memaksa Indonesia Super League hingga kompetisi lain di bawahnya ikut membeku layaknya federasi.

    Goal Indonesia telah merampung hasil dari kompetisi negara lain di kawasan Asia Tenggara. Berikut ulasannya:

    Liga Primer Thailand​

    [​IMG]

    Liga Primer Thailand boleh dibilang sebagai kompetisi terbaik di Asia Tenggara saat ini. Klub yang sudah mencoba profesional beberapa tahun ke belakang dan animo sepakbola yang tinggi membuat kualitas TPL begitu baik di antara kompetisi Asia Tenggara lainnya.

    Buriram United kembali merengkuh titel untuk musim 2015. Tim arahan Alexandre Gama itu mengulangi kesuksesan pada musim sebelumnya. Bahkan pada musim 2015 ini, mereka sudah bisa memastikan gelar TPL kelima meski masih tersisa tiga pekan lagi.

    Muangthong United yang merupakan rival kuat Buriram beberapa tahun terakhir bercokol di posisi kedua TPL dengan selisih poin 13 diikuti dengan Suphanburi di posisi tiga dan Chonburi peringkat keempat.

    Raihan Buriram dilengkapi dengan gelar individu, di mana striker Brasil milik The Thunder Castles, Diogo Luis Santos menjadi top skorer dengan torehan 33 gol. Sedangkan BEC Tero Sasana yang diperkuat Greg Nwokolo, harus terdegradasi bersama Port FC dan TOT SC.

    Malaysia Super League​

    [​IMG]

    Finansial yang kuat turut membantu Johor Darul Takzim jadi tim yang disegani pada Malaysia Super League. Mereka pun mengunci musim 2015 dengan mengawinkan dua gelar prestis, juara MSL serta Piala AFC 2015.

    12 tim, total 120 pertandingan digelar dan 369 gol tercipta selama musim 2015. JDT sendiri merupakan juara pada musim sebelumnya, dan bisa mengulangi hal tersebut dengan gemilang di tahun ini. Mereka mengoleksi 46 poin dari 22 penampilan. Selangor di posisi runner-up hanya bisa mendulang 39 poin sedangkan Pahang di posisi tiga 38 poin.

    Dramana Traore jadi mesin gol paling subur dengan membukukan 20 gol untuk PDRM - dan membuatnya menjadi top skorer MSL musim 2015. Sedangkan ATM FA bersama Sime Darby harus turun kasta. Kompetisi MSL 2015 juga jadi musim terakhir bagi tim-tim asal Singapura untuk ambil bagian.

    V.League 1​

    [​IMG]

    Liga teratas Vietnam yang disebut V.League 1 memulai kompetisi pada Januari dan usai pada September. Diikuti 14 tim dan menjalani total 182 pertandingan. Becamex Binh Duong jadi jawara pada V.League 1 musim 2015.

    Selama 26 pekan, Becamex begitu digdaya dan tak pernah merosot lebih jauh dari peringkat kedua. Bahkan sejak pekan ke-18, tim berjuluk Chelsea-nya Vietnam itu selalu berada di pucuk klasemen.

    Hanoi T&T berada di posisi kedua dengan 46 poin, atau selisih enam poin dari Becamex. Sedangkan Dong Nai harus terelegasi.

    S.League Singapura​

    [​IMG]

    Liga Singapura yang dikenal dengan nama S.League menjalani musim ke-20 pada tahun 2015. Sejumlah perubahan pun diterapkan pada musim tersebut, di mana tiga klub asing ikut dalam kompetisi yang jumlah pesertanya menyusut dari 12 menjadi sepuluh tim.

    Klub asing tersebut antara lain Albirex Nigata dari Jepang, Harimau Muda yang merupakan timnas usia muda Malaysia dan Brunei DPMM dari Brunei Darussalam. Bahkan Brunei berhasil menjadi tim juara dengan mengemas 52 poin dari 27 laga.

    Meski Brunei menjadi juara secara poin dan tabel klasemn, tapi tempat untuk kompetisi antarklub Asia tetap dilimpahkan kepada klub Singapura, Tampines Rovers. Tim berjuluk The Stags berhak melakoni play-off Liga Champions Asia karena menjadi runner-up musim 2015.

    S.League juga memilki peraturan yang membatasi setiap tim hanya boleh memiliki maksimal lima pemain dengan usia di atas 30 jika jumlah skuat untuk satu musim 22. Sedangkan maksimal empat pemain berkepala 30 jika skuat berjumlah 22.

    Liga Kamboja​

    [​IMG]

    Liga Kamboja 2015 diwarnai skandal pengaturan skor yang melibatkan salah satu klub kuat, Phnom Penh Crown. PPC pun terpaksa harus mensuspensi tujuh pemain mereka antara lain Yok As Ari, Thong Da, Sary Matnorotin, Toch Sok Heng, Ngoy Srin, Sos Suhana dan San Usaphea.

    Dua bulan sebelum kompetisi rampung, para pemain tersebut tampil buruk terus-menerus bahkan sengaja mencederai pemain asing mereka dalam sesi latihan. Juga menebar hal negatif lewat jejaring sosial dengan membuat akun palsu seperti di Facebook.

    Bagaimanapun, PPC tetap bisa mengamankan titel mereka dengan mengalahkan Nagaworld di final play-off. Itu sekaligus gelar keenam mereka dari 31 edisi Liga Kamboja.

    Untuk gelar individu, permata muda Kamboja, Chan Vathanakan menggondol dua gelar yakni sepatu emas dan pemain terbaik. Meski tim yang dibelanya, Boeung Ket Angkor harus puas menempati peringkat ketiga.

    United Football League​

    Meski timnas Filipina kini sangat cemerlang dan berkembang pesat, namun siapa sangka kompetisi mereka masih semi-profesional. Diikuti sepuluh tim dengan pertandingan yang selalu dilaksanakan di Rizal Memoriam Stadium sepanjang musim, UFL memastikan Ceres FC sebagai juara musim 2015.

    Dari 17 laga yang dilakoni semusim, Ceres hanya menelan satu kekalahan dan dua hasil imbang. Striker impor dari Spanyol, Adrian Gallardo, tampil gemilang dengan membukukan 18 gol yang menjadikannya sebagai top skorer.

    Myanmar National League​

    Myanmar National League mulai digulirkan pada 10 Januari dan berakhir 31 Oktober 2015. Kompetisi kasta tertinggi Myanmar ini diliburkan kala SEA Games 2015 Singapura digelar, 8 Maret hingga 22 Juni. Yangon United kembali menjadi jawara kompetisi sekaligus mengamankan gelar keempat mereka di Myanmar National League.

    Yangon United cukup superior dengan selisih poin yang jauh dari peringkat dua, Yadanarbon FC. Mereka mampu mengumpulkan 54 poin dari 22 laga, sedangkan peringkat kedua hanya 46.

    Lao Premier League​

    [​IMG]

    Lao Toyota FC arahan David Booth sukses merebut gelar Lao Premier League dari Hoang Anh Attapeu. Lao Toyota sendiri bersaing ketat dengan Lanexang United sepanjang musim 2015.

    Bahkan kedua tim sama-sama memperoleh 48 poin hingga akhir musim. Namun Lao ditetapkan sebagai juara karena unggul gol head-to-head dari Lanexang.

    Liga Super DST​

    Diikuti sepuluh tim saja dalam setiap musim, Liga Super Brunei Darussalam atau biasa disebut Liga Super DST menemukan MS ABDB sebagai juara musim 2015. MS ABDB begitu mendominasi, sampai mereka sudah bisa menasbihkan diri sebagai juara kompetisi meski masih tersisa dua pekan hingga kompetisi rampung pada 14 Desember lalu.


    Indera FC yang merupakan kampiun pada musim 2014 harus puas menjadi runner-up dengan poin 42, atau tujuh poin lebih kecil dari MS ABDB. Slot Piala AFC pun diberikan untuk tim yang keluar sebagai juara Liga Super DST.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Review Kompetisi Asia Tenggara
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page