Review Lucy: Saat Kemampuan Otak Scarlett Johansson Mencapai 100%

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 25, 2014.

Discuss Review Lucy: Saat Kemampuan Otak Scarlett Johansson Mencapai 100% in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,103
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania!

    [​IMG]

    Black Widow? Bukan, kali iniScarlett Johansson tidak menjadi Black Widow, karena memang ini bukan film superhero Marvel. TapiLuc Besson sebagai director memang menyebutkan kalau, si seksi ScarJo akan jadi wanita super, yg menurut penulis sendiri lebih kuat dari gabungan Magneto & Professor X. What?

    Lucy. Luc Bessoncukup sering mengangkat wanita yg kuat sebagai tokoh utama filmnya, sekarang giliran Scarlett yg diberi kesempatan. Awal film, Scarlett yg berperan sebagai Lucy sama sekali tidak terlihat seperti wanita super. Bersama dengan teman kencannya, Lucy hanya wanita yg sering keluyuran malam. Bahkan, ketika ditangkap oleh gangster Korea, Scarlett benar-benar menghilangkan sosok jagoan di wajahnya. Ia terlihat sangat ketakutan & kebingungan ketika tahu, kumpulan orang Korea ini sangat sadis.

    [​IMG] [​IMG]

    Lucy yg berada di Taiwan, dijebak teman kencannya tersebut untuk mengantarkan sebuah paket rahasia kepada Mr. Jang (Choi Min-Sik). Naas, karena ternyata Mr. Jang adalah ketua gangster Korea & paket tersebut adalah narkoba jenis baru yg ingin mereka edarkan. Lucy lantas dipaksa Mr Jang untuk mengedarkan narkoba tersebut ke luar negeri dengan cara menyembunyikan paket tersebut di dalam perutnya.

    [​IMG]

    Narkoba jenis baru dengan nama CPH4 itulah yg mengubah Lucy menjadi wanita super. Perut Lucy yg diten&g salah satu anggota geng tersebut, membuat paket tersebut sobek & setengah dari isinya langsung menyebar ke seluruh tubuh Lucy.

    [​IMG]

    Lucy seakan mendapatkan kekuatan super yg semuanya berasal dari otaknya. Ia bisa merasakan ruang, udara, sampai gravitasi dengan lebih jelas, ingatannya saat bayi pun bisa dirasakannya sekarang. Morgan Freeman akan menjelaskan apa yg terjadi dengan Lucy saat itu dari tempat yg berbeda. Freeman berperan sebagai Professor Samuel Norman yg meneliti tentang kemampuan otak manusia. Film ini mengambil tema dari cerita tentang manusia yg hanya bisa menggunakan 10% kemampuan otaknya. Entah mitos or bukan, beberapa film sudah mengangkat cerita ini, salah satunya adalahLimitless.

    [​IMG] [​IMG]

    Saat Lucy mampu menggunakan 20% otaknya, ia mampu berpikir sangat cepat, mengerti hal baru dengan sangat mudah. Bahkan, saat kemampuan otaknya terus bertambah ke angka 30-40% ia sudah mulai bisa membaca & mengendalikan pikiran orang lain. Namun, Lucy yg mulai kehilangan rasa takutnya tidak akan bisa bertahan lama & harus terus mengonsumsi obat tersebut.

    Film ini hanya berdurasi 89 menit, jadi meski ada beberapa pemeran lain untuk mengisi cerita, penonton akan fokus kepada apa yg akan terjadi pada Lucy selanjutnya. Saygnya, sang sutradara membuat Lucy layaknya tuhan. Menjelang 100% kemampuannya, Lucy sudah mampu mengendalikan barang, sampai mengakses berbagai jaringan komputer.

    [​IMG]

    Sebuah film Science-Fiction dengan daya imajinasi yg sebenarnya cukup luar biasa ini sedikit mengecewakan di bagian akhir. Luc Besson jadi terlihat sangat ambisius & berlebihan membuat karakter Lucy. Tapi bagi Scarlett Johansson setidaknya ini menambah karakter berbeda lagi yg pernah ia mainkan.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Review Lucy: Saat Kemampuan Otak Scarlett Johansson Mencapai 100% diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page