Revolusi Menuju Era Software Defined Everything

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jan 20, 2015.

Discuss Revolusi Menuju Era Software Defined Everything in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Revolusi Menuju Era Software Defined Everything

    Software merupakan makanan sehari-hari bagi para praktisi, penggiat orpun akademisi TI. Hampir semua orang kini sudah tidak asing lagi dengan istilah software. Tetapi, apakah semua orang sudah mengetahui bahwa era digital se&g revolusi menuju era software defined everything? Andre Iswanto, Senior Field System Engineer dari F5 Networks Indonesia mengatakan, Konsep apapun berbasis software / software-defined; mulai dari Software Defined Networking (SDN), Software Defined Storage (SDS), & bahkan meluas hingga Software Defined Data Centre (SDDC); kini mulai banyak dikuman&gkan di dunia IT enterprise. IDC memperkirakan bahwa pasar untuk Software Defined Networking (SDN) akan mencapai sekitar US$ 3,7 Milyar di tahun 2016 . Selain itu, IDC juga mengungkap bahwa pelaku bisnis di Indonesia dapat menghemat biaya sebesar USD1.6 Milyar dalam rentang waktu tahun 2003 2020 sebagai akibat langsung dari pendekatan software-defined dalam pengelolaan IT, serta penggunaan teknologi virtualisasi untuk komputasi, perangkat penyimpanan, & jaringan.

    Andre mengatakan, Secara umum, revolusi dunia IT enterprise mengarah ke software-defined infrastructure yg berpusat pada pemisahan hardware; yg menjalankan transaksi data; dari software layer yg memerintahkan hardware tersebut. Jika dianalogikan, ini seperti memisahkan pikiran dengan tubuh dengan maksud menjaga agar pikiran dalam keadaan prima & kondisi tubuh tetap bugar; sehingga biaya perawatan & pengobatan dapat ditekan seminimal mungkin. Secara perlahan tapi pasti, dunia IT enterprise bergerak menuju era software-defined. IDC mengungkap bahwa Software Defined Networking (SDN) bertumbuh dengan pesat secara global di tahun 2013 hingga 2014. Di tahun itu, mulai banyak perusahaan penyedia peralatan telekomunikasi yg mengumumkan bahwa mereka menyediakan peningkatan produk dengan teknologi SDN generasi pertama.

    Andre menambahkan bahwa IDC juga menemukan bahwa berbagai pendekatan yg dilakukan vendor tersebut membuat SDN terfragmentasi. Hal ini disebabkan karena setiap vendor menggunakan arsitektur yg berbeda-beda & hanya bisa diterapkan dalam produk yg ditawarkan oleh vendor tersebut, tambahnya. Berdasarkan data dari IDC, mereka memprediksi bahwa pada tahun 2015 penawaran SDN yg multi-vendor akan mulai bermunculan. Terdapat dua faktor utama yg mendorong pergerakan dari SDN menuju SDE. Faktor pertama adalah dorongan bisnis. Tuntutan bisnis & harapan dari pengguna akhir berpengaruh besar terhadap bagaimana sebuah data center dikelola & diterapkan di sebuah perusahaan.

    Andre memaparkan pula bahwa pergeseran paradigma tentang bagaimana pengelolaan & penerapan data center juga turut disebabkan oleh faktor kedua: yaitu perkembangan teknologi & regulasi pemerintah di industri-industri vertikal, seperti contoh lembaga keuangan orpun sektor publik. Faktor kedua ini memunculkan kebutuhan bagi perusahaan untuk mampu menciptakan efisiensi yg lebih besar, seraya mampu memenuhi berbagai persyaratan ketat yg diterapkan oleh pemerintah di setiap industri demi perlindungan dari semakin canggih serangan siber dengan biaya yg lebih rendah, simpul Andre.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenRevolusi Menuju Era Software Defined Everything diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page