RNDC [RNDC] Raspberry Pi Torrent Server

Discussion in 'N3 Source Codes dan Tutorials' started by dono, Apr 28, 2013.

Discuss [RNDC] Raspberry Pi Torrent Server in the N3 Source Codes dan Tutorials area at Nyit-Nyit.Net

  1. dono 3 SMP STAFF N3 Tukang Sapu

    Messages:
    2,403
    Likes Received:
    2,574
    Trophy Points:
    141
    Game:
    Dota 2
    Region:
    Australia
    Author: Eric Draven - Pada tutorial kali ini akan dibahas cara memanfaatkan raspberry pi sebagai server untuk fasilitas torrent. Adapun sistem operasi yang akan digunakan adalah distribusi linux moebius


    Berikut ini adalah daftar perangkat yang akan digunakan:
    • Raspberry Pi
    • External USB hard drive
    Instalasi dan Konfigurasi Moebius Linux
    • Pertama, lakukan instalasi sistem operasi linux moebius ke sd card. Caranya sebagai berikut:
      • Pasang sd card pada PC/laptop lalu pastikan sd card dapat dikenali oleh sistem operasi yang Anda gunakan:
    Code:
    $ lsblk
    NAME MAJ:MIN RM SIZE RO TYPE MOUNTPOINT
    ...
    mmcblk0 179:0 0 3.7G 0 disk
    ├─mmcblk0p1 179:1 0 56M 0 part
    └─mmcblk0p2 179:2 0 3.6G 0 part
      • Ekstrak arsip moebius linux yang telah Anda download:
    Code:
    $ tar xvf moebius.minimal.image.1.0.1.tar.gz
    moebius.minimal.image.1.0.1
      • Lakukan instalasi moebius linux ke sd card:
    Code:
    # dd if=moebius.minimal.image.1.0.1 of=/dev/mmcblk0 bs=4M
    225+0 records in
    225+0 records out
    943718400 bytes (944 MB) copied, 194.335 s, 4.9 MB/s
    • Selanjutnya, pasang sd card ke raspberry pi dan hubungkan raspberry pi ke jaringan menggunakan kabel lan.
    • Secara default, distribusi moebius mengaktifkan service ssh, jadi Anda dapat langsung melakukan login ke raspberry pi menggunakan ssh dengan username default root dan password raspi.
    • Setelah login pertama kali, maka akan otomatis akan ditampilkan menu untuk melakukan konfigurasi yang tampilannya kurang lebih seperti pada gambar ini.
    • Hal yang pertama yang sebaiknya dilakukan adalah me-resize sd card agar semua space yang ada pada sd card dapat dimanfaatkan. Pilih menu AutoResize seperti pada gambar ini.
    • Selanjutnya pilih Continue pada dialog yang muncul seperti pada gambar ini.
    • Raspberry pi kemudian akan mengubah ukuran partisi sesuai dengan ukuran sd card yang digunakan, lalu melakukan reboot.
    • Langkah selanjutnya adalah memasang USB hard drive external pada raspberry pi. Sebaiknya gunakan hard drive dengan ukuran yang cukup besar dan menggunakan power adapter tersendiri dan periksa apakah USB hard drive external dapat dikenali oleh raspberry pi:
    Code:
    # lsblk
    NAME MAJ:MIN RM SIZE RO TYPE MOUNTPOINT
    mmcblk0 179:0 0 3.7G 0 disk
    |-mmcblk0p1 179:1 0 56M 0 part /boot
    |-mmcblk0p2 179:2 0 3.1G 0 part /
    `-mmcblk0p3 179:3 0 477M 0 part
    sda 8:0 0 465.8G 0 disk
    |-sda1 8:1 0 232.8G 0 part
    `-sda2 8:2 0 233G 0 part
    • Dari informasi di atas, bisa diketahui bahwa hard drive external memiliki 2 buah partisi. Selanjutnya kita akan membuat direktori untuk mounting partisi yang akan digunakan untuk menampung file torrent.
    Code:
    # mkdir /mnt/torrent
    • Mount partisi USB hard drive external pada direktori tersebut:
    Code:
    # mount /dev/sda2 /mnt/torrent/
    • Agar partisi tersebut dapat di-mount secara otomatis pada saat boot, maka kita menambahkan baris berikut ini pada file /etc/fstab
    Code:
    /dev/sda2 /mnt/torrent ext4 defaults 0 0

    Instalasi dan Konfigurasi Aria2 dan Nginx
    • Selanjutnya lakukan update (opsional) dan lanjutkan dengan instalasi aria2 dan nginx:
    Code:
    # apt-get update && apt-get install nginx aria2
    • Jalankan service nginx dan periksa apakah bisa diakses melalui browser:
    Code:
    # service nginx start
    Starting nginx: nginx.
    • Jalankan browser di komputer Anda dan browse ke alamat IP raspberry pi. Jika nginx sudah berjalan pada raspberry pi, maka Anda akan disuguhkan halaman dengan tulisan Welcome to nginx!.
    • Tutorial ini tidak akan membahas mengenai konfigurasi nginx, jadi kita akan menggunakan konfigurasi default.
    • Selanjutnya lakukan instalasi webui untuk aria2. Caranya adalah sebagai berikut:
    Code:
    # aria2c "https://github.com/ziahamza/webui-aria2/archive/master.zip"
    # cd /usr/share/nginx/www/
    # unzip webui-aria2-master.zip
    # mv webui-aria2-master/* /usr/share/nginx/www/
    • Langkah berikutnya adalah konfigurasi aria2 dimana file konfigurasi ini kita simpan pada direktori /etc:
    Code:
    # nano /etc/aria2.conf
    Berikut ini adalah konfigurasi aria2 yang akan digunakan:
    Code:
    continue
    dir=/mnt/torrent
    file-allocation=falloc
    disk-cache=25M
    summary-interval=120
    log-level=error
    daemon=true
    enable-rpc=true
    rpc-listen-port=6800
    rpc-listen-all=true
    disable-ipv6=true
    max-concurrent-downloads=2
    timeout=600
    retry-wait=30
    max-tries=50
    • Selanjutnya adalah membuat script untuk menjalankan aria2 sebagai service:
    Code:
    # nano /etc/init.d/aria2
    Berikut ini adalah isi script tersebut:
    Code:
    #!/bin/sh
    ### BEGIN INIT INFO
    # Provides: aria2cRPC
    # Required-Start: $network $local_fs $remote_fs
    # Required-Stop: $network $local_fs $remote_fs
    # Default-Start: 2 3 4 5
    # Default-Stop: 0 1 6
    # Short-Description: aria2c RPC init script.
    # Description: Starts and stops aria2 RPC services.
    ### END INIT INFO
    
    RETVAL=0
    case "$1" in
    start)
    echo -n "Starting aria2c daemon: "
    umask 0000
    aria2c -D --enable-rpc --rpc-listen-all --conf-path=/etc/aria2.conf
    RETVAL=$?
    echo
    ;;
    stop)
    echo -n "Shutting down aria2c daemon: "
    /usr/bin/killall aria2c
    RETVAL=$?
    echo
    ;;
    restart)
    stop
    sleep 3
    start
    ;;
    *)
    echo $"Usage: $0 {start|stop|restart}"
    RETVAL=1
    esac
    exit $RETVAL
    • Lalu agar service aria2 bisa dijalankan secara otomatis ketika boot, gunakan cara berikut ini:
    Code:
    # chmod +x /etc/init.d/aria2
    # update-rc.d aria2 defaults
    • Jalankan service aria2
    Code:
    # service aria2 start
    • Setelah itu, jalankan browser dan masukkan IP raspberry pi, maka akan tampak halaman webui-aria2 seperti pada gambar ini.
    • [​IMG]
    • Selanjutnya Anda dapat melakukan proses download maupun konfigurasi menggunakan webui-aria2 tersebut.
    • Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat. Untuk proses pengamanan sepenuhnya menjadi tugas Anda sebagai pembaca.
    ReferensiAuthor: Eric Draven
    Sumber: http://rndc.or.id/wi..._Torrent_Server
     
    1 person likes this.

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini
  2. dkopimix Belum Sekolah Level 1

    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    26
    Met malem om Don...maaf kalo OOT. Saya pengen juga cobain ngoprek2 tuh Raspberry Pi. Kira2 kalo di Indonesia bisa dibeli dimana & harganya berapa. Siapa tau bisa disuntik Android ato XMBC buat gantiin WD tv play yg sering hang itu :mad:. Thanks om Don.
     
  3. dono 3 SMP STAFF N3 Tukang Sapu

    Messages:
    2,403
    Likes Received:
    2,574
    Trophy Points:
    141
    Game:
    Dota 2
    Region:
    Australia
    dikaskus kayaknya ada yang jualan Rasp Pi de... kurang tau juga bro..
     

Share This Page