Rudiantara: Senjakala Industri Media Penyiaran

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 26, 2016.

Discuss Rudiantara: Senjakala Industri Media Penyiaran in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,760
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Tidak hanya media cetak yg mengalami senjakala, Menkominfo Rudiantara mengatakan kalau bisnis media elektronik, khususnya media penyiaran seperti televisi & radio, juga telah berada dalam fase yg sama. Menurutnya ini bisa diindikasi dari berkurangnya pemasukan iklan yg didapatkan oleh media-media tersebut.

    Advertising placement mulai berpindah ke online. Para pengiklan menyadari bahwa placement di media online memberikan kemudahan, baik dari cara membayar & berbagai macam kemudahan lainnya, jelas Rudiantara saat membuka acara ICON 2016 di Jakarta, Selasa (26/1).

    Ia juga memerhatikan kalau saat ini pengiklan sudah mulai beralih dari media online ke media sosial. Menurutnya, ini wajar, karena media itu selalu bergerak & berubah bentuk. Sementara kontennya bisa sama saja. Lebih lanjut ia mengatakan:

    Perbedaan hanya bagaimana konten itu dikemas untuk media yg berbeda-beda.
    Baca juga: Rudiantara: Pemerintah Tak Ingin Mempersulit Regulasi Startup
    Dukung perkembangan media lewat infrastruktur
    Rudiantara mengatakan, perkembangan media online & media sosial tidak hanya bergantung pada konten, tetapi juga infrastrukturnya. Informasi yg bagus tidak akan mampu menghasilkan value tanpa adanya medium.

    Pemerintah mengambil peran pada sisi infrastruktur, khususnya pada jaringan broadband, yg sudah dikebut sejak tahun lalu, tambahnya.

    Lewat proyek Palapa Ring, yg baru saja diluncurkan beberapa waktu lalu, pemerintah menargetkan semua kota di Indonesia tersambung dengan jaringan broadband pada akhir 2018. Proyek tersebut terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu barat, tengah, & timur.

    Proyek broadband Palapa Ring untuk wilayah barat ditangani oleh Konsorsium Moratel – Triasmitra, sementara untuk wilayah tengah oleh Konsorsium Pandawa Lima. Namun, menurut Rudiantara, proyek wilayah timur, yg mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, & Papua, masih tertunda setidaknya sampai kuartal ketiga tahun ini karena engineering process.

    Rudiantara menjelaskan, ketika nanti sudah berjalan, proyek Palapa Ring wilayah timur akan digarap berbarengan dengan proyek pembangunan jalan yg dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat.

    Saat jalan yg menghubungkan kota-kota di Papua dibangun, kami akan piggyback proyek itu dengan membangun jalur serat optik, jelas Rudiantara.

    Mengakhiri sambutannya, Rudiantara kembali mengingatkan bahwa tanpa infrastruktur, konten tidak bisa membuat value. Dalam membangun infrastruktur, ia menganggap bahwa langkah-langkah yg telah dilakukan oleh pemerintah tak ubahnya seperti crowdsourcing. Karena, tidak hanya pemerintah saja yg berperan, tetapi ada juga keterlibatan pembuat konten, pihak swasta, & stakeholder lainnya.

    Semua pihak patungan untuk menciptakan benefit pada konten, tutupnya.

    (Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page