Sanksi Obama Soal Kejahatan Siber

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Apr 2, 2015.

Discuss Sanksi Obama Soal Kejahatan Siber in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Sanksi Obama Soal Kejahatan Siber

    Presiden A.S Barack Obama menyatakan pada hari Rabu kemarin, bahwa ia memberi izin atas program sanksi baru bagi setiap individu, perusahaan, & elemen pemerintahan yg ikut terlibat di dalam aktivitas kejahatan siber yg merusak stabilitas perekonomian & keamanan di Amerika Serikat.

    Ancaman siber menjadi salah satu tantangan paling serius dalam sistem keamanan & perekonomian nasional bagi Amerika Serikat, & Pemerintahan saya akan menjalankan strategi yg komperhensif untuk menghadapi mereka, ujar Obama dalam pernyataan resmi tertulisnya saat mengumumkan sanksi baru di pemerintahannya.

    Obama menegaskan, sanksi-sanksi ini akan ditujukan untuk aktivitas serangan siber yg dapat merugikan infrastruktur yg bersifat vital, menyingkap rahasia perdagangan & informasi keuangan pribadi, & dapat menuai kecurangan dalam kompetisi maupun pengambilan keuntungan secara finansial.

    Perintah eksekutif dari Obama memperbolehkan Sekertaris Perbendaharaan A.S untuk menjatuhkan sanksi, dengan berkonsultasi kepada Sekertaris Negara & Jaksa Agung.

    Perintah ini muncul hanya beberapa bulan pasca Amerika Serikat menuduh Korea Utara meretas Sony Pictures dalam rangka pembalasan pada kemunculan film satir tentang Kim Jong Un. Korea Utara menygkal tuduhan tersebut. Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada sejumlah warga negara Korea Utara setelah insiden Sony, namun tidak secara spesifik mengaitkannya pada kasus serangan peretasan tersebut.

    Obama tidak menyebutkan insiden tertentu di dalam pernyataannya, namun dikatakan bahwa seperti yg telah kita lihat beberapa bulan ke belakang, ancaman semacam ini dapat muncul dari jarak jauh & menyasar infrastruktur, perusahaan, & masyarakat kita.

    Sementara itu, di Australia, telah terjadi kebocoran data dari pemimpin dunia G20. Terdapat sebanyak 31 data pribadi dari para pemimpin dunia tersebut terekspos ke khalayak luas. Pemimpin dunia yg data pribadinya tersingkap itu di antaranya Presiden Obama, Presiden Putin, PM David Cameron, & Presiden Jokowi.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenSanksi Obama Soal Kejahatan Siber diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page