Scammer Manfaatkan Apple Pay Untuk Kejahatan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 9, 2015.

Discuss Scammer Manfaatkan Apple Pay Untuk Kejahatan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Scammer Manfaatkan Apple Pay Untuk Kejahatan

    Instansi perbankan AS saat ini tengah dibuat pusing karena scammers sekarang memanfaatkan Apple Pay untuk melakukan kejahatan. Cara yg digunakan oleh scammers terbilang cukup unik. Mereka sadar bahwa meretas sistem keamanan informasi Apple Pay adalah sesuatu yg mustahil. Apple Inc., sudah melindungi sistem pembayaran mereka dengan sistem enkripsi yg kuat sehingga hampir tidak mungkin bagi para penyerang untuk mencuri informasi penting. Sebaliknya, scammers kini menggunakan identitas curian untuk membayar sejumlah produk di Apps Store. Di pasar gelap, pihak perbankan AS mengungkapkan bahwa ada sekitar 11,5 juta akun curian yg dijual secara bebas.

    Pihak Apple sendiri menolak untuk disalahkan jika ada scammers yg menggunakan identitas curian & memanfaatkannya untuk membayar sejumlah produk. Mereka masih mengklaim bahwa sistem keamanan mereka masih terbilang aman. Sebaliknya, pihak Apple justru mengatakan bahwa perbankanlah yg sebaiknya aware terhadap risiko fraud ini. Dari penuturan yg dipaparkan oleh juru bicara Apple, pengguna yg menggunakan kartu kredit or debit di Apple Pay, Apple akan mengirimkan sejumlah informasi yg terenkripsi di mana di dalamnya terdapat data tentang nama perangkat, lokasi & catatan penggunaan Itunes kepada bank pengguna.

    Beberapa bank mempunyai kriteria khusus ketika merespons informasi enkripsi dari Apple tersebut. Sejumlah bank akan mengirimkan lampu hijau untuk memberikan akses kartu kredit. Ada juga bank yg memberikan sinyal lampu kuning untuk memberikan beberapa konfirmasi sebelum Apple orpun pengguna menggunakan kartu kredit. Saygnya, ada beberapa bank yg terlalu sederhana dalam merespons sistem pembayaran Apple Pay. Beberapa bank mengirimkan respons balik pada pengguna untuk melakukan verifikasi dengan memasukan empat nomor kode jaminan sosial pengguna. Nomor jaminan sosial adalah salah satu barang mewah yg laku di pasar gelap Internet. Faktor ketiga inilah yg dimanfaatkan oleh scammers untuk menggunakanya sebagai alat pembayaran Apple Pay.

    Isu ini menjadi sebuah polemik di antara pakar keamanan informasi. Juru bicara Apple mengatakan bahwa Apple Pay akan bisa digunakan jika bank sudah memverifikasi bahwa kartu kredit or debit itu aman dipakai. Sebaliknya, Cherian Abraham, pakar mobile device yg sering menjadi konsultan di perbankan AS mengatakan bahwa sebaliknya Apple pun mempunyai verifikasi penting di mana mereka pun harus bisa mengantisipasi masalah ini. Sehingga mereka dapat membuat sinyal lampu kuning sebelum mengaktifkan Apple Pay mereka.

    Tim Sloane, konsultan finansial dari Mercator Group mengatakan bahwa finansial harus memiliki kode otentifikasi khusus untuk mencegah fraud tersebut. Dengan memiliki metode otentifikasi khusus, bank dapat mencegah fraud di Apple Pay secara lebih masif, ujar Sloane. Sebaliknya, Dave Birch, pakar mobile di Inggris mengatakan bahwa industri perbankan di negaranya lebih maju ketimbang di AS. Sistem perbankan di Inggris memiliki metode otentifikasi khusus yg tidak dimiliki oleh perbankan AS. Sehingga, isu fraud di Apple Pay lebih bisa diminimalisir, kata Birch. Belum ada pernyataan resmi dari pihak perbankan AS terkait hal tersebut.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenScammer Manfaatkan Apple Pay Untuk Kejahatan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page