Liga Jerman Sejarah Hari Ini (23 Januari): Selamat Ulang Tahun, Arjen Robben!

Discussion in 'Bola' started by Bola, Jan 23, 2015.

Discuss Sejarah Hari Ini (23 Januari): Selamat Ulang Tahun, Arjen Robben! in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Kalau Ballon d’Or dikhususkan untuk pesepakbola berkaki kidal, barangkali Arjen Robben sudah pasti akan bersaing ketat dengan Lionel Messi. Oleh karena itu, banyak pihak yang terheran-heran mengapa Robben belum pernah mencicipi podium penghargaan pemain terbaik di dunia itu sejak sang winger mencuat ke permukaan di pertengahan era 2000-an.

    Lothar Matthaus bahkan sempat berujar bahwa Robben sejatinya lebih pantas menggeser Messi dalam finalis Ballon d’Or edisi 2014 yang pada akhirnya dimenangi Cristiano Ronaldo. "Dengan segala rasa hormat, Messi di tahun 2014 tidak terlalu bagus. Ada pemain lain yang lebih baik darinya. Arjen Robben harusnya ada di dalam tiga besar,” begitu kata sang legenda Jerman.

    Terlepas dari segala perdebatan apakah Robben pantas dinobatkan menjadi pemain terbaik sejagat, semua pencinta sepakbola sepakat bahwasanya sayap cepat asal Belanda ini merupakan sosok yang spesial.

    Dribel lengket dan sprint kencang menjadi ciri khasnya. Statusnya sebagai pemain individualis dan "jago” diving membuatnya kian populer. Robben akan semakin "Robben” jika ia mampu mencetak gol template yang sudah tak terhitung jumlahnya – menusuk dari sayap kanan, memotong jalur ke area kotak penalti, dan akhirnya melepaskan senjata pamungkas: tembakan geledek kaki kiri ke gawang lawan.

    Itulah Robben yang pada Jumat (23/1) ini merayakan hari jadinya ke-31 tahun.

    [​IMG][​IMG][​IMG]Arjen Robben bertransformasi menjadi pemain kelas dunia.​

    Robben lahir dan tumbuh besar dalam lingkungan sepakbola yang kental di pinggiran kota Groningen di timur laut Belanda. Kemampuan olah bola Robben yang ciamik langsung tercium oleh klub lokal, FC Groningen, yang langsung mengontraknya dan memberinya debut pada Desember 2000. Kariernya semakin melesat dua tahun kemudian ketika pindah ke PSV Eindhoven dan berlanjut hijrah ke Inggris bersama Chelsea pada 2004.

    Meski turut berperan dalam kesuksesan The Blues di awal era rezim Roman Abramovich, karier Robben di Stamford Bridge tidak bisa dibilang bagus akibat seringnya ia dibekap cedera. Julukan "Manusia Kaca” pun terus tersemat kepadanya hingga kepindahannya ke Real Madrid seharga €35 juta pada 2007. Kedatangan Cristiano Ronaldo dan Kaka pada 2009 lantas memaksa Robben mengakhiri karier singkatnya di Santiago Bernabeu.

    Bayern Munich lantas meminangnya dengan banderol €25 juta. "Saya datang ke Bayern di usia 25 tahun. Dan itu adalah pilihan terbaik dalam karier saya,” ujar Robben, menjelaskan bahwa ia telah berkeputusan tepat dengan meninggalkan Spanyol dan bergabung ke Bayern.

    Di Jerman, Robben memang menikmati masa-masa terbaik dalam kariernya, meski sempat tersendat-sendat di awal di mana ia sempat merasakan pahitnya kekalahan di final Liga Champions sebanyak dua kali. Robben bahkan sempat mendapat celaan dari fans Bayern yang kecewa berat karena ia gagal mengeksekusi penalti di babak perpanjangan waktu di final 2012 kontra Chelsea.

    [​IMG]Bersama Bayern Munich, Arjen Robben menjalani karier terbaiknya di level klub.​

    Kata orang, periode terbaik pesepakbola hadir pada 29 tahun. Robben membuktikan 100 persen anggapan tersebut ketika takdir bagus akhirnya berpihak padanya tepat di usia emas itu. Setahun setelah hasil tragis di Allianz Arena itu, Robben muncul sebagai penentu kemenangan 2-1 atas Borussia Dortmund di final Liga Champions 2013 di Wembley. Di tahun itu pula, Bayern mengawinkan dua titel domestik sehingga terciptalah treble bersejarah.

    Bicara rencana pensiun, Robben mengaku bahwa hal itu akan tergantung pada kekuatan tubuhnya sendiri. "Saya rileks soal ini. Mungkin satu, mungkin dua, atau mungkin sepuluh tahun lagi. Semakin tua, Anda jadi semakin memahami tubuh Anda. Selama tubuh masih berfungsi dan saya merasa senang, saya akan terus bermain, " ujarnya.

    Tak dapat dimungkiri, di usianya yang sudah di atas kepala tiga, permainan winger berkepala plontos ini justru makin jos. Di musim 2014/15 saja, Robben sudah mengoleksi 12 gol di semua ajang untuk melanjutkan performa menawannya di Piala Dunia 2014 yang mampu menjadi tokoh utama Belanda dalam meraih juara ketiga. Ah, Robben memang masih di puncak performa!

    Gelukkig verjaardag, Arjen!

    ARJEN ROBBEN​
    [​IMG]
    Nama lengkap: Arjen Robben

    Tempat, tanggal lahir: Bedom, Belanda, 23 Januari 1984 ​
    Koleksi Gelar:

    PSV: Eredivisie (2002/03)

    Chelsea: EPL (2004/05, 2005/06); Piala FA (2006/07); Piala Liga (2004/05, 2006/07)

    Real Madrid: La Liga (2007/08); Supercopa (2008)

    Bayern Munich: Bundesliga (2009/10, 2012/13, 2013/14); DFB-Pokal (2009/10, 2012/13, 2013/14); DFB-Supercup (2010, 2012); Liga Champions (2012/13), Piala Super UEFA (2013), Piala Dunia Antarklub (2013)

    Karier pemain:
    2000–2002: FC Groningen
    2002–2004: PSV Eindhoven
    2004–2007: Chelsea
    2007–2009: Real Madrid
    2009–.......: Bayern Munich

    Karier timnas:
    2003–.......: Belanda


    *)Ket: Hingga Januari 2015


    34 penampilan (10 gol)
    75 (22)
    105 (19)
    65 (13)
    184 (101)*


    86 (28)*​

    liga jerman, u19, hari ini, logo, seri b, malam ini, klasemen, Sejarah Hari Ini (23 Januari): Selamat Ulang Tahun, Arjen Robben!
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page