Liga Inggris Sejarah Hari Ini (31 Januari): Mendaratnya Sang Goliat Di Stamford Bridge

Discussion in 'Bola' started by Bola, Jan 31, 2016.

Discuss Sejarah Hari Ini (31 Januari): Mendaratnya Sang Goliat Di Stamford Bridge in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Tepat lima tahun silam, pada 31 Januari 2011, Chelsea berhasil mendaratkan salah satu transfer musim dingin terbaiknya, dalam diri David Luiz.

    Bek yang didatangkan dari Benfica ini dibeli lewat banderol yang cukup menguras kantong, lewat mahar €25 juta plus Nemanja Matic yang akan gabung permanen di akhir musim 2010/11.

    Satu nilai yang sejatinya terbilang wajar, menilik potensi besar Luiz yang saat itu masih berusia 23 tahun sehingga The Blues harus memenangkan persaingan melawan Real Madrid, Manchester City, dan Bayern Munich, untuk mendapatkannya.

    Garansi kualitas Luiz tampak dari julukannya, yakni The Golliath, merujuk pada kontradiksi nama depannya, David. Ya, lulusan akademi Vitoria itu merupakan sosok bek modern, yang tak hanya kokoh dalam bertahan, tapi juga skillful dan eksplosif ketika diajak menyerang.

    [​IMG]
    Tak butuh lama bagi Luiz untuk beradaptasi dengan skuat dan permainan Chelsea, meski bergabung di situasi kurang nyaman pada pertengahan musim 2010/11.

    Walau melalui debutnya dengan kekalahan 1-0 dari Liverpool. Di kesempatan selanjutnya, pemain berambut gimbal ini langsung jadi man of the match kontra Fulham dan mencetak satu gol dalam kemenangan atas Manchester United. Tempat reguler disegelnya, namun sayang ia tak sanggup menghadirkan gelar di musim perdana.

    Pada musim keduanya, 2011/12, Luiz yang semakin matang dan jadi idola publik Stamford Bridge dihalangi oleh cedera lutut kambuhan. Meski tak menghabisi musimnya, cedera itu membuatnya sulit mentas di parta-partai penting.

    SIMAK JUGA
    Luiz Siap Sambut Diego Costa
    Luiz Tak Terbabani Label Mahal
    Luiz Balik Ke Paris

    Untungnya sahabat karib Angel Di Maria itu bisa tampil di final Liga Champions dan krusial membawa Chelsea keluar sebagai kampiun. Anda tentu ingat bagaimana selebrasi Luiz pasca juara, yang berlutut sembari mengangkat jari telunjuk kedua tangganya mengarah langit.

    Musim 2012/13 bisa dibilang sebagai puncak performa Luiz bersama Chelsea. Tak ada cedera yang menghalangi, dan manajer Si Biru waktu itu, Roberto Di Matteo dan beralih ke Rafael Benitez, amat percaya padanya.

    Meski kembali gagal mengantarkan timnya juara Liga Primer Inggris, tapi Luiz sukses menghadirkan gelar kedua Eropanya untuk Chelsea dalam wujud trofi Liga Europa. Ia total mengoleksi 57 penampilan di musim tersebut, dengan sumbangsih tujuh gol.

    [​IMG]
    Luiz lantas memainkan musim terakhirnya bersama Chelsea pada 2013/14. Kali ini ia kehilangan tempat di posisi inti sebagai bek tengah, karena kalah bersaing dengan Gary Cahill.

    Selain karena faktor cedera yang membuatnya tak bisa konsisten mentas, manajer baru Chelsea saat itu, Jose Mourinho, juga tak suka dengan cara bermainnya yang terlalu stylish sebagai bek dan kerap meninggalkan lini belakang.

    Rumor tidak harmonisnya hubungan Luiz dan Mourinho lantas tercium media, meski keduanya terus membantah. Pada akhirnya pengoleksi 12.096 menit bermain untuk Chelsea itu pun dijual ke Paris Saint-Germain di akhir musim. Meski kehilangan sosok berkualitas, tapi The Roman Emperor untung besar karena melegonya dengan nilai fantastis sebesar €65,7 juta atau £50 juta!

    "Terima kasih Chelsea atas kerja sama luar biasa selama tiga setengah tahun. Saya memiliki teman baik, memenangkan banyak gelar, dan kenangan tersebut akan selalu saya ingat," tutur Luiz pasca meresmikan transfer ke PSG.

    liga inggris musim depan, liga inggris live, jadwal bola liga inggris di tv, Sejarah Hari Ini (31 Januari): Mendaratnya Sang Goliat Di Stamford Bridge
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page