Sistem Komputer Nasdaq Ditanam Malware oleh Hacker Rusia

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 21, 2014.

Discuss Sistem Komputer Nasdaq Ditanam Malware oleh Hacker Rusia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Seorang hacker Rusia dapat membobol dan menanamkan malware pada sistem bursa saham Nasdaq pada 2010. Perbuatan hacker ini dilaporkan oleh Bloomberg Businessweek pada Kamis (17/07), yang menjelaskan detail penyerangan yang dilakukan hacker tersebut.

    Malware pada sistem Nasdaq dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk menyebabkan kekacauan terhadap sistem perekonomian Amerika Serikat. Kejahatan yang dilakukan oleh hacker ini baru dapat diidentifikasi setelah empat tahun. Hacker ini menyerang jaringan Nasdaq dengan mengirimkan malware yang memiliki kemampuan untuk memata-matai dan mengekstrak data. Malware ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem komputer Nasdaq.

    Pada Oktober 2010, sistem pengawasan internet Amerika Serikat yang dimiliki oleh FBI, mengirimkan sinyal yang datang dari Nasdaq. Sinyal tersebut mengenai serangan malware terhadap server perusahaan. Sinyal tersebut menunjukan bahwa serangan tersebut tidak berbahaya namun berasal dari agen intelijen asing. Namun ketika diteliti oleh para ahli, malware tersebut ternyata sebenarnya adalah kode serangan, yang dibuat untuk serangan yang besar.

    Penemuan bom digital ini membuat pemerintah Amerika Serikat melakukan investigasi selama lima bulan yang dilakukan oleh National Cybersecurity Integration Center. Investigasi tersebut untuk mengecek kemampuan Amerika Serikat merespon serangan siber model tersebut.

    Ketika malware ini dapat dicegah sebelum dapat melakukan kekerasannya, penemuan ini dapat menemukan vulnerability yang dimanfaatkan oleh serangan ini yang sama seperti pada fasilitas lain seperti bank, instalasi listrik, air, dan pembuat barang kimia.

    Hingga kini, FBI belum dapat menemukan bukti-bukti untuk membuat kesimpulan apakah serangan ini dilakukan oleh pemerintah asing. Media Amerika Serikat, Bloomberg, mencurigai bahwa pemerintah Rusia berada di balik serangan ini. Namun hal ini langsung dibantah oleh juru bicara Kedutaan Besar Rusia di Amerika Serikat, Yevgeniy Khorisko.

    Hal tersebut adalah omong kosong, bahkan tidak layak untuk dikomentari, bantah Khorisko.

    Investigasi ini sendiri mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh hacker asal St. Petersburg, Aleksandr Kalinin. Hacker ini telah ditangkap oleh FBI dan Secret Service karena melakukan penyerangan terhadap sistem Nasdaq pada 2007 hingga 2010.

    Menanggapi hal ini, pihak Nasdaq mengatakan bahwa pihaknya menjamin keamanan kepada para pelaku para trader dan perusahaan yang terdaftar pada bursa Nasdaq. Nasdaq menjamin bahwa dari kejahatan yang terjadi empat tahun lalu itu, hacker tersebut tidak dapat mengambil informasi dan bom digital yang ditanam juga tidak akan diledakan.

    Kejadian yang terjadi empat tahun lalu, yang diinformasikan oleh Businessweek, hanya dapat dikonfirmasi oleh pernyataan kami sebelumnya bahwa tidak ada platform perdagangan pada Nasdaq yang dirusak., bantah juru bicara Nasdaq Ryan Wells.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page