Snowden: Negara Arab Membantu Memberikan Data Pada Israel

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 5, 2014.

Discuss Snowden: Negara Arab Membantu Memberikan Data Pada Israel in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,491
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Menurut laporan terbaru yang dibeberkan oleh mantan agen NSA, Edward Snowden, lembaga intelijen Amerika Serikat, NSA bersama dengan lembaga intelijen negara lain seperti intelijen Inggris, GCHQ dan intelijen Kanada, CSEC, memberikan data mata-mata yang berhubungan dengan kepentingan negara Israel termasuk yang berhubungan dengan Gaza.

    Hal yang lebih mengejutkan yang diungkapkan oleh Snowden adalah mengenai bahwa keterkaitan antara lembaga-lembaga tersebut dengan Pemerintah Monarki Yordania dan Pasukan Keamanan Otoritas Palestina dalam bantuan pemberian informasi mengenai target Israel di Gaza.

    Laporan Snowden ini disampaikan oleh jurnalis Glenn Greenwald yang menulis melalui sebuah artikel yang berjudul Cash, Weapons and Surveillance: the U.S. is a Key Party to Every Israeli Attack. Artikel ini dimuat dalam laman The Intercept pada Senin (04/08). Laman ini sendiri merupakan bagian dari grup First Look Media yang didirikan oleh Glenn Greenwald.

    Seperti yang disampaikan Greenwald pada tulisannya, dokumen terbaru ini membahas tentang hubungan langsung antara pemerintah Amerika Serikat dengan Israel dalam hal agresi negara Palestina.

    Satu dokumen tertanggal April 2013 berbunyi: “NSA memelihara hubungan teknis dan analitik dengan Unit Israel SIGINT Nasional (Isnu) berbagi informasi tentang akses, penyadapan, penargetan, bahasa, analisis dan pelaporan, ungkap Greenwald.

    Laporan Snowden ini membeberkan bahwa lebih dari satu dekade NSA secara signifikan memberikan bantuan pengintaian kepada lembaga Israel, Israel SIGINT National Unit (ISNU), kelompok ini juga dikenal sebagai Unit 8200. Data tersebut diantaranya berisi mengenai data pengintaian dan target warga Palestina. Pada beberapa kasus lembaga tersebut juga bekerjasama dengan GHCQ dan CSEC.

    Lembaga-lembaga ini bergantung pada data yang diberikan oleh rezim pemerintahan Timur Tengah yang didukung Amerika Serikat, termasuk Kerajaan Yordania dan Pasukan Keamanan Otoritas Palestina. Negara-negara ini memberikan bantuan terkait dengan target warga Palestina yang dicari Israel.

    Di luar program mata-mata mereka, lembaga intelijen Amerika dan Inggris mengandalkan rezim Arab yang didukung Amerika Serikat, termasuk Monarki Yordania dan bahkan Pasukan Keamanan Otoritas Palestina, untuk mendapatkan data mata-mata penting yang berkaitan dengan target warga Palestina, ungkap Greenwald pada artikel tersebut.

    Dokumen rahasia lainnya yang dibeberkan Snowden melalui Greenwald adalah dokumen tahun 2009 yang membahas mengenai kerjasama pembagian data mata-mata antara NSA, GCHQ dan ISNU. Dokumen ini memiliki nama kode YESTERNIGHT. Waktu pembagian informasi mata-mata lembaga tersebut yaitu pada 2009 bertepatan dengan serangan Israel kepada Gaza.

    Dokumen Snowden terbaru menggambarkan fakta penting bahwa agresi Israel tidak mungkin tanpa perlindungan, dukungan yang besar, dan terus menerus dari pemerintah Amerika Serikat, Greenwald menegaskan.

    Hubungan antara NSA dengan mitranya di satu sisi dan dan agen intelijen Israel di sisi lain, adalah memungkinkan, lanjut Greenwald.

    Secara keseluruhan dokumen ini membahas mengenai bantuan agen intelijen Amerika Serikat yang memberikan bantuan keuangan, senjata dan data intelijen untuk Israel.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page