Sociocaster berhasil menjuarai Tech in Asia Tour Bandung 2015

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Sep 17, 2015.

Discuss Sociocaster berhasil menjuarai Tech in Asia Tour Bandung 2015 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,757
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Setelah dua hari lalu situs e-commerce jual beli & sewa menyewa alat berat, Bigalia berhasil menjadi juara Tech in Asia Tour Bandung 2015. Perjalanan kami berlanjut ke Bandung untuk mencari startup lokal terbaik di kota ini.

    Seperti biasa kami juga membawa tiga orang dari VC berpengalaman yg akan berbagi ilmu seputar startup teknologi & sekaligus menjadi juri yg akan menentukan siapa pemenang dari Tech in Asia Tour malam ini. Mereka adalah Dondi Hananto dari Kinara, Andrias Ekoyuono dari Ideosource, & Benny Liputra dari East Ventures.

    Sebelum kompetisi pitching dimulai, didampingi oleh Pradipta Nugrahanto dari Tech in Asia sebagai moderator. Ketiga VC tersebut memberikan pandangan mereka tentang bagaimana menyusun strategi regional yg ampuh pada tahun 2016.

    Menurut pandangan Andrias, pasar Asia Tenggara itu sangat unik dibandingkan wilayah lain di Asia. Karena Asia Tenggara terdiri dari banyak negara dengan karakter berbeda-beda, mulai dari bahasa & juga tingkah laku mereka. Akan tetapi mengingat Indonesia adalah pasar yg besar, akan lebih baik untuk menguasai terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan ekspansi. Dondi & Benny memiliki pandangan yg sama bahwa sebelum melakukan ekspansi pastikan telah memiliki basis pengguna yg kuat di negara asal.

    Setelah Bandung, kota berikutnya yg akan menjadi destinasi Tech in Asia Tour adalah Surabaya pada tanggal 29 & Yogyakarta pad tanggal 6 Oktober. Berikut adalah lima startup yg melakukan pitching malam ini.
    Sasbuzz
    Sasbuzz merupakan sebuah platform yg menyediakan solusi marketing berbasis lokasi. Dua fitur utama yg ditawarkan Sasbuzz adalah sosial media marketing & sosial media monitoring untuk membantu pemilik UKM melakukan analisis konsumen.

    Rizal selaku Founder mengungkapkan bahwa Sasbuzz saat ini telah memiliki sekitar 6.000 pengguna. 78 persen diantaranya merupakan pemilik restoran & 5 persen dari total pengguna tersebut merupakan pengguna berbayar.

    Model bisnis yg diterapkan oleh Sasbuzz adalah sistem berlangganan dengan tarif mulai dari Rp49.000 sampai Rp499.000. Beberapa perusahaan besar yg telah menggunakan layanan adalah CASIO, JNE, & TRANS TV

    Baca juga: Lakukan Proses Marketing di Twitter Secara Otomatis & Tertarget dengan Sasbuzz!
    Growbox
    Growbox merupakan sebuah e-commerce yg menyediakan creative agriculture dengan produk andalan Edible Growing Mushroom Kit, sebuah kotak sederhana berisikan bibit jamur tiram yg bisa dibudidayakan oleh siapa saja. Jamur-jamur tersebut dibuat dengan menggunakan bahan dasar bubuk kayu bekas.

    Startup ini telah didirikan dari tahun 2012. Awalnya mereka hanya menjual produk tersebut secara offline. Kemudian mereka akhirnya memutuskan menjual produk tersebut secara online pada tahun 2013.

    Hasilnya menjual dengan sistem online menarik lebih banyak peminat dibandingkan menjual secara offline. Harga yg dipatok untuk tiap-tiap jamur bervariasi, mulai dari Rp45.000 sampai Rp75.000 per boks.

    Baca juga: Growbox, Mencoba Hadirkan Konsep Bercocok Tanam yg Praktis & Menyenangkan
    Sociocaster
    Sociocaster merupakan sebuah aplikasi untuk mengelola & membuat konten media sosial yg bisa menarik minat pengguna. Platform in lebih ditujukan kepada pemilik UKM di Indonesia. Dengannya pengguna bisa melakukan posting, membuat jadwal posting, bahkan melakukan analisis posting apa saja yg akan berpotensi menjadi viral.

    Sociocaster juga menyediakan template yg sudah siap digunakan oleh pemilik bisnis. Hingga saat ini, Adi selaku Founder mengungkapkan bahwa Sociocaster telah memiliki 3.000 pengguna terdaftar & sekitar 1.000 pengguna aktif. Dengan pendapatan saat ini mencapai $15.660 / sekitar Rp1,6 miliar.

    Baca juga: Sociocaster Membantu UKM Mengelola Akun Media Sosial yg Mereka Miliki
    Appsterize
    Appsterize pada dasarnya merupakan sebuah platform yg memungkinkan siapa saja untuk membuat aplikasi mobile. Akan tetapi saat ini fokus utama dari Appsterize adalah membantu para musisi membuat aplikasi mobile mereka sendiri untuk keperluan marketing konten & aktivitas mereka.

    Para musisi tidak perlu memiliki keahlian coding / networking sama sekali, karena sudah tersedia modul-modul yg bisa langsung ditambah & digunakan. Mereka juga bisa melakukan monitoring berapa banyak orang yg telah menggunakan & mengunduh aplikasi tersebut.

    Puja selaku Founder mengungkapkan bahwa target pasar mereka adalah 1.000 musisi di Indonesia & 200 pengguna Appsterzie dalam tiga tahun mendatang. Saat ini Appsterize telah digunakan beberapa grup band di Bandung seperti Jill, Pasto, Spank, & Your Raisa, salah satu grup penggemar musisi Raisa.
    Octagon
    Octagon merupakan startup yg menyediakan aplikasi & produk menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) & Virtual Reality (VR). Salah satu masalah yg ingin dipecahkan Octagon Studio adalah sistem edukasi yg masih konvensional. Sistem mengajar yg masih konvensional tersebut tidak membuat siswa semangat untuk belajar. Octagon hadir menyediakan solusi berupa sebuah kartu alfabet yg ditargetkan untuk anak-anak. Kartu tersebut nantinya bisa dinikmati dengan teknologi Augmented Reality menggunakan aplikasi mobile yg telah dibuat oleh Octagon.

    Baca juga: Octagon Studio, Membantu Konsumen Memahami Augmented Reality
    Siapa yg akhirnya menang?
    Ketiga investor menutup sesi pitching dengan tiga nasihat utama. Pertama adalah memastikan bagi siapa saja yg ingin mendirikan startup agar memahami masalah yg ingin dipecahkan. Kedua, memastikan hal itu benar-benar masalah yg harus dipecahkan & bahkan membuat orang-orang rela membayar produk tersebut. Ketiga adalah strategi & metode agar produk yg telah dibuat mau & terus-menerus digunakan oleh pengguna.

    Kemudian setelah menunggu kurang lebih selama 5 menit. Ketiga juri tersebut akhirnya memutuskan untuk memilih Sociocaster sebagai pemenang dari Tech in Asia Tour Bandung 2015. Andrias mengungkapkan bahwa Sociocaster memiliki traksi & target pasar yg berpotensi.

    Seperti yg telah dijelaskan sebelumnya, Sociocaster sebagai pemenang akan mendapat booth gratis pada konferensi Tech in Asia Jakarta 2015.

    Kami mengucapkan terima kasih kepada partner-partner yg telah mendukung terseleanggaranya acara ini:

    [​IMG]

    (Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page