Liga Indonesia Susunan Tim Terbaik Piala Bhayangkara 2016

Discussion in 'Bola' started by Bola, Apr 5, 2016.

Discuss Susunan Tim Terbaik Piala Bhayangkara 2016 in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Turnamen Piala Bhayangkara 2016 yang merupakan hajatan milik Kepolisian Republik Indonesia akhirnya telah rampung. Dengan melahirkan Arema Cronus sebagai juara setelah menumbangkan Persib Bandung, Minggu (3/4) malam, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Sederet pemain tampil gemilang pada Piala Bhayangkara, beberapa bahkan merupakan rekrutan anyar untuk timnya - namun bisa langsung memberikan dampak positif. Goal Indonesia pun telah memilih siapa saja pemain dan pelatih yang layak masuk dalam susunan tim terbaik.

    Dalam susunan tim terbaik ini, didominasi oleh empat tim semi-finalis yakni Sriwijaya FC, Bali United FC, Persib dan tentu Arema. Berikut paparannya:

    Di posisi penjaga gawang ada Kurnia Meiga yang hanya kemasukan satu gol selama turnamen dari enam laga yang dilalui. Pemain kelahiran Jakarta ini tampil tenang dan mampu bangkit dari cedera yang sempat membuat tempatnya digantikan oleh Kadek Wardhana.

    Untuk bek kanan, Syaiful Indra Cahya masuk susunan tim terbaik ini. Meski secara natural ia bermain di bek kiri, namun mantan pemain timnas U-23 ini juga bisa diposisikan ke kanan. Penampilannya konsisten bagi Sriwijaya untuk meredam penetrasi lawan dari sisi sayap. Ia juga masuk nominasi pemain terbaik turnamen.

    Duo bek tengah kami memilih Goran Gancev dari Arema serta Purwaka Yudi yang berkostum Persib. Goran mampu membuktikan kapasitasnya kepada Aremania. Ia tak pernah absen di semua laga Arema dan jadi instrumen vital Singo Edan dalam bertahan.

    Sedangkan Purwaka mampu jadi bek yang tenang dan tandem yang cukup baik menemani Vladimir Vujovic. Bahkan ketika Vujovic absen, Purwaka cukup bagus menjadi komando di pertahanan tim Maung Bandung - ditemani bek muda penuh potensi, Rudolof Yanto Basna.

    Ini dia pemain yang sangat mengejutkan selama turnamen, yakni bek kiri Arema Johan Alfarizie. Benar-benar bisa bermain sebagai fullback modern yang konsisten mondar-mandir membantu serangan tanpa lupa bertahan. Satu gol ia sumbangkan, namun begitu penting hingga membawa Arema ke final. Alfarizie juga dipilih menjadi pemain terbaik turnamen.

    SIMAK JUGA
    Head To Head: Persib Bandung Lebih Unggul Atas Arema Cronus
    Nominasi Pemain Terbaik Piala Bhayangkara 2016
    Kapolda Metro Jaya Siapkan Hadiah Untuk The Jakmania

    Dalam skema 4-3-3, trio gelandang I Gede Sukadana dari Bali United, Raphael Maitimo dan Ichsan Kurniawan layak masuk susunan tim terbaik. Ketiga nama tersebut benar-benar punya peran sakral bagi tim yang mereka bela.

    Sukadana tampil begitu memukau dan sempat mencetak gol spektakuler ke gawang Persija. Layaknya metronom di lini tengah Bali, yang membuat peran dari Fadil Sausu lebih ringan dengan kehadirannya.

    Sementara Maitimo mampu membuktikan dirinya belum habis. Gelandang berdarah Belanda ini mencetak gol penting pada partai final ke gawang Persib. Pergerakannya lebih sederhana saat berkostum Arema, tapi justru begitu penting untuk memberi kestabilan.

    Untuk Ichsan, banyak yang menilai eks penggawa timnas U-19 ini begitu berkembang. Biasa bermain sebagai peredam serangan lawan, bersama Sriwijaya ia malah rajin membantu serangan. Tak jarang sepakan jarak jauh jadi andalannya, dan sempat melahirkan gol di turnamen ini.

    Untuk penyerang kanan, Samsul Arif Munip yang kini jadi andalan Persib layak menempatinya. Samsul sebenarnya rada aneh ketika harus dipaksa melepaskan umpan silang dari sisi kanan. Tapi pemain asal Bojonegoro ini tetap bisa jadi pencetak gol terbanyak dengan tiga gol yang ia lesatkan.

    Untuk penyerang tengah, jelas bomber Sriwijaya Alberto Goncalves jadi pilihan. Salah satu striker paling subur di turnamen ini dengan tiga golnya. Membuktikan bahwa pemain asal Brasil ini tak termakan usia dengan pergerakannya yang masih sangat berbahaya di kotak penalti lawan.

    Di sisi kiri, Esteban Vizcarra jadi pilihan. Kepiawaiannya mengolah bola begitu menyulitkan lawan. Jadi pemain yang rajin melakukan dribel sukses melewati lawan, punya kecepatan, dan paham betul bagaimana pergerakan Cristian Gonzales sebagai striker tunggal Arema.

    Formasi 4-3-3 ini akan dilengkapi dengan strategi ramuan pelatih Arema asal Bosnia-Herzegovina, Milomir Seslija. Milo mampu membuat Arema begitu atraktif dan disiplin dalam melakukan transisi. Punya solusi dalam 90 menit untuk memecah kebuntuan dari tim yang ia nakhodai. Sosoknya juga penuh percaya diri, sehingga berani menyebut Arema memainkan sepakbola terbaik di Indonesia, saat ini.

    [​IMG]

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Susunan Tim Terbaik Piala Bhayangkara 2016
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page