Tahukah Kamu 10 Alat Musik Nusa Tenggara ini?

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Jan 13, 2016.

Discuss Tahukah Kamu 10 Alat Musik Nusa Tenggara ini? in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,114
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]Bila menyebut Nusa Tenggara, mungkin yg terbayang hanyalah alat musik sasando. Instrumen ini sangat populer hingga manca negara. Padahal masih banyak alat musik lainnya, loh.

    Inilah beberapa di antaranya, sebagai bukti betapa kayanya Indonesia.m.



    1. Heo Ini adalah alat musik gesek tradisional khas yg berasal dari daratan pulau Timor, tepatnya suku Dawan Timor.[​IMG]Alat musik gesek tradisional heo ini terbuat dari kayu. Bagian yg digunakan sebagai penggeseknya terbuat dari ekor kuda yg telah dirangkai menjadi sebuah ikatan pada kayu penggesek yg berbentuk seperti busur.Dawai dari alat musik gesek tradisional heo ini terbuat dari usus kuskus yg telah dikeringkan. Alat musik gesek tradisional heo ini mempunyai 4 dawai, & masing-masing diberi nama:– Dawai 1 [ paling bawah ] tain mone, artinya tali laki-laki– Dawai 2 tain ana, artinya tali anak [ kecil ]– Dawai 3 tain feto, artinya tali perempuan– Dawai 4 tain ena, artinya tali indukDawai pertama bernada sol, dawai kedua bernada re, dawai ketiga bernada la & dawai keempat bernada do.



    2. Foy Doa[​IMG]Alat musik tradisional Foy Doa, adalah nama sebuah alat musik tradisional yg berasal dari pulau Flores, lebih tepatnya lagi Kabupaten Ngada. Seberapa lama usia musik Foy Doa tidaklah diketahui dengan pasti karena tidak ada peninggalan- peninggalan yg dapat dipakai untuk mengukurnya.

    Foy Doa terdiri dari 2 / bisa saja lebih suling yg digandeng & dalam memainkannya digunakan secara bersama-sama. Nada-nada yg diproduksi oleh musik Foy Doa adalah nada-nada tunggal & nada-nada ganda / dua suara, hak ini tergantung selera si pemain musik Foy Doa.

    Cara Memainkannya, hembuskan angin dari mulut secara lembut ke lubang peniup, sementara itu jari-jari tangan kanan & kiri menutup lubang suara.

    Foy Doa berarti suling berganda yg terbuat dari buluh/bambu kecil yg bergandeng dua / lebih. Musik ini biasanya digunakan oleh para muda-mudi dalam permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingkaran.

    Bentuk syair, umumnya syair-syair dari nyanyian musik Foy Doa bertemakan kehidupan , sebagai contoh : Kami bhodha ngo kami bhodha ngongo ngangi rupu-rupu, go-tuka ate wi me menge, yg artinya kami harus rajin bekerja agar jangan kelaparan.Perkembangan Musik Foy Doa, Awal mulanya musik Foy Doa dimainkan secara sendiri, & baru sekitar 1958 musisi di daerah setempat mulai memadukan dengan alat-alat musik lainya seperti: Sowito, Thobo, Foy Pai, Laba Dera, & Laba Toka. Fungsi dari alat-alat musik tersebut sebagai pengiring musik Foy Doa.



    3. Foy Pay[​IMG]Alat musik tiup dari bambu ini dahulunya berfungsi untuk mengiringi lagu-lagu tandak seperti halnya musik Foy Doa. Dalam perkembangannya, alat ini selalu berpasangan dengan musik Foy Doa. Nada-nada yg diproduksi oleh Foy Pai: do, re, mi, fa, sol.



    4. Knobe Khabetas[​IMG]Bentuk alat musik ini sama dengan busur panah. Cara memainkannya ialah, salah satu bagian ujung busur ditempelkan di antara bibir atas & bibir bawah, kemudian udara dikeluarkan dari kerongkongan, sementara tali busur dipetik dengan jari.Merupakan kebiasaaan masyarakat dawan di pedesaan apabila pergi bercocok tanam / mengembala hewan, mereka selalu membawa alat-alat musik seperti Leku, Heo, Knobe Kbetas, Knobe Oh, & Feku. Sambil mengawasi kebun / mengawasi hewan-hewan, maka musik digunakan untuk melepas kesepian.Selain digunakan untuk hiburan pribadi, alat musik ini digunakan juga untuk upacara adat seperti, Napoitan Li’ana (anak umur 40), yaitu bayi yg baru dilahirkan tidak diperkenankan untuk keluar rumah sebelum 40 hari.



    5. Knobe Oh[​IMG]Alat musik yg terbuat dari kulit bambu dengan ukuran panjang lebih kurang 12,5 cm. Di tengah-tengahnya sebagian dikerat menjadi belahan bambu yg memanjang (semacam lidah) sedemikian halusnya, sehingga dapat berfungsi sebagai vibrator (penggetar). Apabila pangkal ujungnya ditarik dengan untaian tali yg terkait erat pada pangkal ujung tersebut maka timbul bunyi melalui proses rongga mulut yg berfungsi sebagai resonator.



    6. Prere[​IMG]Alat bunyi-bunyian ini terbuat dari seruas bambu kecil (seukuran pensil) yg panjangnya kira-kira 15 cm. Buku ruas bagian bawah dibiarkan tertutup, tetapi bagian atasnya dipotong untuk tempat meniup.Buku ruas bagian bawah dibelah untuk menyaluirkan udara tiupan mulut dari tabung bambu bagian atas, sekaligus bagian belahan bambu itu untuk melilit daun pandan sehingga menyerupai orong terompet yg berfungsi memperbesar suaranya.Alat musik ini selain digunakan untuk hiburan pribadi, juga digunakan untuk mengiringi musik gong gendang pada permainan penak silat rakyat setempat. Nada-nada yg dihasilkan adalah do & re, sehingga nama alat ini.



    7. Leko Boko / Bijol[​IMG]>Alat musik petik ini terbuat dari labu hutan (wadah resonansi), kayu (bagian untuk merentangkan dawai), & usus kuskus sebagai dawainya. Jumlah dawai sama dengan Heo yaitu 4, serta nama dawainya pun seperti yg ada pada Heo.Fungsi Leko dalam masyarakat Dawan untuk hiburan pribadi & juga untuk pesta adat. Alat musik ini selalu berpasangan dengan Heo dalam suatu pertunjukan, sehingga di mana ada Heo, biasanya ada Leko.Dalam penggabungan ini Leko berperan sebagai pembei harmoni, sedangkan Heo berperan sebagi pembawa melodi / kadang-kadang sebagai pengisi (Filter) nyanyian-nyayian pada masyarakat Dawan, yg umumnya berupa improvisasi dengan menuturkan tentang kejadian-kejadian yg telah terjadi pada masa lampau maupun kejadian yg sedang terjadi (aktual). Dalam nyanyian ini sering disisipi dengan Koa (semacam musik rap). Koa ada dua macam yaitu, Koa bersyair & Koa tak bersyair.



    8. Sowito[​IMG]Merupakan seruas bambu yg dicungkil kulitnya berukuran 2 cm yg kemudian diganjal dengan batangan kayu kecil. Cungkilan kulit bambu ini berfungsi sebagai dawai. Cara memainkan dipukul dengan sebatang kayu sebesar jari tangan yg panjangnya kurang dari 30 cm. Setiap ruas bambu menghasilkan satu nada. Untuk keperluan pengiringan, alat musik ini dibuat beberapa buah sesuai kebutuhan.



    9. Mendut[​IMG]Alat musik petik/pukul dari bambu ini berasal dari Manggarai. terbuat dar seruas bambu betung yg 1,5 tahun yg panjangnya kira-kira 40 m. Kedua ujung bambu dibiarkan, namun salah satunya dilubangi.

    Cara pembuatannya, di tengah bambu dilubangi persegi empat dengan ukuran 5 x 4 m. Disamping kiri kanan lubang masing-masing dicungkil satu kulit bambu yg kemudian diganjal dengan batangan kayu hingga berfungsi sebagai dawai. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan dipetik / dipukul-pukul dengan kayu kecil.



    10. Ketadu Mara[​IMG]Alat musik petik dua dawai yg biasa digunakan untuk menghibur diri & juga sebagai sarana menggoda hati wanita. Alat musik ini dipercayai pula dapat mengajak cecak bernyanyi, bahkan dipercaya juga suaranya disenangi makluk halus.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Tahukah Kamu 10 Alat Musik Nusa Tenggara ini? diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Tahukah Kamu 10 Alat Musik Nusa Tenggara ini?.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page