Tantangan INTERPOL Menghadapi Kejahatan Siber

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 9, 2015.

Discuss Tantangan INTERPOL Menghadapi Kejahatan Siber in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Tantangan INTERPOL Menghadapi Kejahatan Siber

    INTERPOL sebagai salah satu lembaga penegak hukum & keamanan di dunia saat ini tengah ditantang untuk menanggulangi kejahatan siber. Berkembangnya Internet dewasa ini, menghadirkan banyak kesempatan sekaligus ancaman yg berpotensi membahayakan para penggunanya yg tidak bersalah. Ancaman tersebut adalah kejahatan siber yg merupakan transformasi dari kejahatan tradisional. Dr. Ma& Oberoi, Director of Cyber Innovation and Outreach Directorate dari INTERPOL mengatakan bahwa dunia siber saat ini sangatlah kompleks. Hal itulah yg menurut pan&gan Oberoi kejahatan siber sangat sulit untuk ditanggulangi. Aspek mendasar yg kompleks itu menurut INTERPOL adalah sifat kejahatan siber tersebut yg melewati batas-batas negara.

    Setiap negara memiliki yurisdiksi yg berbeda. Sebuah kejahatan siber yg dilakukan di suatu negara bisa memiliki intepretasi hukum yg berbeda antara negara satu dengan yg lainnya, kata Oberoi. Karena dunia siber itu luas, kejahatan siber adalah ancaman bersama bagi setiap negara yg ada, lanjutnya. Menurut Oberoi, ancaman tersebut hanya bisa ditanggulangi jika ada kerja sama antar negara, sektor swasta & akademisi untuk bersama-sama menanggulangi kejahatan siber. INTERPOL sudah meluncurkan sebuah acara yg bernama INTERPOL World. Sebuah acara di mana negara, sektor swasta & akademisi bisa berkumpul bersama membahas isu-isu keamanan & kejahatan siber, kata Oberoi.

    Oberoi mengatakan bahwa tantangan terberat lainnya yg harus dihadapi oleh Oberoi adalah semakin berkembangnya teknologi yg dimiliki oleh penjahat siber tersebut. Mereka memiliki teknologi yg berkembang. Penegak hukum pun harus ikut berpacu untuk bisa menanggulanginya, ujar Oberoi. Dengan a&ya INTERPOL World, semua stakeholder bisa berdiskusi & berbagai berbagai macam bentuk kejahatan siber serta penanggulangannya, imbuhnya. Oberoi percaya bahwa kunci utama dalam menanggulangi kejahatan siber & teknologinya yg berkembang ini ada di tangan Cybersecurity Research and Development (R&D). Pengelolaan R&D yg baik oleh swasta or pemerintah dapat memberikan solusi penanggulangan baik kualitatif maupun kuantitatif yg berguna bagi INTERPOL, kata Oberoi.

    Untuk menanggulangi ancaman siber di tahun 2015 ini, Oberoi memaparkan bahwa INTERPOL akan mengajak semua stakeholder terlibat langsung dalam menanggulangi ancaman tersebut. Melalui Strategic Partnership Program, INTERPOL akan mengajak elemen pemerintahan, swasta & universitas untuk duduk bersama & merumuskan inovasi terbaru untuk mengatasi kejahatan siber yg semakin marak, ujar Oberoi.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenTantangan INTERPOL Menghadapi Kejahatan Siber diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page