Then, Now and The Future of Cloud Computing

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 19, 2015.

Discuss Then, Now and The Future of Cloud Computing in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,148
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Then, Now and The Future of Cloud Computing

    Cloud computing terus menjadi pembahasan baik di seminar maupun forum-forum diskusi. Tidak bisa dimungkiri bahwa banyak sekali raksasa teknologi seperti Microsoft, Google & Amazon yg mulai melirik bisnis cloud computing. Menurut beberapa penelitian, cloud computing dapat membantu perusahaan untuk menekan semua bentuk pengeluaran masih akibat pengelolaan infrastruktur TI. Denganj mengadopsi cloud computing, perusahaan bisa lebih fokus pada pengembangan bisnisnya ketimbang menitikberatkan energi mereka di infrastruktur TI-nya.

    Namun kemudahan yg diberikan oleh cloud computing itu bukan berarti tanpa masalah. Mayoritas organisasi di Indonesia masih enggan menggunakan cloud computing karena permasalahan keamanan data mereka. Bagaimanapun juga, polemik cloud computing di negara ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Bagaimanakah keamanan data mereka yg disimpan di penyedia cloud computing? Sudahkah mereka memiliki sertifikasi keamanan?

    Pada gelaran acara Indonesia CISO Forum (ICF) 2015 tadi malam, (18/5/15), beberapa praktisi berbagibest practicemereka tentang fenomenacloud computingyg se&g tren belakangan ini. Dengan tajuk acaraThen, Now and The Future of Cloud Computing, peserta mendapatkan berbagaiinsightmenarik dari para praktisi yg memang kompeten di bi&gnya. Pembicara tersebut di antaranya adalah Neil Cresswell, CEO dari Indonesian Cloud, Kees Poelman,Technical Advisordari PwC Indonesia & Andreas Kagawa,Country Managerdari Trend Micro.

    Sebagai salah satu penyedia cloud computing di Indonesia, Neil Cresswell mengatakan bahwa pelaku usaha di industri itu perlu menerapkan beberapa aspek keamanan untuk melindungi data klien mereka. “Anti DDoS & sistem pencegahan deteksi dini perlu diterapkan oleh penyedia cloud computing,” imbuh Neil. Ia pun menambahkan bahwa penyedia cloud computing perlu melakukan penetration test secara teratur & mengimplementasikan strong and secure password.

    Lain halnya dengan Poelman. Pria yg sehari-hari menjabat sebagai Technical Advisor dari PwC Indonesia tersebut mengatakan bahwa penyedia cloud computing harus mampu membangun trust dengan klien mereka. Salah satu bentuknya adalah mengimplementasikan standar ISO. “Penyedia cloud dapat menggunakan standar ISO 27017 tentang cloud computing services untuk membangun trust,” papar Poelman. Ia mengatakan pula bahwa cloud provider dapat menggunakan juga ISO 27018 tentang personal information.

    Adapun Andreas dari Trend Micro menjelaskan bahwa tantangan terbesar yg dihadapi oleh pengguna cloud adalah virtualisasi. “Virtualisasi itu penting. Biasanya organisasi ingin serba cepat. Saygnya ketika virtualisasi itu dikonfigurasikan dengan sisi keamanannya, waktu yg tersita cukup banyak,” tandas Andreas. Ia mengatakan bahwa teknologi Deep Security yg dimiliki oleh Trend Micro dapat selaras dengan virtualisasi cloud tersebut karena memiliki beberapa multi protection yg memiliki kapabilitas untuk menjaga keamanan data.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenThen, Now and The Future of Cloud Computing diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page